05 June 2018

Mata Merah, Apakah Perlu Diobati

Mata Merah, Apakah Perlu Diobati

Halodoc, Jakarta — Mata merah atau konjungtivitis terjadi karena peradangan pada konjungtiva atau selaput bening yang melapisi bagian depan mata. Peradangan ini membuat bagian mata yang seharusnya berwarna putih menjadi terlihat merah muda.

(Baca juga: Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Mata Merah)

Biasanya gangguan ini akan hilang dengan sendirinya dalam waktu satu sampai dua minggu. Tapi, untuk menjaga kesehatan mata, jika gangguan pada mata sudah sangat parah dan terlalu lama sembuh, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan kepada dokter. Aplikasi Halodoc  bisa menjadi andalan kamu untuk mengetahui cara perawatannya. Kamu bisa bertanya kepada para dokter ahli melalui layanan video/voice call atau chat.

Peradangan ini disebabkan oleh infeksi bakteri ataupun virus. Gejalanya ditandai dengan mata berair, rasa gatal pada mata, rasa mengganjal pada mata, dan kotoran berwarna kuning kehijauan yang membuat mata sulit dibuka. Karena konjungtivitis atau pink eye adalah penyakit menular, kedua mata akan mengalami peradangan. Penularannya bisa melalui cuci tangan yang tidak bersih, pemakaian benda seperti handuk, atau melalui batuk dan bersin. Namun begitu, gangguan ini tidak menyebabkan gangguan penglihatan.

Apa saja penyebabnya? Mata merah bisa disebabkan oleh:

  • Infeksi yang terjadi akibat virus atau bakteri.
  • Alergi terhadap tungau debu atau serbuk sari.
  • Iritasi akibat sampo, air berklorin, atau bulu mata yang menggesek mata.

Jika mengalami mata merah, biasanya tidak memerlukan perawatan karena akan hilang dalam satu atau dua minggu. Pada kasus yang parah, kamu bisa menggunakan obat tetes mata antibiotik. Setelah bertanya kepada dokter rekomendasi obat tetes mata yang tepat, kamu juga bisa memesannya melalui layanan Apotek Antar di aplikasi Halodoc. Serta cek lab tanpa harus keluar rumah sehingga kamu enggak perlu repot.

(Baca juga: Mata Merah, Jangan Biarkan Berlama-lama)

Untuk merawat peradangan mata merah, bersihkan kelopak dan bulu mata dengan kapas dan air. Sebelum sembuh benar, jangan dahulu gunakan lensa kontak karena bisa memperparah peradangan. Usahakan menghindari pemicu alergi. Untuk mencegah penyebaran, hindari berbagi penggunaan handuk atau bantal dan cucilah tangan secara rutin.

Jika kamu ingin mengetahui cara menjaga kesehatan mata, kamu bisa bertanya kepada para dokter ahli di aplikasi ini. Semuanya dalam satu paket yang memudahkan. Ayo download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang.