• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal CaCO3 atau Kalsium Karbonat dan Kegunaannya
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal CaCO3 atau Kalsium Karbonat dan Kegunaannya

Mengenal CaCO3 atau Kalsium Karbonat dan Kegunaannya

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 10 Agustus 2022

“Kalsium karbonat atau CaCO3 bermanfaat sebagai suplemen untuk meningkatkan kadar kalsium dalam tubuh. Selain itu, CaCO3 juga mampu membantu meredakan masalah pencernaan yang disebabkan oleh asam lambung.”

Mengenal CaCO3 atau Kalsium Karbonat dan KegunaannyaMengenal CaCO3 atau Kalsium Karbonat dan Kegunaannya

Halodoc, Jakarta – Kalsium karbonat atau CaCO3 adalah garam karbonat dari kalsium. Seperti yang sudah diketahui, kalsium adalah mineral yang penting untuk kesehatan tulang. Nah, kalsium karbonat digunakan untuk mencegah dan mengatasi kekurangan kalsium.

Selain itu, kalsium karbonat juga bisa bertindak sebagai antasida pada kondisi asam lambung berlebih. Kandungan tersebut bisa meredakan gangguan pencernaan dan mulas. Yuk, simak lebih lanjut kegunaan kalsium karbonat di sini.

Kalsium Karbonat dan Kegunaannya

Kalsium karbonat atau CaCO3 sebenarnya secara alami banyak ditemukan dalam bebatuan dan mineral. Ini adalah senyawa yang sedikit larut dalam air, sehingga larut ke dalam sistem air alami yang kemudian mengeras. Kalsium karbonat terdapat dalam batu kapur dan kapur. Senyawa ini juga merupakan komponen utama dari cangkang organisme laut, siput, mutiara, dan kulit telur.

Dalam bidang kesehatan, kalsium karbonat merupakan suplemen yang bermanfaat untuk memberikan asupan kalsium pada orang yang tidak mendapatkan cukup kalsium dari makanan mereka. Kalsium merupakan mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk kesehatan tulang, otot, sistem saraf, dan jantung. 

Suplemen ini bisa digunakan untuk mengobati kondisi yang disebabkan oleh kadar kalsium yang rendah. Contohnya seperti keropos tulang (osteoporosis), tulang rapuh (osteomalacia atau rakhitis), penurunan aktivitas kelenjar paratiroid (hipoparatiroidisme), dan penyakit otot tertentu (tetani laten).

Kalsium karbonat juga bisa digunakan pada pasien tertentu untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan asupan kalsium yang cukup. Kelompok orang yang membutuhkan suplemen tersebut, antara lain wanita yang sedang hamil, menyusui atau pasca menopause, atau orang yang mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti fenitoin, fenobarbital atau prednison.

Selain itu, kalsium karbonat juga terdapat pada sekelompok obat yang disebut antasida. Sebagai obat antasida, kalsium karbonat bermanfaat untuk mengobati sakit maag, gangguan pencernaan, mulas, atau kondisi lain yang disebabkan oleh kadar asam lambung yang tinggi. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi jumlah asam lambung di perut. 

Kalsium karbonat juga bisa menurunkan kadar fosfat berlebih pada pasien cuci darah atau hemodialisis.

Cara Penggunaannya

Kalsium karbonat hadir dalam bentuk tablet, tablet kunyah, kapsul atau obat minum cair. Obat ini perlu dikonsumsi sesuai dengan anjuran dokter atau sesuai petunjuk pada kemasan. Jangan mengonsumsinya dalam dosis yang lebih banyak atau kurun waktu yang lebih lama dari yang direkomendasikan.

Untuk kalsium karbonat dalam bentuk tablet, kamu bisa mengonsumsinya dengan cara diminum dengan segelas air putih. Sementara tablet kunyah harus dikunyah sebelum kamu menelannya, lalu minum segelas air putih. Untuk kalsium karbonat dalam bentuk cair, kocoklah dahulu obat, lalu ukur dosis obat dengan menggunakan sendok atau tutup obat, baru meminumnya.

Efek Samping yang Perlu Diketahui

Di balik manfaatnya, kalsium karbonat juga bisa menimbulkan efek samping, seperti: 

  • Kehilangan selera makan.
  • Sembelit.
  • Gas (perut kembung).
  • Mual.
  • Muntah.
  • Kadar kalsium tinggi.
  • Kadar fosfat rendah.
  • Sindrom susu-alkali.

Selain itu, suplemen ini juga bisa menimbulkan efek samping yang serius. Segera hubungi dokter bila kamu mengalami efek samping kalsium karbonat berikut ini:

  • Sedikit atau tidak buang air kecil sama sekali.
  • Pembengkakan atau penambahan berat badan yang cepat.

Kamu juga perlu segera mendapatkan pertolongan medis bila mengalami gejala reaksi alergi serius setelah mengonsumsi suplemen tersebut. Misalnya seperti gatal-gatal atau pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, tenggorokan, dan kesulitan bernapas.

Bila kamu mengalami gejala-gejala kekurangan kalsium atau memiliki masalah asam lambung, sebaiknya jangan mengonsumsi obat atau vitamin apa pun sebelum membicarakannya terlebih dahulu dengan dokter. 

Kamu bisa memeriksakan kesehatanmu dulu ke dokter dengan buat janji di rumah sakit pilihan kamu melalui aplikasi Halodoc, baru setelah itu mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga untuk membantu kamu mendapatkan solusi kesehatan terlengkap dengan mudah.

Referensi:
Noah Chemical. Diakses pada 2022. 4 Helpful Calcium Carbonate Uses You Forgot About.
RX List. Diakses pada 2022. Calcium Carbonate.
PubChem. Diakses pada 2022. Calcium Carbonate.
Drugs. Diakses pada 2022. Calcium Carbonate.
Medline Plus. Diakses pada 2022. Calcium Carbonate.