Erysanbe 500 mg 10 Kaplet

Rp45.200

Strip

*Harga berbeda di tiap apotik

Informasi Ini untuk Kalangan Medis


Deskripsi & Manfaat

Deskripsi & Manfaat

Deskripsi

Erysanbe 500 mg 10 Kaplet mengandung Erythromycin setara 500 mg dalam sediaan kaplet yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri, seperti infeksi saluran pernapasan dan kulit.

Informasi terkait kandungan obat:
Erythromycin bekerja dengan menghambat sintesis protein bakteri melalui pengikatan pada subunit ribosom 50S, sehingga menghentikan pertumbuhan dan penyebaran bakteri (bersifat bakteriostatik, namun dapat bersifat bakterisidal pada bakteri tertentu pada kadar tinggi). Erythromycin tergolong golongan antibiotik makrolida generasi pertama (menjadi dasar pengembangan Azithromycin dan Clarithromycin), dengan spektrum yang mencakup bakteri Gram positif, sebagian Gram negatif, serta patogen atipikal seperti Mycoplasma dan Chlamydia; obat ini sering menjadi alternatif bagi pasien yang alergi terhadap Penicillin. Erythromycin diberikan dalam bentuk garam (seperti stearate atau ethylsuccinate) yang lebih stabil terhadap asam lambung dibanding bentuk basa murni, sehingga penyerapannya lebih baik dan lebih dapat diandalkan; di dalam tubuh, garam-garam ini akan dipecah kembali menjadi Erythromycin bentuk aktif.

Absorpsi: Diserap dari saluran cerna, namun bentuk basa murni tidak stabil terhadap asam lambung; bentuk garam (stearate, ethylsuccinate) yang digunakan pada sediaan ini lebih stabil dan diserap lebih baik; kadar puncak plasma tercapai dalam sekitar 1,5-2 jam.
Distribusi: Ikatan protein plasma sekitar 73-81% (bentuk basa).
Metabolisme: Dimetabolisme di hati terutama melalui enzim CYP3A4; merupakan penghambat enzim ini yang cukup kuat, bahkan menjadi rujukan klasik untuk interaksi obat golongan makrolida.
Ekskresi: Diekskresikan terutama melalui empedu ke feses; waktu paruh eliminasi sekitar 1,5-2 jam pada fungsi ginjal normal, memanjang hingga 5-6 jam pada gangguan ginjal berat.

Obat ini tergolong Obat Keras dalam penggunaannya harus sesuai anjuran dokter/resep dokter.

Dosis & Aturan Pakai

Dosis & Aturan Pakai

Dosis

PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.

1 kaplet (500 mg), 4 kali sehari (atau dosis harian yang sama terbagi 2 kali sehari sesuai anjuran dokter), selama 5-14 hari sesuai jenis infeksi.

Dosis lazim dewasa: 250-500 mg 4 kali sehari, dapat dinaikkan hingga 500-1000 mg 4 kali sehari pada infeksi berat; dosis total harian dapat pula dibagi menjadi 2 kali pemberian. Jerawat/rosacea: 500 mg dua kali sehari. Dosis harian sebaiknya tidak melebihi 1,5 gram pada gangguan fungsi ginjal berat.

Aturan Pakai

Diminum 4 kali sehari (atau 2 kali sehari bila diresepkan demikian oleh dokter), sebaiknya bersama makanan untuk mengurangi risiko gangguan pencernaan.

Telan kaplet utuh dengan segelas air.

Tetap habiskan seluruh rangkaian terapi sesuai anjuran dokter meski gejala sudah membaik sebelum obat habis, untuk mencegah resistensi bakteri.

Informasi Keamanan

Informasi Keamanan

Kategori Kehamilan:

Informasi keamanan untuk ibu hamil dan janin belum diketahui. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan.

Perhatian

Sering menyebabkan gangguan pencernaan (mual, muntah, kram perut) yang merupakan efek samping paling umum dan menjadi alasan utama penghentian pengobatan pada sebagian pasien; meminum bersama makanan dapat membantu mengurangi keluhan ini.

Dapat memperpanjang interval QT jantung dan memicu gangguan irama jantung yang berpotensi fatal - gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan gangguan irama jantung, kadar kalium/magnesium darah rendah, bradikardia, atau yang menggunakan obat lain yang juga memperpanjang interval QT.

Berisiko tinggi berinteraksi dengan banyak obat lain karena menghambat enzim hati CYP3A4 secara kuat - informasikan ke dokter/apoteker seluruh obat yang sedang digunakan, terutama obat golongan statin (terutama Simvastatin dan Lovastatin yang harus dihentikan sementara), Colchicine, dan obat golongan ergot.

Dapat menyebabkan gangguan pendengaran (biasanya reversibel) pada penggunaan dosis tinggi atau jangka panjang, terutama pada gangguan fungsi ginjal - dosis harian sebaiknya tidak melebihi 1,5 gram pada gangguan fungsi ginjal berat.

Dapat menyebabkan diare terkait infeksi Clostridioides difficile yang dapat timbul selama atau beberapa minggu setelah terapi selesai.

Gunakan dengan hati-hati pada gangguan fungsi hati.

Tetap habiskan seluruh rangkaian terapi meski gejala sudah membaik, untuk mencegah resistensi bakteri.

Kehamilan: Gunakan hanya bila manfaat yang diperoleh lebih besar dibanding risikonya, atas anjuran dokter.

Menyusui: Hanya sejumlah kecil yang masuk ke dalam ASI dan tidak diketahui membahayakan bayi, namun tetap konsultasikan ke dokter.

kontraindikasi

Hipersensitivitas terhadap Erythromycin atau antibiotik golongan makrolida lain. Penggunaan bersama obat tertentu yang juga memperpanjang interval QT (misalnya Pimozide, Astemizole, Terfenadine, Cisapride). Penggunaan bersama Colchicine pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal atau hati. Riwayat gangguan hati akibat Erythromycin sebelumnya. Porfiria akut.

Efek Samping

Umum:
Mual, muntah, kram/nyeri perut, diare, dan gangguan pencernaan - efek samping saluran cerna ini merupakan yang paling sering dilaporkan dan menjadi ciri khas Erythromycin dibanding makrolida lain.

Tidak umum:
Reaksi kulit ringan dan gangguan fungsi hati ringan (biasanya reversibel setelah obat dihentikan).

Jarang namun serius:
Gangguan pendengaran (terutama pada dosis tinggi/jangka panjang, umumnya reversibel), perpanjangan interval QT dan gangguan irama jantung, gangguan fungsi hati berat (termasuk kolestasis), reaksi hipersensitivitas berat (termasuk anafilaksis), kejang, gangguan kesadaran sementara, dan kolitis terkait Clostridioides difficile.

Belum diketahui frekuensinya:
Penurunan sel darah putih (leukopenia, eosinofilia), reaksi kulit berat, dan radang pankreas (pankreatitis).

Interaksi Obat

Mempotensiasi efek karbamazepin, teofilin, warfarin & digoksin.

Detail Produk

Detail Produk

Indikasi Umum

Infeksi bakteri pada pasien yang alergi terhadap Penicillin, seperti infeksi saluran pernapasan, kulit, dan jaringan lunak; infeksi menular seksual tertentu (klamidia); pencegahan dan pengobatan pertusis (batuk rejan); jerawat (acne) dan rosacea derajat sedang-berat; serta sejumlah infeksi lain sesuai penilaian dokter.

Komposisi

Erythromycin stearate 500 mg

Golongan Produk

Obat Keras (Merah)

Manufaktur

Sanbe Farma

Kemasan

Dus, 10 Strip @ 10 Kapsul

No. Registrasi

BPOM: DKL8322225409A1

BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/) British National Formulary (BNF) 82, September 2021-March 2022. London: BMJ Group and Pharmaceutical Press; 2021. Monograf Erythromycin, p.577-579. Drug Information Handbook (Lexi-Drugs Online), 17th Edition. Hudson (OH): Lexi-Comp Inc; 2009. Monograf Erythromycin, p.2618-2630 (mengikuti penomoran halaman file yang tersedia; edisi ini adalah konversi digital dari database Lexi-Drugs Online). Preston CL (ed). Stockley's Drug Interactions Pocket Companion 2015. London/Chicago: Pharmaceutical Press; 2015. Colchicine + Macrolides p.285; Ergot derivatives + Macrolides p.367; Macrolides + Statins p.480.

Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis

Diperbarui: 02 Nov 2026