Pengidap Hipertensi Boleh Puasa, Ini Manfaatnya

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
pengidap-hipertensi-boleh-puasa-ini-manfaatnya-halodoc

Halodoc, Jakarta – Tekanan darah tinggi atau hipertensi tentu merupakan masalah besar bagi kesehatan karena bisa memicu terjadinya penyakit serius, seperti serangan jantung atau stroke. Itulah mengapa pengidap hipertensi perlu menjaga tekanan darahnya sebaik mungkin dengan melakukan gaya hidup sehat.

Nah, pada bulan Ramadan yang sebentar lagi tiba, pengidap hipertensi mau tidak mau akan mengalami perubahan gaya hidup yang justru baik untuk tekanan darahnya. Jadi, tidak hanya diperbolehkan untuk berpuasa, pengidap hipertensi malah dianjurkan untuk berpuasa karena ibadah tersebut bisa mendatangkan banyak manfaat untuk kesehatannya. Seperti apa manfaat puasa untuk pengidap hipertensi? Simak penjelasannya lebih lanjut di sini.

Hipertensi merupakan kondisi di mana aliran darah terhadap dinding arteri cukup tinggi. Bila tidak segera ditangani, hipertensi bisa memicu serangan jantung yang merusak arteri. Selain itu, dampak lainnya yang juga bisa terjadi akibat hipertensi, di antaranya stroke, gangguan ginjal, nyeri dada, sindrom metabolik, dan gangguan pada otak.

Gejala-gejala yang biasanya akan dialami pengidap hipertensi, antara lain:

  • Lemas
  • Sakit kepala kronis
  • Masalah penglihatan
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Denyut jantung tidak teratur  (aritmia)
  • Adanya darah dalam urine
  • Jantung berdebar-debar.

Baca juga: 7 Tanda Darah Tinggi yang Harus Diketahui semua orang

Tidak heran bila pengidap hipertensi merasa ragu dan was-was untuk menjalankan puasa. Namun nyatanya, pengidap hipertensi boleh puasa, kok. Bahkan, manfaat puasa dapat memberi banyak keuntungan bagi pengidap hipertensi.

1. Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Naiknya tekanan darah biasanya disebabkan oleh pola makan yang tidak terkontrol dan emosi yang tidak terkendali, seperti marah-marah dan cemas. Nah, saat puasa, kamu belajar untuk menahan emosi dan tidak marah-marah. Selain itu, tubuh juga akan mengurangi produksi hormon-hormon tertentu, seperti hormon adrenalin yang menjadi penyebab naiknya tekanan darah. Dengan demikian, berpuasa dapat membuat tekanan darah kamu berangsur normal.

2. Menurunkan Kadar Kolesterol

Alasan lainnya pengidap hipertensi boleh puasa karena puasa juga bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol. Kolesterol tinggi yang menumpuk di pembuluh darah akan menyebabkan terbentuknya endapan kolesterol. Ini bisa memperburuk kekakuan pada pembuluh darah yang berkaitan dengan hipertensi.

Dr. Benjamin D. Horne, direktur kardiovaskular dan epidemiologi genetik di Intermountain Medical Center Heart Institute, Amerika Serikat, menemukan fakta bahwa bila seseorang berpuasa secara teratur dapat mengurangi faktor risiko penyakit jantung, seperti kadar gula darah, trigliserida, dan berat badan.

Baca juga: Puasa Menurunkan Kolesterol, Kok Bisa?

3. Membuang Racun dalam Tubuh

Puasa juga bermanfaat sebagai proses detoksifikasi dalam tubuh. Ini karena selama kamu berpuasa, tubuh secara otomatis akan mengeluarkan racun melalui keringat, urine, atau saat buang air besar. Dengan manfaat ini, tubuh pengidap hipertensi pun menjadi lebih sehat daripada sebelumnya.

Tips Berpuasa Bagi Pengidap Hipertensi

Meski pengidap hipertensi boleh puasa, tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pengidap agar puasa bisa berjalan dengan lancar dan aman:

  • Sahur dan Berbuka Puasa dengan Menu yang Sehat

Usahakan untuk selalu memasukkan buah dan sayur-sayuran ke dalam menu sahur dan buka puasa kamu. Hindari menyantap makanan bersantan dan daging merah. Sebagai gantinya, kamu bisa menyantap ayam atau ikan yang rendah kolesterol.

Baca juga: 7 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Hipertensi

  • Batasi Asupan Garam

Pengidap hipertensi boleh puasa asalkan membatasi konsumsi makanan yang mengandung kadar garam tinggi, seperti ikan asin, makanan kaleng, dan makanan cepat saji.

  • Kurangi Minum Kopi dan Teh

Ketika sahur atau berbuka puasa, sebaiknya kurangi minum kopi atau teh yang terlalu manis.  Kamu bisa menggantinya dengan minum jus buah atau jus sayuran.

  • Olahraga Teratur

Pengidap hipertensi juga  boleh berolahraga meski sedang menjalani puasa, tapi dengan porsi latihan yang disesuaikan. Olahraga bagi pengidap hipertensi bermanfaat untuk menghindari serangan stroke, serangan jantung, dan membuat jantung lebih sehat.

Jadi, buat kamu yang memiliki tekanan darah tinggi, enggak perlu lagi khawatir untuk berpuasa. Kamu juga bisa memantau tekanan darah dalam tubuh kamu selama berpuasa dengan menggunakan aplikasi Halodoc, lho. Caranya praktis banget, tinggal pilih fitur Lab Service dan petugas lab akan datang ke rumahmu untuk memeriksa kesehatanmu. Jangan lupa download Halodoc juga ya di App Store dan Google Play sebagai teman penolong untuk menjaga kesehatan kamu.