• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mulai Aktif Lagi, Begini 5 Cara Atur Jam Produktif Anak

Mulai Aktif Lagi, Begini 5 Cara Atur Jam Produktif Anak

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Virus corona yang telah mewabah kurang lebih lima bulan ini, benar-benar menimbulkan dampak yang mengganggu di seluruh dunia. Bukan cuma menyoal kesehatan dan ekonomi, virus ini juga memengaruhi banyak anak dan remaja di usia sekolah, yang tak memiliki pengalaman dalam mempelajari pelajaran online atau digital.

Di saat-saat isolasi seperti itu, peran ibu sangat dibutuhkan untuk membantu Si Kecil dalam mengaturnya agar lebih efektif. Semakin baik ibu membantu anak dalam mengatur waktu, semakin mudah bagi mereka untuk mencapai tujuannya.

Meski episode terakhir virus corona belum terlihat, tetapi pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, memastikan tak akan melakukan pengunduran tahun ajaran baru sekolah. Dengan kata lain, sekolah akan segera kembali dibuka pada tahun ajaran baru di Juli mendatang. 

Lalu, bagaimana sih cara membantu anak untuk mengatur waktunya agar lebih produktif?  

Baca juga: Begini Cara Ajarkan Kesabaran pada Si Kecil

1. Diskusikan Rencana Bersama Anak

Cobalah luangkan waktu saat akhir pekan untuk berdiskusi dengan anak mengenai minggu-minggu yang akan datang. Bantulah Si Kecil membuat rencana atau jadwal untuk menyelesaikan tugas harian dan mingguannya. Di samping itu, jangan lupakan manajemen waktu. Contohnya, memahami berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap tugas atau pekerjaan rumah. Lalu, catat jumlah jam yang diperkirakan untuk menyelesaikan setiap tugas. Dan letakkan setiap tugas berdasarkan prioritas dan waktu.

2. Buat Jadwal yang Spesifik

Perbaruilah jadwal tugas atau pekerjaan rumah yang harus dilakukan hari berikutnya pada malam hari. Tuliskan daftar hal-hal yang perlu mereka lakukan pada hari berikutnya. Aturlah tugas-tugas mereka sesuai urutan kepentingan, dan prioritaskan tugas-tugas yang lebih penting. 

Tetapkan waktu tertentu dalam sehari untuk menyelesaikan setiap tugas. Gunakan daftar periksa (centang) untuk mencoret setiap tugas saat mereka menyelesaikannya.

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat Anak Mulai Belajar Membaca?

3. Buat Suasana yang Nyaman

Suasana sangat memengaruhi mood dan konsentrasi anak. Oleh sebab itu, buatlah ruang belajar yang nyaman dengan pencahayaan yang tepat agar anak bisa belajar dengan nyaman. Mintalah mereka duduk di kursi yang nyaman dan simpan telepon atau gadget lainnya saat sedang belajar.

4. Fokus dan Rehat

Buatlah strategi agar proses belajar anak berjalan dengan efisien dan produktif. Metode ini akan membantu mereka untuk mengoptimalkan waktu mereka dan fokus pada studi online tanpa kehadiran seorang guru. Cara terbaik untuk menggunakan metode ini adalah dengan:
• Atur timer selama 25 menit waktu belajar tanpa gangguan.
• Biarkan mereka mengambil istirahat lima menit untuk melakukan sesuatu yang lain.
• Setelah mereka menyelesaikan empat sesi kerja. Mereka dapat istirahat lebih lama, 15 menit.

5. Pastikan Tidurnya Cukup
Pastikan mereka tidur nyenyak. Beberapa anak menganggap belajar di rumah seperti liburan, sehingga membuat mereka untuk tidur lebih larut. Oleh sebab itu, pastikan dirinya mendapatkan waktu tidur yang cukup. Ingat, tidur memiliki beragam keistimewaan bagi anak, termasuk menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan konsentrasinya.

Baca juga: Pentingnya Mengajari Anak untuk Hidup Sehat

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada psikolog atau dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Psychology Today. Diakses pada 2020. Six Tips for Managing Your Children’s Time.
Kompas.com. Diakses pada 2020. Sekolah Dibuka Kembali Juli, Berikut Panduan New Normal Cegah Corona.