Pengidap Diabetes, Hindari 4 Makanan Ini Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Pengidap Diabetes, Hindari 4 Makanan Ini Saat Puasa

Halodoc, Jakarta – Menjalani ibadah puasa adalah kewajiban seluruh umat muslim di dunia. Nyatanya, puasa Ramadan memberikan dampak yang baik bagi kesehatan kamu. Namun, bagi pengidap penyakit kronis seperti diabetes, sebaiknya mengunjungi dokter terlebih dulu sebelum melakukan ibadah puasa.

Baca juga: Inilah Manfaat Puasa bagi Pengidap Diabetes

Menurut The International Islamic Fiqh Academy dan The Islamic Organization for Medical Sciences, ada beberapa kategori bagi pengidap diabetes berdasarkan boleh atau tidaknya pengidap diabetes berpuasa, yaitu:

  1. Risiko rendah boleh berpuasa. Biasanya, pengidap dengan kondisi ini masih termasuk dalam kondisi sehat dan terkontrol oleh obat-obatan yang dikonsumsi.

  2. Risiko sedang dapat menjalankan puasa dengan hati-hati. Pengidap diabetes kondisi ini masih diperbolehkan puasa.

  3. Risiko tinggi, diperbolehkan untuk tidak puasa. Pengidap diabetes dengan adanya penyakit penyerta seperti gagal jantung dan stroke diperbolehkan untuk memilih menjalani puasa atau tidak.

  4. Risiko sangat tinggi, tidak direkomendasikan untuk puasa. Pengidap diabetes dengan kondisi ini tidak direkomendasikan untuk berpuasa.

Bagi pengidap diabetes yang masih dalam risiko rendah dan sedang masih diperbolehkan untuk melakukan ibadah puasa. Tentunya dengan beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pengidap diabetes dianjurkan untuk mengonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung karbohidrat kompleks karena menghasilkan energi secara perlahan. Beberapa makanan yang direkomendasikan adalah gandum dan kacang-kacangan.

Baca juga: Paling Aman, 3 Tips Puasa untuk Pengidap Diabetes

Sebaiknya atur porsi makan ketika sahur dan berbuka puasa. Pastikan asupan makanan masuk sebanyak 50 persen ketika sahur, 40 persen ketika sahur dan 10 persen setelah tarawih. Namun sebaiknya ketahui makanan yang perlu dihindari oleh pengidap diabetes ketika menjalani ibadah puasa.

1. Minuman Bersoda

Berbuka dengan minuman segar nyatanya memang menyenangkan dan dapat menghilangkan dahaga setelah berpuasa selama satu hari. Hindari mengonsumsi minuman bersoda ketika berbuka puasa. Minuman yang mengandung soda memiliki tambahan gula yang cukup tinggi jumlahnya sehingga berisiko menambah kandungan gula darah secara drastis.

2. Nasi Putih

Hindari mengonsumsi nasi putih yang berlebihan ketika memiliki penyakit diabetes. Nasi putih mengandung karbohidrat yang mudah diserap tubuh untuk menjadi gula darah. Sebaiknya ganti menu nasi putih dengan nasi merah ketika berbuka puasa dan sahur. Nasi merah mengandung karbohidrat kompleks yang lebih aman untuk dikonsumsi oleh pengidap diabetes. Karbohidrat kompleks dicerna lebih lama dalam tubuh untuk menjadi energi.

3. Hindari Makanan yang Terbuat dari Tepung

Pengidap diabetes sebaiknya menghindari makanan yang terbuat dari tepung karena meningkatkan gula darah lebih cepat. Makanan terbuat dari tepung mengandung karbohidrat sederhana sehingga lebih mudah dicerna tubuh untuk dijadikan gula darah.

4. Makanan Kaya Lemak Trans

Selain buah kurma, berbuka puasa juga identik dengan gorengan. Sebaiknya bagi pengidap diabetes, hindari konsumsi gorengan karena mengandung lemak trans. Kombinasi minyak goreng dan karbohidrat meningkatkan kadar gula darah.

Gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya langsung pada dokter mengenai cara menjalankan ibadah puasa bagi pengidap diabetes. Kamu bisa gunakan Voice/Video Call atau Chat dengan dokter untuk memastikan kondisi kesehatan ketika menjalani ibadah puasa. Yuk, download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca juga: Perlu Tahu, Pengidap Diabetes Boleh Makan Ketupat