• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Tanda Birahi pada Masa Pubertas
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Tanda Birahi pada Masa Pubertas

Mengenal Tanda Birahi pada Masa Pubertas

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 15 September 2022

“Pubertas menjadi fase perubahan seorang anak menjadi dewasa dari segi seksual. Baik anak perempuan dan laki-laki, keduanya ditandai dengan tumbuhnya rambut di tangan, kaki dan area kemaluan.”

Mengenal Tanda Birahi pada Masa PubertasMengenal Tanda Birahi pada Masa Pubertas

Halodoc, Jakarta – Pubertas merupakan proses perubahan atau perkembangan seorang anak menjadi dewasa dari segi seksual. Di tahap ini, anak laki-laki dan perempuan menjalani fase yang berbeda.

Pada anak perempuan, masa pubertas terjadi pada rentang usia 10 hingga 14 tahun. Sementara anak laki-laki, mereka menjalani masa pubertas pada usia 12 hingga 16 tahun.

Cirinya bisa tampak dari perubahan fisik mereka. Anak wanita mengalami pertumbuhan pada payudara. Sedangkan anak laki-laki ditandai dengan membesarnya ukuran testis.

Pubertas pada Anak Perempuan

Masa pubertas anak perempuan ditandai dengan pertumbuhan payudara. Kedua payudara biasanya tidak tumbuh bersamaan sehingga satu sisinya terlihat lebih besar ketimbang lainnya.

Tak hanya itu, ciri lainnya ditandai dengan pertumbuhan rambut pada kaki, lengan, ketiak dan area sekitar vagina. Saat mengalami fase ini, mereka sebentar lagi akan mencapai puncak masa pubertas.

Fase lanjutan yang akan dialami oleh anak perempuan, yaitu:

  • Keluar darah dari vagina (menstruasi).
  • Tumbuh jerawat di wajah akibat perubahan hormon.
  • Payudara yang terus bertumbuh.
  • Rambut di area vagina dan ketiak tumbuh semakin lebat.
  • Beberapa anak perempuan mengalami pertumbuhan kumis.
  • Tubuh mudah keringat.
  • Mengalami keputihan akibat perubahan hormon.
  • Kenaikan tinggi badan sebanyak 5 hingga 7.5 sentimeter setiap tahun.
  • Peningkatan berat badan.
  • Ukuran pinggang jadi mengecil dan pinggung lebih membesar.

Pubertas pada Anak Laki-laki

Ciri utama masa pubertas pada anak laki-laki ditandai dengan membesarkan ukuran testis. Fase ini terjadi saat mereka berusia 11 tahun. Kemudian, ukuran penis ikut membesar diikuti dengan pertumbuhan rambut di area kelamin.

Fase lanjutan yang akan dialami oleh anak laki-laki, yaitu:

  • Mengalami mimpi basah.
  • Pertumbuhan penis dan testis semakin besar.
  • Perubahan warna pada skrotum (buah zakar) jadi lebih gelap.
  • Pertumbuhan rambut di wajah, ketiak dan area kelamin jadi lebih lebat.
  • Tubuh mudah keringat.
  • Perubahan suara jadi lebih berat.
  • Tumbuh jerawat di wajah dan badan akibat perubahan hormon.
  • Kenaikan tinggi badan sebanyak 7 hingga 8 sentimeter setiap tahun.
  • Mulai terbentuk otot-otot pada tubuh.

Tips untuk Orang Tua

Anak-anak yang tengah memasuki masa pubertas akan memulai suatu kebiasaan baru. Mereka sering terlihat melampaui batasan yang diberikan orang tua (lebih membangkang) karena menganggap dirinya sudah dewasa.

Karena itu, orang tua memiliki peran besar untuk mendampingi anak-anak saat memasuki masa pubertas. Ini bertujuan agar anak tidak salah langkah dalam pergaulan.

Orang tua bisa mendampingi anak dengan cara:

  1. Tidak bereaksi berlebihan. Mereka cenderung mengalami perubahan mood secara tiba-tiba. Ibu disarankan tidak terpancing emosi dan lakukan pendekatan diri agar anak lebih terbuka dan leluasa untuk bercerita.
  2. Sisihkan waktu untuk anak. Ibu bisa mengajaknya berdiskusi santai atau sekadar melakukan obrolan ringan, tapi rutin. Cara ini bisa meningkatkan rasa percaya anak pada orang tua.
  3. Beri tahu tentang nilai agama dan moral. Cara ini bertujuan agar anak tidak salah langkah dalam bergaul. Dengan batasan agama dan norma yang berlaku, mereka bisa menjaga diri di mana pun berada.
  4. Jelaskan tentang reproduksi. Jangan sungkan untuk membicarakan seks dengan anak. Langkah ini bertujuan agar mereka tahu batasan dan bahaya akibat seks bebas.

Mendampingi masa pubertas anak memang agak sulit, tapi jika dilakukan dengan konsisten, mereka bisa memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilanggar. Jika mereka mengalami keluhan kesehatan di masa pertumbuhannya, ibu bisa membuat  janji medis untuk melakukan pemeriksaan.

Ibu juga bisa mendapatkan informasi lain seputar kesehatan dan pola asuh anak lainnya dengan mendownload Halodoc sekarang juga.

Referensi:
Kid’s Health. Diakses pada 2022. Understanding Puberty.
Planned Parenthood. Diakses pada 2022. Puberty.