08 October 2018

Memegang Mouse Seharian Bisa Sebabkan Carpal Tunnel Syndrome?

carpal tunnel syndrome, sindrom carpal tunnel

Halodoc, Jakarta - Jika kamu merupakan pekerja kantoran yang setiap hari menggunakan alat-alat elektronik seperti laptop, mouse, ponsel, atau benda lainnya pasti pernah mengalami rasa pegal pada area pergelangan tangan. Apabila hal ini sering terjadi, maka kamu harus waspada. Sebab jika terus dibiarkan maka hal ini dapat menyebabkan kondisi yang dinamakan carpal tunnel syndrome.

Pengertian Carpal Tunnel Syndrome

Sindrom carpal tunnel adalah sebuah kondisi umum yang menyebabkan area pergelangan tangan mengalami mati rasa, terasa sakit, atau bahkan kesemutan. Hal ini terjadi lantaran adanya penyempitan pada salah satu saraf utama tangan, saraf yang mengalaminya dinamakan saraf median.

Pada beberapa kasus, sindrom carpal tunnel dapat menjadi semakin buruk seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu penanganan awal saat muncul gejala sindrom carpal tunnel ini adalah hal yang tepat. Apabila tekanan pada saraf median semakin memburuk, maka hal ini dapat menyebabkan kerusakan saraf yang lebih fatal dan gejala yang terasa juga semakin buruk. Untuk mencegah penyakit ini semakin parah, maka kamu dapat melakukan operasi untuk mengurangi tekanan pada saraf median.

Gejala Sindrom Carpal Tunnel

Beberapa gejala yang dapat muncul pada mereka yang mengalami sindrom ini adalah:

  • Sakit di jari-jari, di area tangan atau lengan.

  • Tangan mati rasa dan kesemutan.

  • Jempol terasa lemah atau kesulitan mencengkeram.

  • Gejala-gejala seperti ini pun akan datang dan pergi, serta semakin parah saat malam hari.

Penyebab Carpal Tunnel Syndrome

Carpal tunnel syndrome terjadi karena adanya penyempitan pada terowongan carpal akibat karena pergelangan tangan yang membengkak. Saluran yang mengecil menekan saraf median, yang menyebabkan rasa nyeri dan gejala lainnya. Namun, Selain itu, beberapa penyebab lain dari carpal tunnel syndrome antara lain:

  • Kebiasaan menggerakkan tangan dan pergelangan tangan berulang kali dengan cara yang sama, misalnya mengetik, menulis, dan menggunakan mouse komputer.

  • Wanita hamil sering mengalami carpal tunnel syndrome karena perubahan hormon dan penumpukan cairan.

  • Beberapa penyakit, misalnya gangguan muskuloskeletal, kekurangan tiroid (hipotiroid), dan diabetes.

Pengobatan Carpal Tunnel Syndrome

Karena gejalanya bisa datang dan pergi, dan sebelum semakin parah, kamu dapat mengikuti beberapa cara berikut ini untuk mengatasi carpal tunnel syndrome:

1. Menggunakan Plat pada Pergelangan Tangan

Untuk mengurangi gejala yang terjadi, penderita carpal tunnel syndrome dapat menggunakan belat pada pergelangan tangannya. Pemakaian belat ini dapat membantu untuk mengurangi tekanan pada saraf sehingga aliran darah akan lancar. Penggunaannya pun lebih baik dilakukan pada malam hari menjelang tidur, untuk hasil yang maksimal pun disarankan untuk menggunakannya selama satu bulan atau saat penderita sudah merasakan perubahan yang lebih baik. Selama menjalani pengobatan pun, sebaiknya penderita menghentikan terlebih dahulu aktivitas yang membuat pergelangan tangan menjadi tertekuk. Pengoperasian alat kerja yang mengeluarkan getaran atau bermain alat musik juga harus dihentikan terlebih dahulu guna mempercepat proses penyembuhan.

2. Mengonsumsi Obat Penghilang Rasa Sakit

Jenis obat yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah parasetamol atau ibuprofen. Namun, konsumsi obat ini hanya akan menolong dalam beberapa waktu saja dan tidak secara permanen menghentikan gejala.

3. Perawatan Alternatif

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa beberapa perawatan alternatif yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan latihan tangan, melakukan yoga, atau akupuntur agar gejala-gejala dapat berkurang atau bahkan sembuh total.

Jaga selalu kesehatan kamu dengan rajin berolahraga, dan mengonsumsi makanan sehat. Apabila gejala-gejala sindrom carpal tunnel penyakit muncul, jangan ragu untuk segera menanyakan kepada dokter ahlinya di Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter Halodoc kapan saja dan di mana saja melalui Chat dan Voice/Video Call di layanan Contact Doctor. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play!

Baca juga: