05 July 2018

Meningitis Bisa Berakibat Fatal Ketahui Cara Mencegahnya

meningitis, cara mencegah meningitis

Halodoc, Jakarta – Meninges adalah jaringan yang membentuk perisai pelindung di atas otak dan sum-sum tulang belakang. Setiap kondisi yang menyebabkan peradangan meninges disebut dengan meningitis. Penyakit meningitis paling sering disebabkan oleh bakteri, jamur dan virus. Selain ketiga penyebab ini, meningitis juga bisa dipicu karena sipilis, tuberkulosis, gangguan imun, dan konsumsi obat kanker.

Penyakit meningitis bisa berakibat fatal, mulai dari gangguan pendengaran, kerusakan otak, jenis cacat lainnya, bahkan sampai kehilangan nyawa. Dalam beberapa kasus, penyebaran meningitis bakteri ketika bakteri masuk ke aliran darah melalui sinus, telinga atau pun tenggorokan, sehingga akhirnya sampai ke otak. Bakteri yang menyebabkan meningitis dapat menyebar ketika orang yang terinfeksi batuk atau pun bersin.

Mengetahui fatalnya penyakit meningitis, berikut adalah beberapa cara mencegah meningitis yang perlu diketahui.

  1. Vaksinasi

Tidak ada cara yang lebih baik dari mencegah meningitis melalui pemberian vaksin. The Centers for Disease Control and Prevention, Amerika Serikat merekomendasikan anak usia 11 atau 12 tahun untuk memperoleh vaksin kemudian vaksin tambahan di rentang usia 16–18 tahun. Pasalnya, usia 18-21 tahun sangat rentan terhadap risiko penularan meningitis. Selain itu, vaksin meningitis sangat direkomendasikan untuk kamu yang hendak traveling ke negara di mana virus meningitis banyak ditemukan pada penduduknya. Kemudian, memperoleh vaksinasi campak, gondong, rubella, dan cacar air juga dapat membantu mencegah penyakit yang disebabkan oleh virus pemicu meningitis.

  1. Jangan Berbagi Barang-barang yang Sifatnya Personal ke Orang Lain

Meningitis dapat menular lewat sentuhan fisik, pertukaran udara dan penggunaan barang-barang pribadi semisal sikat gigi, baju, pakaian dalam, piring, lipstik, dan rokok dari orang yang terinfeksi meningitis. Paling baik adalah tidak berbagi minuman, makanan, atau apapun yang melibatkan pertukaran air liur secara langsung dan tidak langsung kepada orang yang tidak kamu kenal atau pun orang yang dikenal.

Untuk menambah informasi, ada baiknya kamu mengetahui gejala meningitis seperti demam, sakit kepala berkepanjangan, leher terasa kaku, hilang fokus, mual dan muntah, nyeri sendi, sensitif terhadap cahaya, munculnya ruam-ruam, atau perubahan warna kulit yang mencolok, sulit bangun dari tempat tidur, bernafas dengan cepat, kehilangan nafsu makan, kejang-kejang, kram perut, dan sering merasakan kedinginan.

  1. Jaga Jarak dari Orang yang Terinfeksi

Bakteri penyebab meningitis yang terdapat pada hidung dan tenggorokan bisa menyebar melalui batuk dan bersin. Kamu bisa terkena meningitis bila berada dalam jangkauan yang cukup dekat dengan orang yang mengidap meningitis. Jika seseorang yang kamu kenal memiliki infeksi pernapasan, ada baiknya kamu menjaga jarak dan menggunakan pelindung masker. Baca juga: 4 Penyakit Jiwa yang Bisa Terjadi pada Prang di Lingkungan Sekitar

  1. Cuci Tangan Sebersih Mungkin

Sama seperti virus flu, virus dan bakteri yang menyebabkan meningitis bisa masuk ke mulut melalui tangan. Kamu tidak bisa mengontrol perpindahan tanganmu ke tempat-tempat mana saja, tetapi kamu bisa menghindari penularan virus dan bakteri melalui mencuci tangan dengan bersih menggunakan sabun. Mulai dari punggung tangan, sela-sela jari sampai telapak tangan kemudian diamkan selama 20 detik baru dibilas dengan air mengalir. Baca juga: 4 Cara Mengobati Gondok

Kalau kamu ingin tahu lebih banyak mengenai bahaya fatal dari penyakit meningitis dan cara mencegahnya, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.