• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mimisan karena Kelelahan, Ini Cara Atasinya

Mimisan karena Kelelahan, Ini Cara Atasinya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Mimisan atau dalam istilah medisnya epistaksis terjadi ketika pembuluh darah kecil di hidung rusak atau pecah. Penyebab mimisan sebenarnya ada banyak, tetapi yang paling umum adalah karena udara kering dan kebiasaan mengorek hidung. Namun, selain dua penyebab tersebut, ternyata kelelahan juga dapat mengakibatkan mimisan, lho. Yuk, cari tahu cara mengatasi mimisan karena kelelahan di bawah ini.

Mengenal Mimisan

Tahukah kamu, bagian dalam hidung ditutupi oleh mukosa, jaringan lembap dan halus yang memiliki sejumlah besar pembuluh darah yang letaknya dekat dengan permukaan. Pembuluh darah tersebut sangat rapuh yang bahkan cedera ringan saja sudah dapat membuat pembuluh darah tersebut pecah dan mengeluarkan darah. Kondisi ini disebut mimisan anterior. Ini adalah jenis mimisan yang paling umum dan biasanya tidak serius.

Mimisan anterior terjadi di bagian depan hidung di mana mukosa paling mudah terkena kontak langsung, dan darah mengalir keluar dari lubang hidung. Darah biasanya berasal dari septum hidung yang merupakan dinding tipis di antara kedua sisi hidung.

Sedangkan jenis mimisan yang satu lagi, yaitu mimisan posterior, lebih jarang terjadi, tetapi cenderung lebih serius. Jenis mimisan ini terjadi di bagian dalam hidung dekat tenggorokan. Dalam kasus mimisan posterior, darah biasanya berasal dari arteri yang lebih tinggi dan lebih dalam di hidung. Darah juga mungkin mengalir turun ke belakang tenggorokan atau keluar melalui lubang hidung.

Mimisan paling sering dialami anak-anak. Namun, mimisan yang terjadi pada anak-anak biasanya adalah mimisan anterior yang tidak terlalu serius. Sedangkan mimisan posterior lebih mungkin dialami oleh orang yang memiliki kondisi, seperti tekanan darah tinggi atau gangguan perdarahan.

Baca juga: Bumil Sering Mimisan, Ini Penyebabnya

Mimisan karena Kelelahan

Mimisan juga bisa terjadi karena kelelahan. Hal ini karena saat kamu melakukan aktivitas berlebihan, sehingga kelelahan, maka pembuluh darah dalam hidung yang lemah mudah menjadi tegang lalu akhirnya pecah. Akibatnya, mimisan pun terjadi. Namun, mimisan karena kelelahan bukanlah kondisi yang serius. Kamu bisa mengatasinya sendiri dengan melakukan perawatan di rumah.

Cara Mengatasi Mimisan karena Kelelahan

Untuk mengatasi mimisan karena kelelahan, berikut ini langkah-langkah yang bisa kamu lakukan:

  1. Duduklah dengan tegak. Jangan berbaring atau memiringkan kepala ke belakang, karena dapat menyebabkan tertelannya darah dan tersedak atau muntah.

  2. Condongkan kepala agak ke depan, sehingga darah yang keluar dari hidung tidak masuk ke tenggorokan.

  3. Pencetlah hidung selama 10 menit dan bernapaslah melalui mulut sampai aliran darah melambat dan berhenti.

  4. Kompres pangkal hidung dengan kompres dingin yang dapat menyempitkan pembuluh darah, sehingga membantu memperlambat perdarahan.

Baca juga: Alami Mimisan, Jangan Lakukan 5 Hal Ini

Agar mimisan karena kelelahan tidak terulang kembali, kamu dianjurkan untuk menerapkan hidup sehat berikut:

  • Penuhilah kebutuhan tubuh akan istirahat dengan tidur selama 6–8 jam pada waktu malam.

  • Minum air putih dalam jumlah yang cukup dan makan pada jam yang teratur.

  • Konsumsi makanan yang bergizi dan kurangi makanan yang diproses atau olahan, seperti burger atau makanan kaleng.

  • Kelola stres dengan baik, karena stres dapat menyebabkan kelelahan. Kamu bisa mencoba metode relaksasi, seperti yoga untuk menenangkan pikiran.

  • Berolahraga secara teratur, karena aktif bergerak dapat meningkatkan level energi kamu.

Baca juga: 6 Gejala Mimisan yang Dialami Berbahaya

Itulah cara mengatasi mimisan karena kelelahan. Bila mimisan tidak kunjung berhenti selama 20 menit lebih, sebaiknya segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan medis. Untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, kamu juga bisa buat janji temu dengan dokter di rumah sakit terbaik yang dekat dengan domisili melalui Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2020. What causes a nosebleed at night?