15 October 2018

Meski Menyehatkan, Bolehkah Makan Telur Setiap Hari?

Meski Menyehatkan, Bolehkah Makan Telur Setiap Hari?

Halodoc, Jakarta - Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang menyehatkan. Selain itu, pengolahannya mudah tidak seperti bahan makanan lainnya. Itu alasan telur banyak dipilih sebagai menu sarapan, karena praktis dan mudah memasaknya. Jika diamati dari kandungan nutrisinya, bahan makanan satu ini memiliki nutrisi yang lengkap, dengan jumlah kalori di setiap butirnya adalah sebesar 70 kalori.

Menambahkan telur sebagai salah satu menu diet memang dianjurkan, karena mengonsumsi bagian kuningnya bisa membantu menurunkan risiko penyakit stroke, kanker, dan jantung. Di dalam telur terkandung vitamin D, vitamin B, dan selenium yang baik memenuhi asupan nutrisi harian pada tubuh. Terlepas dari segala nutrisi dan manfaat yang dimilikinya untuk kesehatan tubuh, apakah aman jika makan telur setiap hari?

Amankan Makan Telur Setiap Hari?

Nyatanya, belum ada penelitian yang menyatakan dengan jelas apakah mengonsumsi telur setiap hari terbilang berisiko atau tidak. Sebaliknya, studi yang telah dimuat dalam American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan mengonsumsi telur sebanyak satu butir setiap hari tidak ada kaitannya dengan meningkatnya risiko penyakit jantung. Hasil studi ini mematahkan anggapan mengonsumsi telur setiap hari memicu peningkatan kolesterol dalam darah.

Studi lainnya yang dimuat dalam European Journal of Nutrition menyebutkan, makan telur memberikan dampak rasa kenyang yang lebih lama dan membuat porsi makan seseorang cenderung lebih sedikit. Meski begitu, telur mengandung kolesterol sebesar 180 miligram, sementara jumlah maksimal kolesterol dalam tubuh adalah 300 miligram. Jumlah maksimal ini berbeda untuk pengidap diabetes tipe 2, jantung, dan kolesterol, yaitu sebesar 200 miligram. Jika berlebihan, maka dapat terjadi penumpukan kolesterol yang meningkatkan risiko penyakit.

Jadi, Berapa Butir Telur yang Dianjurkan Setiap Hari?

Salah satu penelitian yang telah dilakukan menyebutkan bahwa konsumsi telur sebanyak 7 butir per minggu atau 1 butir setiap hari tidak menimbulkan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kadar kolesterol dalam darah orang sehat. Studi lainnya menyebutkan bahwa makan telur hingga 3 butir setiap hari tidak memberikan dampak besar pada peningkatan kolesterol.

Namun, jika kamu memiliki riwayat penyakit tertentu, seperti misalnya diabetes, kolesterol tinggi, atau jantung, tentu ada batasan yang tak boleh kamu langgar. Sebaiknya, konsultasikan pada dokter terkait jumlah maksimal konsumsi telur harian. Selain itu, agar tubuh tidak banyak menyimpan kolesterol, sebaiknya konsumsi telur lebih banyak pada bagian putihnya, bukan kuningnya.

Jumlah kolesterol pada sebutir kuning telur memang tidak melampaui batas maksimal yang diperlukan tubuh. Namun, kamu perlu memperhatikan asupan makanan lain yang kamu makan, seperti daging, atau camilan lainnya. Jadi, demi mencegah hal tersebut, sebutir telur setiap hari adalah yang paling baik.

Rasa telur memang lezat, tetapi sesuatu yang berlebihan tidak akan baik untuk tubuh, seperti ketika kamu makan telur. Ada beberapa penyakit yang timbul apabila kamu mengonsumsinya berlebihan, seperti jerawat, bisul, atau bintitan sebagai akibat dari lemak yang terlalu banyak disimpan dalam tubuh. Coba tanyakan pada dokter berapa batasan maksimal telur yang boleh dikonsumsi setiap hari agar lebih aman.

Kamu tidak perlu ke klinik atau rumah sakit, karena tanya dokter sekarang lebih mudah dengan adanya aplikasi Halodoc. Aplikasi ini bisa kamu donwload di App Store atau Play Store. Selain Tanya Dokter, Halodoc juga memiliki layanan Apotek Antar dan Cek Lab tanpa perlu keluar rumah.

 

Baca juga: