• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mencungkil Kulit Sekitar Kuku Picu Paronikia, Mengapa?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mencungkil Kulit Sekitar Kuku Picu Paronikia, Mengapa?

Mencungkil Kulit Sekitar Kuku Picu Paronikia, Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 22 Oktober 2020
Mencungkil Kulit Sekitar Kuku Picu Paronikia, Mengapa?

Halodoc, Jakarta - Terkadang kamu merasa jengkel terhadap kulit yang berada di sekitar kuku karena posisinya yang sedikit terkelupas. Banyak orang yang memilih untuk mencungkilnya agar terasa kembali seperti sebelumnya. Namun, ternyata kebiasaan tersebut dapat menyebabkan gangguan yang disebut juga dengan paronikia. Untuk mengetahui alasan hal tersebut dapat terjadi, baca ulasan lengkapnya di sini!

Paronikia, Gangguan yang Terjadi pada Kulit di Sekitar Kuku

Paronikia adalah infeksi pada kulit yang terjadi di sekitar kuku, termasuk juga jari tangan dan kaki. Gangguan ini terjadi akibat bakteri atau jamur dengan jenis Candida yang dapat menimbulkan infeksi. Kebanyakan orang menyebut gangguan ini dengan cantengan yang timbul akibat kebiasaan menggigit kuku. Meski begitu, hal ini lebih umum terjadi pada kondisi kerja yang mengharuskan tangan basah atau terkena bahan kimia.

Baca juga: Ketahui Penanganan Pertama untuk Mengatasi Paronikia

Tergantung dari sesuatu yang menjadi penyebabnya, paronikia dapat muncul dengan perlahan tetapi terjadi selama berminggu-minggu. Selain itu, kamu juga dapat mengalaminya secara tiba-tiba dan hanya menyerang selama satu atau dua hari. Meski begitu, gejala yang timbul akibat penyakit tersebut dapat terlihat jelas, sehingga mudah untuk diatasi agar gangguan yang ada tidak bertambah parah.

Jenis Paronikia yang Dapat Terjadi

Paronikia terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Paronikia Akut

Gangguan cantengan akut ini terbilang umum terjadi dan dapat berkembang dengan cepat. Hal ini biasanya terjadi karena kerusakan kulit di sekitar kuku karena menggigit, mencabut, manikur, atau alami trauma fisik. Penyebab utama dari masalah ini adalah bakteri Staphylococcus dan Enterococcus saat menimbulkan infeksi.

  • Paronikia Kronis

Seseorang yang mengidap cantengan kronis ini dapat timbul secara perlahan dan menyerang jari tangan juga kaki. Gangguan ini dapat terjadi dalam beberapa minggu dan bisa kambuh sewaktu-waktu. Kamu dapat alami paronikia kronis yang biasanya disebabkan lebih dari satu jenis infeksi, umumnya karena jamur Candida dan bakteri.

Baca juga: Waspada, Ini 5 Gejala dari Paronikia

Gejala dari Paronikia

Seseorang yang mengidap cantengan jenis akut atau kronis dapat mengalami gejala yang sangat mirip. Perbedaannya hanyalah pada kecepatan gangguan untuk terjadi dan durasi infeksi hingga sembuh. Gangguan yang kronis dapat terjadi dalam hitungan minggu, tetapi pada jenis akut hanya terjadi dalam waktu yang sebentar. Beberapa gejala yang dapat timbul saat mengidapnya adalah:

  • Kemerahan pada kulit di sekitar kuku.
  • Merasakan kelembutan pada kulit di sekitar kuku.
  • Adanya lepuh berisi nanah.
  • Terlihat adanya perubahan bentuk, warna atau tekstur pada kuku.
  • Mengalami detasemen pada kuku.

Selain itu, jika kamu memiliki pertanyaan terkait cara yang efektif untuk mengatasi paronikia kronis, dokter dari Halodoc siap membantu. Saat berdiskusi dengan ahlinya, ahli medis juga akan meresepkan obat-obatan yang dapat langsung dibeli melalui aplikasi Halodoc juga dan kamu hanya tinggal menunggu di rumah. Yuk, download aplikasinya sekarang juga!

Cara Mengatasi Paronikia

Perawatan rumahan umumnya dapat efektif untuk menangani gangguan dengan jenis yang ringan. Jika kamu melihat adanya tumpukan nanah di bawah kulit, cobalah untuk merendam area tersebut di dalam air hangat beberapa kali sehari dan keringkan setelahnya. Hal tersebut mampu membuat nanah tersebut menjadi kering dengan sendirinya. Jika kamu mendapat pemeriksaan karena infeksi yang terjadi parah, dokter mungkin meresepkan antibiotik.

Kamu mungkin juga perlu mengeluarkan cairan nanah tersebut untuk menghilangkan rasa tidak nyaman dan membuat gangguan agar cepat sembuh. Ha ini harus dilakukan oleh dokter untuk menghindari penyebaran infeksi. Saat dikeringkan, dokter juga akan mengambil sampel nanah tersebut untuk menentukan penyebabnya dan cara yang paling baik untuk mengatasinya. Jika disebabkan gangguan kronis, obat antijamur mungkin harus dikonsumsi rutin hingga sembuh.

Baca juga: Penanganan yang Dilakukan saat Alami Jamur Kuku

Setelah mengetahui jika kebiasaan buruk dengan menggigit atau mencungkil kulit di sekitar kuku dapat menimbulkan paronikia, ada baiknya untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut. Dengan begitu, cantengan yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada kuku dapat dihindari. Pastikan juga untuk selalu menjaga kebersihan kuku dengan baik.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Paronychia.
Medical News Today. Diakses pada 2020. How to treat paronychia (an infected nail).