11 April 2019

Perkembangan Janin Usia 33 Minggu

perkembangan-janin-usia-33-minggu-halodoc

Halodoc, Jakarta – Hampir lebih dari setengah perjalanan kehamilan sudah ibu lewati. Kini usia perkembangan janin ibu sudah memasuki minggu ke-33 atau yang setara dengan bulan kedelapan. Pada minggu ini, Si Kecil masih mengalami banyak perkembangan, salah satunya adalah ia sudah bisa membedakan siang dan malam hari. Selain perkembangan janin, ibu juga perlu memerhatikan diri sendiri.

Untuk menghilangkan stres akibat ketidaknyamanan yang ibu alami atau rasa deg-degan menjelang persalinan, inilah saat yang tepat bagi ibu untuk memanjakan diri. Yuk, simak apa saja perubahan yang akan ibu dan janin alami pada usia kehamilan 33 minggu.

Pada minggu ke-33 usia kehamilan, ukuran janin ibu kira-kira sudah sebesar buah nanas dengan panjang badan dari kepala sampai kaki bisa mencapai 43 sentimeter dan berat badan 1,8 kilogram lebih. Di minggu-minggu terakhir jelang kelahiran, miliaran sel di dalam otak bayi sudah berkembang sangat pesat dan membantu bayi untuk belajar mengenai lingkungan di dalam rahim.

Si Kecil bisa mendengar, merasakan, bahkan melihat. Pupil pada mata bayi kini sudah bisa mengecil dan melebar saat mendeteksi cahaya. Karena itu, Si Kecil sudah bisa membedakan antara siang dan malam hari seiring dengan cahaya yang menembus tipisnya dinding rahim.

Sama seperti bayi yang baru lahir, bayi yang berusia 33 minggu di dalam kandungan juga banyak tidur, dan bahkan mengalami tahap tidur Rapid Eye Movement (REM). Ia juga mulai membuka dan menutup matanya pada saat tidur dan bangun.

Selain itu, organ-organ internal pada tubuh bayi juga sudah mulai terbentuk dengan sempurna dan dapat berfungsi dengan baik. Hanya saja, paru-paru Si Kecil belum benar-benar sempurna meskipun organ ini sudah siap untuk digunakan. Bayi di dalam kandungan juga sudah mengembangkan sistem kekebalan tubuhnya sendiri.

Pada perkembangan janin usia 33 minggu, kepala bayi semestinya juga sudah menghadap ke bagian bawah. Walaupun sebagian besar posisi kepala bayi sudah berada di bawah rahim pada minggu ini, namun ada pula beberapa bayi yang masih berubah-ubah posisi kepalanya.

Karena itu, bagi ibu yang ingin melahirkan secara normal, sekarang adalah saat yang paling tepat untuk mempersiapkannya. Salah satu cara untuk mendukung persalinan secara normal adalah dengan rutin mengikuti senam hamil yang banyak diadakan di rumah sakit ibu dan anak.

Baca juga: 7 Manfaat Senam Hamil dan Gerakan yang Aman Bagi Ibu

Pada minggu ini juga, tulang bayi akan terus bertumbuh dan sudah mulai mengeras. Nantinya, warna merah pada kulit bayi akan memudar secara perlahan. Selanjutnya, akan muncul lemak pada tubuh bayi untuk melindungi dan menghangatkannya. Pertambahan lemak di bagian bawah permukaan kulit bayi ini tentunya akan membuat kulit Si Kecil tidak lagi keriput, melainkan semakin mulus dan halus.

Berat badan bayi juga masih akan bertambah di beberapa minggu terakhir sebelum kehamilan. Kepala bayi akan semakin besar, menyeimbangi dengan bentuk tubuhnya yang semakin proporsional. Tapi karena kondisi inilah, gerakan bayi pada minggu ini akan lebih jarang dibanding minggu-minggu sebelumnya akibat sempitnya rahim karena bayi sudah bertumbuh semakin besar.

Perubahan pada Tubuh Ibu di Usia 33 Minggu Kehamilan

Seiring pertumbuhan bayi yang sudah semakin besar di dalam perut, cara jalan ibu mungkin akan berubah dan ibu akan mulai berjalan melenggang, seperti bebek. Menemukan posisi duduk dan posisi tidur yang nyaman juga menjadi tantangan tersendiri untuk ibu.

Baca juga: Cari Tahu 4 Posisi Tidur Ibu Hamil

Ibu juga akan mengalami sejumlah kondisi yang tidak nyaman, seperti sakit dan mati rasa pada jari, pergelangan tangan, dan tangan. Ini karena sama seperti jaringan lainnya di tubuh ibu, jaringan di pergelangan tangan ibu juga akan menahan cairan, sehingga menimbulkan rasa sakit pada carpal tunnel. Adalah jalur pada pergelangan tangan di mana terdapat saraf yang berguna untuk pergerakan jari tangan. Saraf pada tunnel ini bisa terjepit, sehingga menimbulkan mati rasa, geli atau rasa nyeri.

Untuk mengatasi hal ini, cobalah mengenakan sebuah bebat untuk menstabilkan pergelangan tangan atau menyangga tangan saat ibu tidur. Bila ibu melakukan kegiatan yang membutuhkan banyak pergerakan tangan, seperti mengetik, jangan lupa untuk mengistirahatkan tangan lalu meregangkannya.

Baca juga: 6 Gangguan Kehamilan yang Muncul di Trimester Ketiga

Nah, itulah perkembangan janin di usia 33 minggu. Ibu juga bisa bertanya-tanya mengenai masalah apa saja selama kehamilan maupun minta saran kesehatan dari dokter dengan menggunakan aplikasi Halodoc, lho. Ibu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.