• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Olahraga Terlalu Intens Bisa Memicu Hiponatremia

Olahraga Terlalu Intens Bisa Memicu Hiponatremia

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Olahraga Terlalu Intens Bisa Memicu Hiponatremia

Halodoc, Jakarta - Apakah kamu pernah mendengar masalah kesehatan yang berkaitan dengan cairan tubuh bernama hiponatremia? Hiponatremia merupakan kondisi ketika terjadinya gangguan elektrolit ketika kadar natrium (sodium) dalam darah lebih rendah dari batas normal. Mau tahu akibat dari kondisi ini?

Sebaiknya jangan sekali-kali menganggap remeh hiponatremia. Pada hiponatremia kronis, kadar natrium turun secara bertahap dalam dua hari atau lebih. Lalu, bagaimana dengan hiponatremia? Hati-hati, bila kadar natrium turun dalam waktu cepat (hiponatremia akut), bisa menyebabkan pembengkakan otak yang berujung pada koma atau bahkan kematian. Tuh, seram kan?

Lantas, apa penyebab hiponatremia? Benarkah olahraga terlalu intens bisa memicu kondisi ini? 

Baca juga: Perlu Tahu, 5 Gaya Hidup Sehat untuk Pengidap Hiponatremia

Keringat dan Haus Berlebihan

Natrium berperan penting dalam menjalankan fungsi dalam tubuh. Mulai dari menjaga tekanan darah, mengendalikan kadar air dalam tubuh, hingga mengatur sistem saraf dan kinerja otot. Nah, sudah kebayang apa jadinya bila kadar natrium dalam darah menurun? Tentunya fungsi-fungsi natrium tersebut tidak akan berjalan dengan efektif. 

Kadar natrium yang normal berkisar 135 sampai 145 mEq/liter (miliekuivalen per liter). Artinya, seseorang yang kadar natriumnya di bawah 135 mEq/liter, bisa dibilang mengalami hiponatremia. Kembali ke tajuk utama, apa sih penyebab hiponatremia? Benarkah olahraga intens bisa memicunya? 

Sebenarnya bukan olahraga yang menjadi biang keladinya, tapi konsumsi air saat aktivitas tersebut yang perlu diperhatikan. Olahraga intens seperti marathon, ultramaraton, triathlon, dan aktivitas jarak jauh dan berintensitas tinggi bisa menyebabkan rasa haus yang berlebihan. 

Nah, menurut National Kidney Foundation haus berlebihan (excessive thirst/primary polydipsia) membuat seseorang terlalu banyak mengonsumsi cairan sehingga memicu hiponatremia. Tingkat natrium yang rendah dalam darah bisa disebabkan oleh terlalu banyak air atau cairan di dalam tubuh.

Baca juga: Pelari Maraton Rentan Alami Hiponatremia, Ini Alasannya

Natrium darah rendah juga bisa disebabkan oleh kehilangan natrium atau kehilangan natrium dan cairan dari tubuh. Berkaitan dengan olahraga yang intens, hal ini bisa disebabkan oleh keringat berlebih.

Dari banyaknya pemicu hiponatremia, menurut National Institutes of Health produksi keringat yang berlebihan bisa membuat kadar natrium dalam darah berkurang sehingga menyebabkan hiponatremia.

Hal yang perlu ditegaskan, selain olahraga yang intens masih banyak kondisi lainnya yang bisa menyebabkan hiponatremia, contohnya:

  • Luka bakar yang mempengaruhi area tubuh yang luas.
  • Diare.
  • Obat diuretik (water pills), yang meningkatkan pengeluaran urine dan kehilangan natrium melalui urine.
  • Gagal jantung.
  • Penyakit ginjal.
  • Sirosis hati.
  • Syndrome of inappropriate antidiuretic hormone secretion (SIADH).
  • Muntah yang parah.
  • Antidepresan dan obat pereda nyeri, dapat menyebabkan lebih banyak berkeringat atau buang air kecil dari biasanya.

Nah, penyebabnya sudah, bagaimana dengan gejalanya?

Kenali Gejala Hiponatremia

Seseorang yang mengalami hiponatremia bisa bisa mengalami berbagai gejala pada tubuhnya. Gejala hiponatremia biasanya muncul ketika kadar natrium turun dengan cepat. Berikut ini gejala yang mungkin dialami oleh pengidapnya:

  • Kelemahan otot atau kram.
  • Penurunan kesadaran
  • Nyeri kepala.
  • Mual dan muntah.
  • Kehilangan energi dan kelelahan.
  • Gelisah.
  • Linglung atau kebingungan. 
  • Kejang.
  • Koma.

Baca juga: Ketahui Metode Terbaik Pengobatan Hiponatremia

Nah, bagi kamu yang mengalami gejala-gejala di atas, segera temui atau tanyakan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc



Referensi:
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2021. Low Sodium Level.
National Kidney Foundation. Diakses pada 2021. Hyponatremia.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Diseases and Conditions. Hyponatremia.