Operasi Keratoplasti Bisa Atasi Penyakit Mata Presbiopi, Benarkah?

Operasi Keratoplasti Bisa Atasi Penyakit Mata Presbiopi, Benarkah?

Halodoc, Jakarta – Presbiopi adalah gangguan mata yang muncul seiring bertambahnya usia. Presbiopi dikenal juga sebagai penyakit mata tua, yang terjadi pada awal hingga pertengahan usia 40-an dan dapat bertambah parah hingga usia 65 tahun.

Kebanyakan pengidap presbiopi mengalami kesulitan saat melihat objek jarak dekat, sehingga harus menjauhkan objek yang dilihat agar tampak jelas.

Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Presbiopi, Gangguan Mata Tua di Usia Lansia

Selain karena bertambahnya usia, presbiopi terjadi akibat kondisi medis dan efek samping konsumsi obat-obatan. Misalnya penyakit diabetes, multiple sclerosis, atau penyakit jantung. Obat yang berpotensi menyebabkan presbiopi adalah obat antidepresan, antihistamin, dan diuretik.

Operasi Keratoplasti Tidak untuk Atasi Presbiopi

Keratoplasti adalah jenis bedah mata yang dilakukan pada kornea. Tujuannya untuk menggantikan kornea mata yang rusak dengan kornea baru dari pendonor. Tindakan ini berdampak pada pulihnya penglihatan pengidap gangguan mata sehingga bisa melihat lebih jelas. Terdapat dua jenis transplantasi kornea yang dijalani pengidap presbiopi, yakni keratoplasti penetrasi dan lempengan.

Keratoplasti penetrasi berarti pengidap mendapatkan seluruh kornea dari pendonor untuk transplantasi. Sementara keratoplasti lempengan berarti pengidap menerima sebagian dari kornea pendonor untuk transplantasi. Operasi keratoplasti bukan untuk mengatasi presbiopi, melainkan untuk orang yang mengalami kondisi berikut:

  • Adanya jaringan parut di kornea akibat infeksi penyakit atau cedera. Misalnya akibat trichiasis, infeksi yang menyebabkan bulu mata tumbuh ke dalam.

  • Gangguan penglihatan yang tidak bisa disembuhkan atau diperbaiki dengan alat bantu seperti kacamata atau lensa kontak.

  • Peradangan jaringan kornea yang tidak bisa disembuhkan dengan konsumsi obat.

  • Gangguan atau penipisan pada kornea akibat edema dan paparan zat kimia.

  • Komplikasi akibat prosedur LASIK atau operasi katarak.

Baca Juga: Peduli Kesehatan Mata, Ini Bedanya Presbiopi dan Miopi

Pilihan Pengobatan untuk Atasi Presbiopi

Berikut beberapa pilihan pengobatan yang bisa dijalani untuk mengobati presbiopi, yaitu:

  • Pakai kacamata. Ini adalah cara sederhana untuk memperbaiki masalah penglihatan akibat mata tua. Jika tidak ingin menggunakan kacamata, pengidap bisa memakai lensa kontak. Namun, lensa kontak tidak dianjurkan jika pengidap presbiopi mengalami masalah lain yang terkait kelopak mata, saluran air mata, atau permukaan mata.

  • Operasi refraktif. Operasi yang dilakukan untuk memperbaiki masalah penglihatan seperti rabun dekat, rabun jauh, astigmatisme, dan presbiopi. Tindakan ini untuk mengurangi ketergantungan pengidap terhadap pemakaian kacamata atau lensa kontak.

  • Implantasi lensa. Prosedur pengangkatan lensa untuk digantikan dengan lensa buatan. Tindakan ini disebut implantasi lensa intraokular.

  • Inlay kornea. Tindakan ini dilakukan dengan memasukkan cincin plastik kecil ke dalam kornea. Tujuannya agar cahaya terfokus dan pengidap bisa melihat objek yang dekat secara lebih jelas.

  • Pengobatan di rumah. Caranya dengan rutin periksa kesehatan mata secara teratur, lindungi mata dari paparan sinar UV matahari (pakai kacamata hitam), gunakan pelindung mata ketika berada di luar ruangan untuk cegah cedera (terutama saat berolahraga dan beraktivitas yang cenderung berbahaya), dan konsumsi makanan sehat (khususnya yang mengandung vitamin A dan beta karoten).

Baca Juga: Implan Lensa Bisa Sembuhkan Gangguan Mata Presbiopi, Benarkah?

Itulah fakta operasi keratoplasti untuk mengobati presbiopi. Kalau kamu punya keluhan pada mata, jangan ragu berbicara pada dokter Halodoc. Kamu bisa menggunakan fitur Talk to A Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!