15 April 2019

Pentingnya Minum Air Putih Saat Puasa

Pentingnya Minum Air Putih Saat Puasa

Halodoc, Jakarta - Bulan puasa adalah sebuah bulan ketika semua muslim wajib menahan haus dan lapar dari pagi hari hingga petang hari. Tubuh akan mulai menyesuaikan kembali metabolismenya ketika bulan puasa berlangsung. Saat bulan suci ini berlangsung, kamu harus terus berusaha agar tubuh kamu tetap terhidrasi untuk menjaga asupan air di dalam tubuh.

Saat puasa, tubuh dapat mengalami kekurangan air yang parah. Hal tersebut dapat menyebabkan berbagai masalah dengan tubuh manusia dan juga memengaruhi fungsinya, sehingga menimbulkan gejala mulai dari pusing, sakit perut, dan bahkan kematian. Semua orang paham tentang pentingnya air dalam kehidupan, terutama untuk tubuh. Beberapa masalah paling umum yang dapat terjadi ketika seseorang mengalami dehidrasi.

Kekurangan air saat puasa dapat menyebabkan seseorang mengalami kelelahan dan kelesuan yang parah, membuat kamu kekurangan energi fisik. Tidak hanya itu, hal ini juga dapat memberikan dampak besar pada kepala, yang mungkin menimbulkan sakit kepala parah bersama dengan pusing dan bahkan tidak sadarkan diri.

Baca Juga: Aturan Minum Air Putih saat Puasa

Kekurangan air yang parah saat puasa dapat secara signifikan dapat mengurangi sinyal ke otak. Pada akhirnya, kondisi tersebut dapat menyebabkan penyusutan otak pada seseorang yang mengalaminya. Di samping itu, dehidrasi dapat menyebabkan konstipasi, yang dapat memicu berbagai masalah kesehatan lainnya di dalam tubuh serta rasa tidak nyaman jika hal tersebut terjadi.

Kekurangan air putih saat puasa juga dapat menyebabkan meningkatkan tingkat keasaman di dalam perut, yang menyebabkan bisul perut. Sedikitnya asupan air putih saat puasa juga dapat menyebabkan sirkulasi darah yang buruk yang dapat mengurangi aliran darah di arteri dan vena. Tubuh kamu dapat menghasilkan lebih banyak kolesterol sebagai akibat dari kehilangan cairan, sehingga meningkatkan kadar kolesterol dalam proses tersebut.

Dehidrasi dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan lainnya termasuk tekanan darah tinggi atau rendah, jantung berdebar-debar, irama jantung tidak teratur, peningkatan racun dalam tubuh, nyeri sendi karena kurangnya pelumasan pada sendi, mual dan lainnya.

Baca Juga: Saat Puasa, Haruskah Minum 8 Gelas Air Putih?

Cara Mencegah Kekurangan Air Putih saat Puasa

Jika kamu khawatir tentang kehausan dan dehidrasi, kamu dapat menjalani beberapa tips yang akan membantu kamu untuk tetap terhidrasi selama Ramadan dan mengendalikan rasa haus selama puasa. Selain itu, makanan yang kamu konsumsi akan berperan penting terhadap rasa haus dan untuk memenuhi cairan pada tubuh. Hal yang dapat kamu lakukan untuk mencegah kekurangan air putih saat puasa, yaitu:

  • Minumlah setidaknya delapan gelas air setiap hari selama puasa tidak berlangsung. Jika kamu berolahraga di cuaca panas, kamu akan kehilangan lebih banyak cairan. Maka dari itu, selalu pastikan kamu minum lebih banyak air.
  • Hindari hidangan panas dan pedas, karena dapat meningkatkan rasa haus.
  • Jangan mengonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung garam. Juga hindari makan makanan asin, seperti ikan asin dan acar, karena makanan tersebut dapat meningkatkan kebutuhan tubuh akan air yang menyebabkan retensi air.
  • Makanlah buah dan sayuran segar, karena kaya akan air dan serat. Kandungan dari makanan tersebut dapat tinggal di usus untuk waktu yang lama dan mengurangi rasa haus. Pilihlah juga meminum jus buah segar daripada jus manis.
  • Usahakan untuk tidak minum air dalam jumlah besar sekaligus atau banyak selama makan. Alih-alih, minumlah air di antara waktu makan kamu dan di waktu malam hari.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Tak Sehat saat Puasa

Itulah beberapa hal yang menjelaskan pentingnya meminum air putih saat puasa. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal konsumsi air putih saat puasa, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!