• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pemberian MPASI Dini untuk Bayi dengan Berat Badan Kurang

Pemberian MPASI Dini untuk Bayi dengan Berat Badan Kurang

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Pemberian MPASI Dini untuk Bayi dengan Berat Badan Kurang

Halodoc, Jakarta – Waktu ideal pemberian makanan pendamping ASI atau MPASI adalah saat bayi sudah berusia 6 bulan. Namun, ada kondisi tertentu yang membuat orangtua perlu memberi MPASI lebih dini pada bayi, seperti berat badan bayi yang tidak kunjung naik. Lantas, bolehkah memberikan MPASI dini pada bayi yang memiliki berat badan kurang? Yuk simak jawabannya di sini. 

Sejak baru lahir sampai usia enam bulan, bayi sebaiknya diberikan ASI eksklusif. Hal ini berarti bayi hanya mendapatkan ASI selama enam bulan pertama secara penuh, tanpa tambahan asupan makanan dan minuman lainnya. 

ASI saja sudah cukup untuk memenuhi semua nutrisi yang dibutuhkan bayi selama masa tersebut. Baru setelah bayi berusia 6 bulan, orangtua perlu memberinya makanan pendamping ASI, karena kebutuhan gizi bayi mengalami peningkatan, sehingga pemberian ASI saja tidak mampu memenuhinya.



Berat Badan Bayi yang Kurang Jadi Alasan Pemberian MPASI Dini

Namun, ada berbagai macam alasan mengapa beberapa orangtua akhirnya memutuskan untuk memberikan MPASI lebih dini pada bayi. Salah satunya adalah berat badan bayi yang dianggap kurang dari normalnya.

Baca juga: Ini Cara Rawat Newborn dengan Berat Badan Rendah

Hal tersebut sebenarnya perlu ditinjau terlebih dahulu, kondisi berat badan bayi seperti apa yang masih dianggap normal dan mana yang sudah mencapai tahap mengkhawatirkan. Banyak orangtua yang merasa bayinya terlalu kurus, lantaran tidak memiliki leher yang berlipat, paha yang berlipat, maupun pipi yang chubby. Padahal, ada hal penting lain yang juga perlu diperhatikan, yaitu apakah bayi sudah mengalami tumbuh kembang yang sesuai dengan usianya? Seringkali memenuhi milestones menjadi indikator yang lebih baik akan kesejahteraan anak daripada seberapa chubby-nya mereka.

Dokter anak dapat memberitahumu kapan harus memperhatikan tonggak pertumbuhan bayi berdasarkan usia, seperti tersenyum, mengangkat kepala, berguling, dan menahan beban di kaki mereka. Hal itu semua membantu menunjukkan bahwa bayi berkembang dengan baik.

Tanda-tanda lain yang dapat menyakinkan bahwa bayi kamu kurus, tetapi sehat adalah popok yang basah secara rutin (setidaknya empat atau lima kali sehari), buang air besar yang konsisten, dan temperamen yang awas dan bahagia.

Sebaliknya, bila tonggak pertumbuhan Si Kecil tampaknya tertunda atau bahkan tidak tercapai sama sekali, inilah saatnya untuk mendiskusikannya dengan dokter anak kamu. Demikian juga, bila pertumbuhan bayi yang lambat disertai dengan kelesuan, tidak menyusu dengan baik di botol atau payudara, dan tidak menghasilkan popok basah atau kotor, segera cari bantuan medis.

Baca juga: Sudah ASI Eksklusif, Kok Berat Bayi Masih Kurang?



Cara Menambah Berat Badan Bayi

Cara menambah berat badan bayi yang kurang bisa bervariasi, tergantung setiap situasi. Namun, bila kamu menyadari bahwa kekurangan berat badan benar-benar menyebabkan masalah pada bayi, sebaiknya bicarakan pada dokter anak mengenai cara terbaik untuk mengatasinya.

Bila bayi masih berusia di bawah 6 bulan dan masih menyusu, dokter anak mungkin akan menyarankan ibu untuk menyusui Si Kecil lebih sering atau mengonsumsi makanan sehat untuk meningkatkan persediaan ASI ibu. Namun, bila bayi mengalami pertumbuhan yang lambat dan tidak mengalami kenaikan berat badan, pemberian MPASI di usia 5 bulan atau kurang itu boleh dilakukan. Namun, apabila Si Kecil masih berusia di bawah 4 bulan, dokter akan menganjurkan untuk melengkapi pemberian ASI dengan tambahan susu formula.



Hal yang Perlu Diperhatikan Bila Ingin Memberikan MPASI Dini

Bila ibu sudah memberikan ASI lebih sering pada bayi, tetapi berat badannya tidak naik juga dan ia sudah berusia di atas 4 bulan, maka bayi boleh mulai diberikan MPASI. Namun, sebelum memberikan MPASI dini, perhatikan dulu hal berikut:

1.Harus Sesuai Anjuran Dokter

Ingat, pemberian MPASI dini harus dilakukan sesuai petunjuk dokter, ya bu! Dokter anak dapat memeriksa kondisi bayi dan membantu memutuskan apakah pemberian MPASI dini adalah cara terbaik yang bisa dilakukan untuk menambah berat badan bayi. Selain itu, dokter juga bisa memberikan saran-saran pada ibu tentang pemberian MPASI dini yang baik.

2.Jenis Makanan yang Diberikan

Memberikan MPASI dini untuk bayi di bawah usia 6 bulan juga tidak mudah. Pasalnya, ada beberapa jenis makanan yang dikhawatirkan terlalu berat bagi pencernaan bayi, seperti sayuran dan makanan hewani. Oleh karena itu, ibu dianjurkan untuk memberikan makanan yang sederhana tanpa tambahan gula atau garam sebagai MPASI pertama untuk Si Kecil. Misalnya, bubur beras atau bubur susu, atau buah. Namun, ingat, buah tidak dapat membuat bayi menjadi gemuk, jadi harus dikombinasikan dengan asupan yang lain juga.

Baca juga: Ini Jenis Makanan yang Cocok untuk Awal MPASI

Itulah penjelasan tentang hal-hal yang perlu diperhatikan orangtua sebelum memberikan MPASI dini pada bayi. Untuk bertanya lebih lanjut tentang hal ini atau tentang pertumbuhan bayi, gunakan saja aplikasi Halodoc. Melalui Video/Voice Call dan Chat, ibu bisa bertanya apa saja seputar kesehatan anak pada dokter ahli dan terpercaya kapan dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.


Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Is Your Baby Too Skinny? The Answer May Surprise You.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Solid foods: How to get your baby started.