Penyebab Terjadi Baby Bottle Tooth Decay

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Penyebab Terjadi Baby Bottle Tooth Decay

Halodoc, Jakarta - Meski sifatnya sementara, gigi bayi itu memiliki peran yang sangat penting dan rentan dengan masalah gigi berlubang. Kerusakan gigi pada bayi dan balita sering disebut baby bottle tooth decay atau early childhood caries. Anak membutuhkan gigi yang kuat dan sehat untuk mengunyah makanan, berbicara, dan memberikan senyum yang menawan pada semua orang yang dijumpainya. 

Tidak hanya itu, gigi pertama pada anak juga memastikan gigi dewasa masuk dan menempati semua tempatnya dengan benar. Jadi, penting untuk memulai merawat gigi dan mulut bayi dengan benar untuk membantu melindungi gigi hingga gigi dewasanya benar-benar tumbuh dengan sempurna dan mencegah terjadinya kerusakan. 

Apa yang Menyebabkan Terjadinya Baby Bottle Tooth Decay?

Pembusukan gigi terjadi ketika mulut bayi terinfeksi oleh bakteri yang menghasilkan asam. Orangtua dan pengasuh bisa menularkan bakteri ke bayi melalui air liur. Misalnya, bakteri disebarkan dengan berbagi air liur pada sendok atau cangkir, menyicip makanan sebelum diberikan pada bayi, dan membersihkan dot dari mulut orangtua atau pengasuh. 

Baca juga: Adakah Pengaruh Kesehatan Gigi pada Kecerdasan Anak?

Baby bottle tooth decay juga terjadi ketika gigi dan gusi anak terpapar pada cairan atau makanan apa pun selain air untuk jangka waktu yang lama atau sering sepanjang hari. Gula alami atau tambahan dalam cairan atau makanan diubah menjadi asam oleh bakteri di dalam mulut. Asam ini melarutkan bagian luar gigi, menyebabkan mereka membusuk. 

Kondisi ini terjadi ketika orangtua memberikan susu formula di tempat tidur, jus, minuman ringan, air gula, atau minuman yang mengandung gula. Ini juga bisa terjadi ketika anak diizinkan untuk minum apa saja selain air biasa dari cangkir pada siang dan malam hari. Meski menyusu tidak menyebabkan terjadinya baby bottle tooth decay, ibu harus memperhatikan rekomendasi dan tindakan pencegahan terjadinya pembusukan gigi pada anak. 

Gejala Baby Bottle Tooth Decay

Kerusakan gigi akan pertama kali muncul sebagai bintik putih pada garis gusi dan pada gigi depan bagian atas. Bintik ini mulanya akan sulit terlihat, bahkan pada dokter yang tidak dilengkapi dengan peralatan yang memadai. Ketika kerusakan ini memburuk, anak akan mengalami rasa sakit dan pembengkakan pada area sekitar gigi. 

Baca juga: Waspada, 4 Makanan Ini Picu Karies Gigi pada Anak

Penting untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi anak. Jika ibu melihat adanya keanehan pada struktur giginya, segera bawa anak berobat ke dokter gigi. Sekarang, ibu bisa membuat janji dengan dokter di rumah sakit terdekat lebih mudah, cukup dengan menggunakan aplikasi Halodoc

Tindakan Pencegahan Baby Tooth Decay

Baby tooth decay bisa dicegah jika ibu rutin merawat gigi sang buah hati. Hindari memberikan makanan maupun minuman di tempat tidur. Ajari anak untuk menggunakan cangkir minum sesegera mungkin jika usianya telah ada di antara 12 hingga 15 bulan. Hindari penggunaan dot atau cangkir sippy, dan jika anak menginginkan gelas sippy, isilah hanya dengan air putih. Hindari juga memberikan makanan maupun minuman manis selain ketika sedang makan. 

Baca juga: 3 Masalah Kesehatan Mulut pada Anak

Referensi: 
Healthy Children. Diakses pada 2019. How to Prevent Tooth Decay in Your Baby.
Healthline. Diakses pada 2019. Baby Bottle Tooth Decay (Infant Caries).
Mouth Healthy. American Dental Association. Diakses pada 2019. Baby Bottle Tooth Decay.