• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perlu Diperhatikan, Lupus Bisa Sebabkan Gagal Ginjal
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perlu Diperhatikan, Lupus Bisa Sebabkan Gagal Ginjal

Perlu Diperhatikan, Lupus Bisa Sebabkan Gagal Ginjal

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 30 September 2021
Perlu Diperhatikan, Lupus Bisa Sebabkan Gagal GinjalPerlu Diperhatikan, Lupus Bisa Sebabkan Gagal Ginjal

“Seperti yang telah diketahui, lupus adalah penyakit autoimun kronis yang memicu peradangan di sejumlah bagian tubuh, termasuk kulit, sendi, ginjal, hingga otak. Meski dapat dialami oleh siapa saja, wanita memiliki risiko lebih tinggi ketimbang pria. Lantas, apakah penyakit lupus menjadi penyebab gagal ginjal?”

Halodoc, Jakarta - Lupus, atau yang dikenal dengan istilah lupus erythematosus, adalah penyakit yang ditandai dengan ruam kulit berbentuk seperti kupu-kupu di atas batang hidung. Ruam kulit tersebut terbentuk akibat sistem kekebalan tubuh yang berbalik melawan jaringan sehat di dalamnya, sehingga memicu kerusakan organ dan jaringan. Selain kulit yang berdampak, lupus bisa dikatakan menjadi salah satu penyebab gagal ginjal, lo.

Baca juga: 3 Pola Hidup Sehat Bagi Pengidap Infeksi Ginjal

Lupus Menjadi Salah Satu Penyebab Gagal Ginjal

Lupus menyerang organ ginjal dan memicu peradangan di dalamnya. Akibatnya, ginjal tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Salah satu fungsi pentingnya adalah menyaring zat-zat baik, dan mengeluarkan zat sisa metabolisme ke luar tubuh lewat urine. Zat-zat yang baik kemudian dikirim kembali ke seluruh sel dan organ dalam tubuh yang membutuhkan.

Kerusakan ginjal yang disebabkan oleh lupus dapat terjadi dalam intensitas ringan hingga berat. Semuanya tergantung pada kerusakan pada unit penyaringan (glomerulus) di dalam ginjal. Pasalnya, unit penyaringan memiliki peran penting, yaitu membersihkan darah dari limbah atau sisa metabolisme. Kerusakan pada unit ini memicu kerusakan ginjal parah, bahkan ginjal bisa saja kehilangan fungsinya secara keseluruhan.

Sekitar 90 persen pengidap lupus akan mengalami kerusakan ginjal. Namun, hanya 2-3 persen saja yang mengembangkan penyakit ginjal cukup parah, sehingga memerlukan pengobatan lebih lanjut. Pada beberapa pengidap, penyakit ginjal cenderung tidak menimbulkan gejala apa pun. Pada beberapa pengidap lainnya, gejala ditandai dengan:

  • Urine berwarna gelap.
  • Nyeri pinggang.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Kenaikan berat badan akibat cairan berlebih.
  • Pembengkakan di sekitar mata, tangan, dan kaki.

Jika sejumlah gejala tidak ditangani dengan langkah yang tepat, maka tubuh akan kehilangan zat-zat penting di dalamnya, seperti protein dan darah. Hal tersebut dikarenakan, ginjal gagal menyaring zat penting yang seharusnya diedarkan ke seluruh tubuh. Ginjal justru mengeluarkan zat-zat penting tersebut keluar dari dalam tubuh bersamaan dengan urine. Jika kondisi tersebut dibiarkan begitu saja, maka gagal ginjal pun tidak dapat dihindari.

Baca juga: Alami Gejala Gangguan pada Ginjal, Kapan Harus ke Dokter?

Diagnosis dan Pengobatan

Bagaimana caranya mengetahui penyakit lupus dapat menyerang ginjal? Biasanya, dokter akan melakukan pengujian darah dan urine untuk mengetahui ini. Tes urine dapat memeriksa jumlah protein, darah, dan hal-hal lain untuk menunjukkan adanya kerusakan ginjal. Sementara itu, tes darah untuk kreatinin serum dapat digunakan untuk menghitung tingkat glomerular filtration (GFR), yang menunjukkan seberapa baik ginjal dalam menyaring limbah dari darah.

Ketika sudah sampai pada tahap gagal ginjal, maka proses pencucian darah (hemodialisis) sangat dipertimbangkan untuk dilakukan secara berkala. Tindakan tersebut dilakukan supaya racun yang seharusnya keluar bersamaan dengan urine dapat keluar, dan zat yang dibutuhkan tubuh dapat disaring dengan baik. Jika prosedur cuci darah sudah tidak berdampak baik, transplantasi ginjal menjadi salah satu pertimbangan, meski dinilai sulit dan sangat mahal.

Pengidap lupus yang menerima transplantasi ginjal akan diberikan obat. Obat tersebut berfungsi untuk mencegah tubuh menolak ginjal baru yang hendak dipasangkan. Kebanyakan pengidap harus mengonsumsi obat selama bertahun-tahun, dan melakukan pemeriksaan secara berkala. Agar penyakit tidak kambuh, pengidap dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas yang melelahkan, agar kondisi ginjal mampu bertahan dengan baik.

Baca juga: Dehidrasi Kronis Dapat Sebabkan Terjadinya Gagal Ginjal

Itulah penjelasan bagaimana lupus menjadi penyebab gagal ginjal. Jika ada hal yang ingin ditanyakan seputar penyakit, atau prosedur penanganan terkait dengan penyakit tertentu, kamu bisa diskusikan langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc. Segera download di sini jika belum memiliki aplikasinya.

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg

Referensi:
National Kidney Foundation. Diakses pada 2021. Lupus and Kidney Disease (Lupus Nephritis).
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Lupus Nephritis.
Lupus. Diakses pada 2021. Lupus and the kidneys.