Mengidap Wasir Rentan Mengalami Melena

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Mengidap Wasir Rentan Mengalami Melena

Halodoc, Jakarta – Tidak ada salahnya untuk memerhatikan kondisi feses tiap harinya. Kesehatan tubuh kamu bisa terlihat dari kondisi feses yang dikeluarkan. Jika feses berwarna gelap, waspada terhadap kesehatan karena bisa jadi tanda kamu mengalami kondisi melena.

Melena adalah kondisi ketika feses berwarna gelap atau kehitaman yang diakibatkan perdarahan pada bagian saluran cerna atau gangguan pada usus besar. Selain berwarna hitam, feses pengidap melena memiliki tekstur lebih lengket dan memiliki bau busuk yang menyengat.

Baca juga: Makanan Sehat yang Ampuh Mencegah Melena

Ini Alasan Wasir Tingkatkan Melena

Kondisi melena yang umum terjadi pada usia berapa pun. Namun umumnya, kondisi ini dialami oleh orang yang telah memasuki usia dewasa. Tentu penyakit ini dapat dicegah asal kamu mengetahui faktor-faktor yang meningkatkan seseorang mengalami melena.

Umumnya, kondisi melena disebabkan oleh perdarahan pada bagian saluran cerna dan usus besar. Ada kondisi yang menyebabkan perdarahan pada bagian saluran cerna dan usus besar, seperti adanya gangguan pada tukak lambung, kondisi varises pada bagian lambung, peradangan pada sistem pencernaan, dan penyakit kronis seperti kanker perut. Bayi yang baru lahir juga dapat mengalami kondisi melena akibat tertelannya darah ketika dalam proses persalinan.

Selain itu, ada faktor lainnya yang meningkatkan seseorang mengalami melena, salah satunya adalah penyakit wasir. Penyakit wasir atau dikenal dengan ambeien adalah kondisi ketika pembuluh darah vena di sekitar anus meradang dan mengalami pembengkakan. Wasir bukan penyakit yang berbahaya, namun jika tidak segera diatasi kondisi ini menyebabkan kondisi lain dalam kesehatan salah satunya melena.

Baca juga: 4 Fakta Seputar Wasir yang Perlu Diketahui

Wasir dibagi menjadi dua jenis, internal hemorrhoid dan external hemorrhoid. Biasanya, wasir yang menyebabkan melena adalah jenis internal hemorrhoid. Wasir muncul pada saluran rektum dan biasanya tidak menimbulkan nyeri saat buang air besar, namun menyebabkan feses bercampur dengan darah.

Tidak hanya wasir, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan seseorang rentan mengalami melena, seperti polip pada bagian saluran cerna, kanker pada saluran cerna, penyakit radang usus, dan diare yang sangat parah.

Ketahui Apa Saja Gejala Melena

Untuk melakukan pengobatan terhadap melena, kamu perlu melakukan pemeriksaan terlebih untuk memastikan kondisi kesehatan. Sebelum melakukan pemeriksaan, sebaiknya perhatikan dulu perubahan yang ada pada kesehatan kamu.

Biasanya, pengidap melena mengalami beberapa perubahan atau tanda-tanda kondisi melena, seperti feses yang bercampur dengan darah. Selain itu, gejala ini disertai dengan badan yang terasa lemas, merasa kelelahan, dan memiliki raut wajah yang pucat.

Sebaiknya segera periksakan kondisi kesehatan ke rumah sakit terdekat jika gejala dari melena semakin memburuk. Gejala melena dikatakan memburuk ketika feses berdarah disertai rasa nyeri bagian perut dan tubuh mengalami demam yang tidak kunjung reda.

Baca juga: Perlu Tahu tentang Ileus Melena dan Cara Mengatasinya

Melena dapat ditangani dengan beberapa cara pengobatan, yaitu:

  1. Penggunaan obat-obatan untuk mengurangi melena yang disebabkan gangguan pada lambung.

  2. Endoskopi dilakukan untuk mengobati kondisi melena. Biasanya, tindakan endoskopi dilakukan untuk mencari lokasi perdarahan pada saluran cerna.

  3. Tindakan operasi bisa dilakukan sebagai pengobatan melena jika pengidap melena mengalami perdarahan yang sangat hebat.