Nyeri Panggul saat Hamil, Ini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Nyeri Panggul

Halodoc, Jakarta - Hampir semua ibu hamil pasti merasakan nyeri panggul akibat adanya perubahan pada hormon dan juga otot-otot panggul. Hal ini sangat lumrah terjadi dan membuat ibu hamil menjadi tidak nyaman dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Berikut langkah-langkah yang dapat ibu lakukan untuk meredakan rasa nyeri panggul yang terjadi, supaya ibu dapat beraktivitas seperti biasa.

Baca juga: Risiko Radang Panggul, Bisa Sampai Nyeri Panggul Kronis dan Kehamilan Ektopik?

1. Mengompres Punggung

Ibu bisa mengompres punggung bagian bawah untuk meredakan nyeri yang ibu rasakan dengan handuk yang diisi dengan es batu atau air hangat yang diisi ke dalam botol. Kemudian, diamkan selama 20 menit. Ibu dapat mengulangi cara ini selama beberapa kali dalam sehari. 

2. Konsumsi Banyak Air Putih

Kurang mengonsumsi air putih merupakan salah satu penyebab dari sakit nyeri panggul. Apalagi jika ibu sedang hamil dan mempunyai pekerjaan yang menuntut untuk duduk dalam waktu yang lama. Hal tersebut akan menjadi pemicu sakit yang ibu alami. Banyak mengonsumsi air putih akan membantu dalam menjaga kesehatan otot, sendi dan tulang. 

Seseorang yang kurang mengonsumsi air putih akan membuat warna urine menjadi gelap dan bertekstur pekat, jika hal ini dibiarkan terus-menerus akan memicu terjadinya infeksi kandung kemih yang berimbas pada sakitnya area panggul. Untuk mencegah hal ini terjadi, ibu bisa mengonsumsi air putih sebanyak dua liter setiap harinya.

3. Lakukan Pijatan pada Area yang Terasa Nyeri

Langkah selanjutnya, ibu bisa melakukan pemijatan pada area yang terasa nyeri, yaitu pada punggung bagian bawah. Ibu bisa melakukannya dengan meminta bantuan terapis untuk melakukan pijatan yang lembut. Pijatan yang dilakukan ini akan meredakan rasa nyeri panggul yang ibu rasakan.

Baca juga: Adakah Pencegahan agar Terhindar dari Nyeri Panggul?

4. Menjalani Akupuntur

Menjalani pengobatan alternatif, seperti akupuntur memang dapat meredakan nyeri pada tubuh yang dirasakan. Namun, ibu hamil harus melakukannya di tempat yang aman dan didampingi oleh ahli profesional. Sebelum melakukannya, sebaiknya diskusikan hal tersebut kepada dokter ahli pada aplikasi Halodoc apakah hal tersebut diperbolehkan atau tidak untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

5. Lakukan Olahraga dengan Rutin

Meskipun sedang hamil, ibu bisa melakukan olahraga-olahraga ringan guna meningkatkan kelenturan dan kekuatan pada sendi dan tulang. Beberapa olahraga yang direkomendasikan bagi ibu hamil, antara lain senam kegel, yoga prenatal, berjalan kaki, serta berenang.

6. Memperbaiki Postur Tubuh

Jika terlalu lama duduk bisa membuat ibu mengalami nyeri panggul, cobalah untuk memperbaiki postur tubuh dengan memutar badan, atau membungkuk. Nyeri panggul saat hamil bisa ibu atasi dengan tidur menyamping dengan meletakkan bantal antara lutut, di bawah perut, dan di punggung.

7. Minum Obat Pereda Rasa Nyeri

Jika sakit panggul yang dirasakan sudah tidak tertahankan, ibu bisa mengonsumsi obat pereda rasa nyeri yang membantu meringankan rasa nyeri. Namun, sebelum ibu mengonsumsinya, sebaiknya diskusikan dengan dokter terlebih dulu, agar tidak membahayakan janin.

Baca juga: Nyeri Panggul Setiap Menstruasi dapat Menjadi Gejala Menoragia

Ibu-ibu hamil yang ingin terlihat fashionable selama kehamilan, sebaiknya tidak dilakukan terlebih dulu, ya! Seperti memakai high heels sambil jalan-jalan ke mall atau acara penting lainnya, karena hal tersebut dapat membahayakan ibu. Memakai high heels saat sedang hamil tidak hanya meningkatkan risiko terjatuh, tapi akan berdampak pada rasa tidak nyaman, serta meningkatkan risiko terjadinya nyeri panggul.

Referensi:
WebMD (2019). Back Pain in Pregnancy. 
Mayo Clinic (2019). Back Pain During Pregnancy: 7 Tips for Relief.