28 June 2018

Mengenal Pagophobia, Fobia pada Es Batu atau Es Krim

fobia es batu, fobia suhu dingin, fobia salju dan membeku

Halodoc, Jakarta – Bagi kebanyakan orang menikmati es krim, es teler, atau minuman dingin menggunakan es adalah kegemaran yang sering dilakukan, apalagi jika cuaca sedang panas. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi sebagian orang yang memiliki fobia terhadap sesuatu yang memiliki dingin yang cukup ekstrim dan sesuatu yang membeku.

Ya, pagophobia adalah ketakutan akan es atau segala sesuatu yang dingin dan beku. Istilah pagophobia sendiri berasal dari bahasa yunani kuno, yaitu pago memiliki arti es, sedangkan phobia memiliki arti ketakutan.

Tidak hanya pada es batu atau sesuatu yang membeku saja, pagophobia juga mengalami ketakutan yang sama jika berada dalam kondisi lingkungan yang memiliki dingin yang cukup esktrem, suhu yang dingin, salju, dan ketakutan membeku.

Ketakutan terhadap sesuatu yang memiliki suhu dingin yang cukup ekstrim dengan alergi dingin nyatanya sangat berbeda. Jika alergi menimbulkan efek dalam tubuh maupun kesehatan kamu, tidak dengan pagophobia. Fobia sendiri adalah suatu perasaan takut yang esktrem dan kecemasan berlebihan terhadap terhadap sesuatu hal yang tidak masuk akal, baik itu dari objek ataupun situasi yang sama sekali tidak menimbulkan bahaya.

Baca juga: Hai Gengs, Mengganggu Temanmu yang Phobia Sama Sekali Tidak Lucu. Ini Alasannya

Biasanya, pagophobia dipengaruhi oleh gejala emosional atau psikologis yang bisa berkembang menjadi gejala fisik. Jika alergi dingin dapat segera diatasi, tidak dengan pagophobia.

Faktor yang Dapat Memengaruhi Terjadinya Pagophobia

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami pagophobia. Salah satunya adalah karena faktor lingkungan. Jika seseorang sudah terbiasa tinggal di kawasan tropis, tapi harus pindah ke kawasan yang dingin dan bersalju memungkinkan seseorang mengalami pagophobia. Tidak hanya faktor lingkungan saja, jika seseorang pernah jatuh di atas salju yang beku atau ketika seseorang terjebak dalam kondisi dingin hingga merasakan hipotermia atau frostbite, bisa saja menimbulkan perasaan trauma atau syok mental terhadap salju yang beku. Selain itu, pagophobia juga bisa muncul jika seseorang mengalami trauma otak.

Gejala Pagophobia

Gejala yang ditimbulkan dari Pagophobia bermacam-macam, tergantung pada tingkat ketakutan dan kecemasan seseorang pada pemicu phobianya. Biasanya, orang yang memiliki rasa pagophobia akan mengalami beberapa perasaan saat mereka melihat sesuatu yang memiliki suhu dingin ekstrem dan sesuatu yang membeku.

  • Gelisah, cemas berlebihan, jantung berdebar, dan keringat dingin.
  • Gemetar.
  • Panik, bahkan terkadang menyebabkan pingsan.

Gejala fobia ini muncul meskipun orang yang memiliki fobia ini hanya melihat objek yang menjadi fobianya. Bahkan, mereka tidak bersentuhan secara fisik tapi sudah bisa menyebabkan fobia.

Apakah Pagophobia Bisa Diobati?

Pagophobia tentu bisa diobati seperti pada fobia pada umumnya. Penderita pagophobia bisa melakukan terapi. Tujuan dari terapi yaitu untuk meredakan rasa takut yang sangat luar biasa menjadi berkurang atau menjadi biasa. Selain itu, dengan mengikuti terapi para penderita phobia juga bisa menghindari hal-hal pemicu rasa takut. Penggunaan obat-obatan juga bisa digunakan bersamaan dengan terapi yang sedang berjalan, tentu pengobatan ini berlangsung di bawah pengawasan terapis atau dokter.

Baca juga: 4 Tips Menaklukan Rasa Takut Naik Pesawat

Tentu bukan hal yang mudah jika kamu memiliki suatu fobia tertentu, tidak ada salahnya kamu bertanya pada dokter mengenai keluhan kamu mengenai ketakutan atau kecemasan yang berlebihan. Kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya langsung pada dokter dan gunakan fitur Contact Doctor yang ada pada aplikasi. Dengan fitur ini kamu bisa melakukan Voice/Video Call atau Chat dengan dokter. Yuk, download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga!