Penerapan Hidup Sehat Bisa Mencegah Kanker Darah

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
tips cegah kanker darah

Halodoc, Jakarta - Kanker darah, atau yang lebih dikenal dengan blood cancer merupakan kondisi saat sel-sel darah yang normal berubah menjadi abnormal. Kondisi ini berawal dari sumsum tulang, tempat sel darah diproduksi. Berbeda dengan kanker lainnya yang ditandai dengan adanya tumor, kanker darah tidak membentuk tumor. Berikut sejumlah komponen darah yang perlu diketahui:

  • Sel darah merah yang berfungsi mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh.

  • Sel darah putih yang berfungsi membentuk antibodi guna melawan infeksi.

  • Sel keping darah atau trombosit yang berperan dalam proses pembekuan darah.

  • Plasma darah yang berfungsi mengedarkan sel-sel darah dengan kandungan protein dan nutrisi ke seluruh tubuh, serta membuang limbah sisa metabolisme.

Jumlah komponen-komponen dalam darah tersebut dapat berkurang ketika kanker darah menyerang. Hal tersebut dapat berakibat pada terganggunya fungsi organ dalam tubuh. Apakah penerapan hidup sehat dapat mencegah terjadinya kondisi ini? Berikut tips cegah kanker darah yang perlu diketahui.

Baca juga: 6 Hal Ini Bisa Terjadi pada Pengidap Kanker Darah

Penerapan Hidup Sehat Guna Mencegah Kanker Darah

Secara keseluruhan, darah berperan sebagai “kendaraan” untuk mengangkut makanan, nutrisi, oksigen, sisa-sisa metabolisme tubuh, serta hormon dalam tubuh. Tak hanya itu, darah juga menjadi pengontrol suhu tubuh seseorang. Karena fungsinya yang sangat penting, darah perlu dijaga agar tetap sehat, sehingga dapat berfungsi dengan baik. Berikut tips cegah kanker darah:

  • Konsumsi Alpukat

Banyaknya manfaat alpukat membuat buah ini aman dikonsumsi siapa saja. Ketika dikonsumsi secara rutin, alpukat dapat melindungi tubuh dari kanker darah karena kandungan lipidnya yang berguna dalam melawan sel induk tanpa merusak sel-sel tubuh yang sehat.

  • Konsumsi Daging Ayam

Protein yang cukup sangat diperlukan bagi pengidap kanker darah. Kandungan tersebut dapat kamu temui pada daging ayam. Untuk mendapatkan manfaat sepenuhnya, sebaiknya daging ayam diolah dengan proses pengolahan yang sehat. Tak hanya daging ayam, protein tinggi juga dapat kamu temui pada telur. 

  • Konsumsi Wortel

Tak hanya baik bagi kesehatan mata, wortel juga mampu mencegah penyakit kanker darah. Tak hanya itu, wortel juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit kanker prostat dan gangguan pencernaan.

  • Konsumsi Jeruk

Jeruk terkenal mengandung antioksidan dan vitamin C tinggi. Keduanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, serta dapat melawan pemicu timbulnya kanker darah.

Baca juga: Ini 6 Fakta tentang Kanker Darah

Tak hanya mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang yang dapat menjadi tips cegah kanker darah, sejumlah penerapan pola hidup sehat berikut ini dapat menjadi penunjang dari makanan-makanan yang kamu konsumsi:

  • Berhenti merokok.

  • Menjaga berat badan ideal.

  • Hindari paparan zat kimia berbahaya.

  • Batasi paparan radiasi.

  • Selalu menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh.

  • Cegah paparan virus penyakit berbahaya, seperti HIV, virus Epstein-Barr, serta H. pylori.

  • Lakukan hubungan seksual dengan aman.

  • Tidak memakai narkoba.

  • Hindari konsumsi alkohol.

Gejala kanker darah yang muncul pada masing-masing pengidap akan berbeda yang satu dengan lainnya. Secara umum gejala meliputi sakit kepala, demam, sembelit, mual, muntah, mudah lelah, muncul bintik merah pada kulit, sesak napas, sering mengalami infeksi, pembengkakan kelenjar getah bening, serta nyeri pada bagian sendi dan tulang. 

Baca juga: Jenis Terapi untuk Mengobati Kanker Darah

Jika mengalami sejumlah gejala, segera periksakan diri ke dokter di rumah sakit terdekat dengan membuat janji terlebih dulu melalui aplikasi Halodoc. Terlebih jika gejala sering muncul dan tidak kunjung membaik. Ketika hal tersebut terjadi, pemeriksaan dokter diperlukan guna memberikan penanganan dini sekaligus mencegah berkembangnya penyakit.

Referensi:

American Society of Hematology. Diakses pada 2019. Blood Cancers
Healthline. Diakses pada 2019. 13 Foods That Could Lower Your Risk of Cancer