16 October 2018

Mata Enggak Fokus Bukan karena Kelelahan, Kenali Tanda Presbiopi

Mata Enggak Fokus Bukan karena Kelelahan, Kenali Tanda Presbiopi

Halodoc, Jakarta - Presbiopi atau yang biasa disebut dengan mata tua disebabkan oleh daya akomodasi lensa mata yang tidak bekerja dengan baik. Akibatnya, lensa mata tidak dapat memfokuskan cahaya pada titik kuning dengan tepat. Hal itu membuat mata tidak bisa melihat secara jauh maupun dekat.

Presbiopi juga salah satu hal yang terasa ketika seseorang sudah menua secara alami. Seseorang akan menyadari bahwa ia mengidap presbiopi ketika untuk membaca buku atau koran harus menjauhkan jarak agar terbaca. Selain itu, daya akomodasi mata yaitu kemampuan lensa mata untuk mencembung dan memipih.

Penyakit mata tua ini tidak dapat dicegah, karena memang salah satu dampak dari penuaan. Bahkan seseorang yang tidak pernah mempunyai masalah penglihatan sebelumnya pun bisa mengalaminya. Selain itu, orang-orang yang sebelumnya mengidap rabun jauh juga dapat mengalami rabun dekat, sehingga penglihatan jarak dekatnya kabur ketika menggunakan kacamata seperti biasa. Rabun jauh dan dekat terjadi dengan bersamaan dan juga dapat sebagai presbiopi.

Tanda-tanda seseorang mengalami presbiopi, yaitu:

  1. Sulit Membaca

Salah satu tanda seseorang mengalami presbiopi yaitu kesulitan ketika membaca. Kamu akan sangat kesulitan saat harus membaca buku atau yang lainnya. Kamu akan memiliki kecenderungan memegangi buku bacaan dengan jarak lebih jauh agar dapat melihat huruf dengan lebih jelas lagi.

  1. Penglihatan Menjadi Kabur

Penglihatan menjadi kabur ketika seseorang mengidap presbiopi. Ketika kamu berusaha melihat objek jarak dekat atau ingin membaca dengan jarak normal, maka saat itu juga penglihatan menjadi sangat kabur dan tidak dapat fokus sama sekali. Kondisi ini akan sulit untuk diatasi.

  1. Menyipitkan Mata Ketika Membaca

Jika kamu sering menyipitkan mata ketika membaca, mungkin saja kamu mengalami presbiopi. Apabila kamu telah sering menyipitkan mata ketika melakukan sesuatu, segeralah memeriksakan kondisi mata ke dokter untuk menghindari masalah mata yang lebih parah sejak dini.

  1. Butuh Penerangan Lebih saat Membaca

Ketika seseorang mengidap presbiopi, mereka cenderung membutuhkan penerangan lebih ketika membaca. Penerangan memang hal yang penting ketika membaca, tetapi akan berbeda dengan penerangan yang dibutuhkan oleh pengidap presbiopi. Mereka akan membutuhkan kondisi penerangan yang lebih terang dibanding orang biasa.

  1. Sakit Kepala

Pengidap presbiopi juga biasanya mengalami sakit kepala yang diikuti oleh kondisi mata yang semakin menegang. Hal tersebut dikarenakan kemampuan mata saat melihat objek jarak dekat sudah sangat berkurang, sehingga membuat mata semakin berusaha lebih keras untuk melihat objek. Akhirnya, saraf mata menjadi lelah, serta membuat kepala dan mata menjadi tegang. Jika kamu telah merasakan hal ini, ada baiknya berdiskusi dengan dokter.

Biasanya pengidap presbiopi melakukan beberapa hal untuk mengatasi hal tersebut, yaitu dengan menggunakan kacamata, menggunakan lensa kontak, melakukan implan lensa, prosedur monovision LASIK, prosedur multifocal LASIK, prosedur inlay kornea, prosedur keroplasti konduktif, dan melakukan olahraga mata.

Para pengidap presbiopi akan diberikan obat tetes mata oleh dokter untuk melebarkan pupil mata agar lebih mudah memeriksa bagian dalam mata. Untuk orang-orang dengan faktor risiko penyakit mata, pemeriksaan mata harus lebih sering dilakukan. Dokter menyarankan pemeriksaan mata secara berkala, yaitu untuk seseorang di bawah 40 tahun harus memeriksa tiap 5-10 tahun, lalu 40-54 tahun tiap 2-4 tahun, untuk 55-64 tahun tiap 1-3 tahun, dan 65 tahun ke atas tiap 1-2 tahun.

Itulah tanda-tanda seseorang mengalami presbiopi. Jika kamu ingin mengetahui bahwa kamu mengidap presbiopi atau tidak, Halodoc menyediakan layanan cek lab ke rumahmu. Hanya dengan download aplikasi Halodoc di Apps Store atau Play Store.

Baca juga: