Pengidap Diabetes Tipe 2 Tidak Perlu Terlalu Sering Cek Kadar Gula

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Pengidap Diabetes Tipe 2 Tidak Perlu Terlalu Sering Cek Kadar Gula

Halodoc, Jakarta – Tidak semua pengidap diabetes harus berulang kali mengetes kadar gulanya dengan alat kontrol kadar glukosa yang bisa digunakan di rumah. Terkhusus pengidap diabetes tipe 2 yang tidak menggunakan insulin atau obat tertentu yang bisa menyebabkan perubahan kadar glukosa secara cepat. Ini dikatakan Dr. Kevin Platt dari University of Michigan dan umumnya pengidap diabetes tipe 1 lah yang membutuhkan alat kontrol kadar glukosa.

Penyakit diabetes terbagi atas dua tipe, yaitu  tipe 1 dan tipe 2. Kedua jenis diabetes adalah penyakit kronis yang memengaruhi cara tubuh mengatur gula darah atau glukosa. Glukosa adalah bahan bakar yang memberi makan sel-sel tubuh, tetapi untuk masuk ke sel-sel tubuh dibutuhkan insulin.

Orang dengan diabetes tipe 1 tidak memproduksi insulin dan orang dengan diabetes tipe 2 resisten terhadap insulin. Pada orang dengan diabetes tipe 1 terjadi kesalahan dalam sistem kekebalan tubuh di mana sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan sel beta penghasil insulin di pankreas. Pemicu diabetes tipe 1 biasanya genetik, lingkungan, ataupun faktor lainnya.

Sedangkan pada orang yang mengidap diabetes tipe 2, tubuh masih memproduksi insulin, tetapi tidak dapat menggunakannya secara efektif. Beberapa faktor, seperti gaya hidup dapat berkontribusi, termasuk kelebihan berat badan dan tidak aktif bergerak.

Perubahan Gula Darah pada Diabetes Tipe 1

Tidak ada obat untuk diabetes tipe 1. Orang-orang dengan diabetes tipe 1 tidak memproduksi insulin, sehingga insulin harus secara teratur disuntikkan ke dalam tubuhnya. Beberapa orang mengambil suntikan ke dalam jaringan lunak, seperti perut, lengan, ataupun bokong beberapa kali per hari. Orang lain menggunakan pompa insulin. Pompa insulin memasok jumlah insulin yang stabil ke dalam tubuh melalui tabung kecil.

Tes gula darah adalah bagian penting dari mengelola diabetes tipe 1, karena perubahannya bisa sangat cepat terjadi. Inilah makanya, alat kontrol gula darah lebih efisien bila digunakan oleh pengidap diabetes tipe 1 ketimbang tipe 2.

Diabetes tipe 2 dapat dikontrol dan bahkan dibalik dengan diet dan olahraga. Akan tetapi, sebagian orang membutuhkan dukungan ekstra. Jika perubahan gaya hidup tidak cukup, dokter mungkin akan meresepkan obat yang membantu tubuh menggunakan insulin lebih efektif.

Pemantauan gula darah adalah bagian penting dari manajemen diabetes karena ini adalah cara kadar glukosamu normal atau tidak. Ada baiknya untuk diabetes tipe 2 melakukan pemeriksaan gula darah langsung ke lab ataupun rumah sakit secara perkala, misalnya sebulan sekali. Jadi, gula darah yang diperiksa bisa diketahui, baik itu gula darah saat puasa ataupun sesudah makan.

Menggunakan alat kontrol gula darah tidak akan efisien dan efektif untuk pengidap diabetes tipe 2 dan justru lebih bermanfaat untuk diabetes tipe 1. Walaupun begitu, bukan berarti pengidap diabetes tipe 1 tidak perlu kontrol ke dokter. Tetap lakukan pemeriksaan secara berkala ke dokter untuk kontrol dan menerapkan pola makan sehat dan olahraga teratur.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai diabetes tipe 1 dan 2 serta penanganannya, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Baca juga: