13 April 2018

Penyebab Infeksi Saluran Kemih yang Perlu Kamu Tahu dan Waspadai

Penyebab Infeksi Saluran Kemih yang Perlu Kamu Tahu dan Waspadai

Halodoc, Jakarta – Infeksi saluran kemih (ISK) adalah kondisi ketika organ yang termasuk ke dalam sistem kemih, yaitu ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra mengalami infeksi. Infeksi saluran kemih bisa terjadi pada siapa saja. Namun, wanita lebih banyak mengidap kondisi ini dibandingkan pria, dikarenakan tubuh wanita memiliki saluran uretra yang lebih pendek, sehingga wanita lebih rentan mengalami infeksi saluran kemih.

Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Kebanyakan kasus penyebab infeksi saluran kemih dikarenakan bakteri Escherichia Coli atau E. Coli yang biasanya hidup di dalam usus besar. Diperkirakan bakteri ini bisa masuk ke dalam saluran uretra seseorang dikarenakan kurang bersih ketika melakukan pembersihan setelah buang air kecil atau besar. Contohnya saja, ketika kamu menggunakan kertas toilet untuk membersihkan anus ikut menyentuh organ kelamin, maka bakteri E. Coli bisa masuk ke saluran kemih.

Penyebab infeksi saluran kemih juga bisa ditimbulkan oleh adanya gangguan kinerja pengosongan urine oleh kondisi tertentu (misal, pada sumbatan saluran kemih akibat batu ginjal). Urine yang tertampung terlalu lama di dalam kandung kemih memungkinkan bakteri untuk berkembang biak. Selain itu, penyebab infeksi saluran kemih disebabkan karena iritasi setelah berhubungan seksual.

Infeksi saluran kemih bisa sangat berisiko untuk sebagian orang yang masuk dalam kelompok:

  1. Orang yang lahir dengan kelainan struktur kemih - memiliki kelainan struktur saluran kemih sehingga membuat sistem pembuangan urine terganggu atau menyebabkan urine menumpuk di uretra. Pengidap yang mengalami kondisi ini sangat berisiko mengidap infeksi saluran kemih.
  2. Orang yang baru melakukan operasi pada saluran kemihnya.
  3. Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.
  4. Pemakai kateter atau alat bantu buang air kecil.
  5. Pengidap batu ginjal dan pria yang mengalami pembengkakan kelenjar prostat.
  6. Pengidap diabetes.
  7. Wanita – dikarenakan panjang uretra wanita lebih pendek dibandingkan uretra pria, sehingga bakteri yang masuk bisa lebih mudah mencapai kandung kemih. Selain itu, wanita yang aktif secara seksual juga rentan mengidap infeksi saluran kemih.
  8. Wanita yang menggunakan alat kontrasepsi diafragma – jenis kontrasepsi ini dapat menekan uretra dan mengganggu kinerja pengosongan urine.
  9. Wanita yang pasangannya menggunakan kondom berlapis spermisida sehingga bisa membunuh bakteri baik dan membuat bakteri jahat berkembang biak dengan mudah dan menyebabkan infeksi.
  10. Wanita yang sedang hamil.
  11. Wanita yang telah menopause. Hal ini disebabkan kurangnya kadar estrogen setelah menopause menyebabkan perubahan lingkungan pada saluran kemih, sehingga membuat bakteri lebih mudah berkembang biak di dalam alat kelamin wanita atau uretra.



Demikian penjelasan tentang penyebab infeksi saluran kemih yang sebaiknya kamu tahu. Tentu dengan mengetahui penyebab infeksi saluran kemih, kamu bisa lebih waspada terhadap penyakit infeksi saluran kemih.

Sebagai tindakan preventif, kamu bisa menanyakan langsung pada dokter yang ada di Halodoc. Melalui aplikasi kesehatan ini, kamu bisa berkomunikasi dengan dokter ahli atau terpercaya untuk mendiskusikan masalah kesehatan apa saja termasuk soal infeksi saluran kemih melalui pilihan komunikasi chat, voice, atau video call melalui layanan Contact Doctor. Kamu juga bisa membeli keperluan medis seperti obat atau vitamin melalui layanan Pharmacy Delivery yang akan mengantarkan pesananmu tidak lebih dari satu jam.

Selain itu, kamu bisa melakukan pemeriksaan darah dan juga menentukan jadwal, lokasi, dan petugas lab yang akan datang ke lokasi tujuan melalui layanan Lab Service. Hasil lab bisa dilihat langsung pada aplikasi layanan kesehatan Halodoc.  Bagaimana, cukup lengkap bukan? Tunggu apalagi, ayo download aplikasi   Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga.

Baca juga: Cari Tahu Penyebab, Gejala, & Cara Penanganan Leukosit Tinggi