• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perawatan Skoliosis yang Tepat untuk Anak
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perawatan Skoliosis yang Tepat untuk Anak

Perawatan Skoliosis yang Tepat untuk Anak

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 06 Juni 2022

“Skoliosis adalah kelainan tulang belakang yang umumnya menimpa anak-anak. Kondisi ini memerlukan perawatan yang tepat berdasarkan kelengkungan dan kematangan tulang dan jenis kelamin anak.”

Perawatan Skoliosis yang Tepat untuk Anak

Halodoc, Jakarta – Tidak semua anak perlu menjalani perawatan skoliosis. Pengobatan skoliosis sebenarnya ditimbang melalui derajat kelengkungan tulang dan kematangan tulang.  Skoliosis sendiri adalah masalah kelainan tulang belakang yang  melengkung ke samping dan menyebabkan sakit punggung. 

Penyakit ini memang lebih sering menimpa anak-anak sebelum memasuki masa puber, yaitu usia 10 hingga 15 tahun. Di antara anak laki-laki dan perempuan sebetulnya sama-sama berisiko terkena penyakit ini. Kendati demikian, anak perempuan lebih rentan mengalami kondisi yang semakin buruk sehingga perlu ditangani secara tepat.

Ketahui Perawatan Skoliosis pada Anak-Anak

Perawatan skoliosis bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan kurva. Pada anak-anak dengan lekukan yang sangat ringan biasanya tidak memerlukan perawatan sama sekali. Kendati demikian, dokter perlu melakukan pemeriksaan rutin untuk melihat apakah lekukan tersebut memburuk seiring pertumbuhan anak..

Adapun, sejumlah faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum anak menjalani perawatan skoliosis. Pertama adalah kematangan tulang. Ketika tulang anak berhenti tumbuh, risiko bertambahnya kelengkungan mungkin rendah. Selain itu, keparahan kurva. Kura atau kelengkungan yang lebih besar, mungkin berisiko memburuk seiring waktu. 

Terakhir adalah jenis kelamin. Anak perempuan nyatanya lebih berisiko dibandingkan anak laki-laki. Setelah semua faktor tersebut dipertimbangkan, pilihan perawatan skoliosis dapat meliputi:

1. Terapi

Guna mengatasi skoliosis dan mencegah tulang punggung berbelok lebih banyak, terapi dapat dijadikan pilihan. Perawatan skoliosis ini mampu menguatkan tulang belakang dan menjaganya agar tetap lentur. Jenis terapi yang bisa dilakukan antara lain; Terapi fisik, seperti olahraga teratur, yang meliputi peregangan tangan dan latihan kekuatan. Terapi air juga bisa dilakukan untuk mengurangi tekanan pada sendi.

2. Korset Penyangga

Perawatan skoliosis lainnya adalah menggunakan penyangga kawat atau brace berbentuk korset bisa dipakai di tubuh anak. Korset penyangga ini bisa mencegah lekukan tulang punggung menjadi lebih parah. Pada orang dewasa, tujuan memakai brace adalah mengurangi tekanan pada sendi dan meringankan rasa nyeri di punggung bawah.

3. Operasi

Apabila terapi dan penggunaan korset penyangga tidak membantu, operasi sering menjadi opsi terakhir perawatan skoliosis. Operasi akan memperkuat tulang belakang dengan menggunakan sekrup dan tangkai baja. Selain itu, orang dewasa dengan kelainan piring sendi tulang belakang bisa melakukan operasi dekompresi untuk mengangkat tulang yang menekan saraf tersebut.

Anak-anak yang berusia 10 tahun dapat menjalani operasi untuk dimasukkan sebuah batang khusus di samping tulang belakang. Batang ini dapat membantu menghentikan kurva yang semakin buruk saat tulang belakang tumbuh.

Setelah operasi, anak perlu kembali ke spesialis setiap beberapa bulan untuk mendapatkan memperpanjang batang yang disesuaikan dengan pertumbuhan tulang anak. Ketika tulang telah berhenti tumbuh, batang dapat dilepas dan operasi terakhir untuk meluruskan tulang belakang dapat dilakukan.

Pada anak remaja yang tulangnya telah berhenti tumbuh, perawatan skoliosis yang bisa dilakukan adalah operasi fusi tulang belakang untuk memperbaiki kurva. Ini adalah jenis operasi besar di tulang belakang dengan cara diluruskan menggunakan batang logam, sekrup, kait atau kabel, bersama dengan potongan tulang yang diambil dari tempat lain di tubuh. Seringkali, tulang sekitar pinggul perlu sedikit diambil untuk ditanam pada tulang belakang.

Apabila para orang tua menemukan gejala skoliosis pada anak, jangan tunda untuk memeriksakannya ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat. Supaya lebih praktis, ibu bisa membuat janji rumah sakit melalui aplikasi Halodoc. Jangan tunda untuk memeriksakan anak agar kurva tidak semakin bertambah, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Scoliosis.
Medical News Today. Diakses pada 2022. Everything you need to know about scoliosis.
National Health Services. Diakses pada 2022. Scoliosis.