Pentingnya Penanganan Tepat untuk Mengobati TB Tulang

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Pentingnya Penanganan Tepat untuk Mengobati TB Tulang

Halodoc, Jakarta - Banyak penyakit yang dapat disebabkan oleh bakteri ketika menginfeksi tubuh, salah satunya adalah tuberkulosis. Penyakit ini sangat umum diketahui terjadi pada paru-paru. Namun, tahukah kamu apabila tuberkulosis dapat menyerang tulang juga? Gangguan ini disebut juga dengan tuberkulosis atau TB tulang.

Seseorang yang mengidap TB tulang dapat mengalami beberapa gejala ketika mengidapnya, seperti terasa sakit pada punggung. Hal tersebut dapat menyebabkan terganggunya aktivitas saat terjadi. Maka dari itu, penting untuk mengetahui beberapa penanganan dini yang dapat dilakukan pada TB tulang. Berikut adalah beberapa caranya!

Baca juga: Lakukan Hal Ini untuk Mengurangi Rasa Sakit Bagi Pengidap TBC Tulang Belakang

Penanganan Dini untuk Atasi TB Tulang

Tuberkulosis adalah penyakit yang terbilang sangat menular disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Gangguan ini termasuk dalam 10 penyakit yang menimbulkan kematian di dunia. Gangguan ini paling umum terjadi pada negara berkembang seperti halnya di Indonesia. Maka dari itu, sangat penting untuk mencegahnya dan mendapatkan penanganan dini jika terserang.

Penyakit ini umumnya hanya menyerang paru-paru, tetapi pada beberapa kasus juga dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Ketika TB menyebar, gangguan ini disebut juga dengan TB luar paru. Salah satu bentuk dari penyakit TB luar paru adalah tuberkulosis atau TB pada tulang dan sendi. Bagian yang terserang penyakit ini adalah tulang belakang, tulang panjang, dan persendian.

Disebutkan dari semua kasus tuberkulosis yang terjadi, hanya sekitar 5 persen yang dapat menyerang sistem muskuloskeletal. Dari keseluruhan kasus, memang tulang belakang adalah bagian yang paling sering terserang. Maka dari itu, penting untuk mengetahui beberapa cara yang dapat dilakukan agar TB tulang dapat ditangani secara cepat. Berikut penanganan yang tepat untuk TB tulang:

  1. Pembedahan

Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menangani TB tulang pada seseorang adalah dengan melakukan pembedahan pada area yang terserang. Dalam hal ini karena tulang belakang yang paling berisiko, maka operasi pada tulang belakang harus dilakukan. Cara pembedahan yang dipilih adalah laminektomi, yaitu sebagian tulang belakang akan dihilangkan.

Baca juga: Gejala dari TBC Tulang Belakang yang Sering Diabaikan

  1. Mengonsumsi Obat

Pengobatan juga termasuk salah satu cara yang paling tepat untuk mengatasi tuberkulosis (TB) pada tulang. Seseorang yang mengidap penyakit ini mungkin harus mengonsumsi obat dalam kurun waktu antara 6 hingga 18 bulan. Obat yang umum diberikan adalah antituberkulosis, seperti rifampisin, isoniazid, etambutol, hingga pirazinamid.

Selain pembedahan dan konsumsi obat, terapi terhadap tulang belakang juga dapat dilakukan. Metode ini dapat dilakukan hingga lebih dari enam bulan, tergantung dari tingkat keparahan yang terjadi dan kondisi seseorang ketika terdiagnosis. Maka dari itu, penting untuk melihat gejala-gejala dari TB tulang agar dapat diketahui dengan cepat.

Memang masa penyembuhan dari gangguan ini terbilang sangat lama untuk kembali normal. Namun, jika penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini dideteksi segera dan ditangani dengan benar, kemungkinan sembuh dengan cepat juga akan meningkat. Pengobatan dini dilakukan juga untuk mengurangi risiko pengidapnya untuk mengalami komplikasi, seperti cacat tulang belakang hingga kelumpuhan.

Dengan mengetahui beberapa pengobatan yang harus dilakukan secepatnya jika dipastikan mengidap TB tulang, diharapkan pengidap dapat sembuh dengan cepat. Sehingga, kegiatan yang seharusnya dilakukan tidak terganggu karena penyakit yang seringnya terjadi pada tulang belakang. Kesehatan tubuh harus dijaga melebihi apa pun.

Baca juga: Hati-Hati, Tuberkulosis Bisa Menyerang Tulang Belakang!

Apabila kamu mempunyai pertanyaan terkait cara penanganan yang tepat untuk mengatasi TB tulang, dokter dari Halodoc siap menjawabnya. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari!

Referensi:
Health Line. Diakses pada 2020. Bone Tuberculosis.
NCBI. Diakses pada 2020. Bone and joint tuberculosis.