• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perlu Tahu, Ini 6 Penyakit Paru yang Rentan Dialami oleh Lansia
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perlu Tahu, Ini 6 Penyakit Paru yang Rentan Dialami oleh Lansia

Perlu Tahu, Ini 6 Penyakit Paru yang Rentan Dialami oleh Lansia

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 15 November 2021
Perlu Tahu, Ini 6 Penyakit Paru yang Rentan Dialami oleh Lansia

“Lansia sangat rentan mengalami penyakit paru. Contohnya penyakit penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), emfisema, pneumonia, hingga hipertensi paru. Penyakit paru ini bisa dipicu oleh kebiasaan tidak menyehatkan sejak saat muda, atau akibat perubahan struktural paru selama proses penuaan. Sayangnya, penyakit paru lansia sulit didiagnosis dari awal dan terlanjur memiliki gejala yang berat.”

Halodoc, Jakarta – Penuaan berpengaruh pada beberapa perubahan struktural dalam sistem pernapasan. Hal tersebut mengakibatkan lansia rentan terhadap penyakit paru. Gejala penyakit paru yang umum dialami lansia yaitu batuk dan dispnea, dan itu memerlukan pendekatan bertahap untuk diagnosis kondisi dasarnya. 

Lansia yang memiliki penyakit paru terkadang sering salah diagnosis dan tidak diobati dengan tepat. Itulah pentingnya untuk mengetahui apa saja penyakit paru yang rentan dialami lansia. Supaya jika ada gejala tertentu yang berkaitan dengan pernapasan atau paru-paru, bisa segera mendapatkan penanganan medis. 

Berikut ini beberapa penyakit paru yang rentan dialami oleh lansia dan perlu diwaspadai:

  1. Penyakit Paru Obstruktif Kronis

Penyakit paru obstruktif kronis atau PPOK adalah istilah umum yang mencakup berbagai penyakit yang merusak paru-paru. Penyakit ini juga membatasi kemampuan lansia untuk menghembuskan napas secara normal. 

Hal tersebut ditandai dengan sesak napas, ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas fisik tanpa merasa lelah, dan batuk berdahak. Terutama saat bangun di pagi hari. 

Seperti asma, penyakit ini mempengaruhi saluran udara. Meskipun perkembangan penyakit membutuhkan waktu bertahun-tahun, tapi bisa jadi sulit untuk didiagnosis. Penyakit ini sering disalahartikan sebagai penuaan bertahap dan penurunan alami fungsi paru-paru. 

  1. Emfisema

Penyakit paru ini umumnya disebabkan oleh kebiasaan merokok. Emfisema adalah penyakit berbahaya yang mempengaruhi saluran udara dan kantung udara (alveoli) di paru-paru. Hal tersebut membuat pernapasan jadi sulit. 

Bisa dibilang emfisema merupakan bentuk PPOK yang terjadi secara progresif ketika alveoli tidak dapat memperbaiki diri dari paparan kontaminasi.

  1. Kanker Paru-paru

Penyakit paru ini juga sulit dideteksi. Biasanya masalah dimulai di area paru-paru mana pun ketika mutasi DNA menyebabkan sel-sel yang tidak beraturan, berkembang biak secara tidak terkendali.

Gejalanya bisa memakan waktu bertahun-tahun untuk berkembang. Jika gejala muncul maka berupa batuk kronis, mengi, perubahan suara, dan batuk darah. Penyakit paru ini disebabkan merokok dan asap rokok, paparan asbes, knalpot diesel, radon, radiasi, dan kontaminan udara lainnya. 

  1. Fibrosis Kistik

Fibrosis kistik adalah kondisi genetik yang menyumbat saluran udara seorang lansia dengan lendir kental dan lengket. Hal tersebut menyebabkan infeksi bakteri berbahaya dan berulang di paru-paru. Fibrosis kistik juga menghalangi pankreas yang menghambat penyerapan nutrisi pada lansia. 

  1. Hipertensi Paru

Kondisi yang mengancam jiwa ini mempengaruhi arteri pulmonalis dan menyebabkan tekanan darah tinggi. Ada kemungkinan hipertensi paru disebabkan oleh genetik. Namun, mungkin juga akibat pembekuan darah, gagal jantung kongestif, sleep apnea, dan penyakit lainnya. 

Meskipun gejalanya tidak langsung terasa, tapi gejala akan memburuk seiring bertambah usia. Jika gejala muncul, maka berupa sesak napas saat beraktivitas, nyeri dada, kelelahan, dan pembengkakan pada pergelangan kaki. 

  1. Radang Paru-paru

Radang paru-paru atau pneumonia adalah infeksi bakteri, virus, atau jamur yang menyebabkan alveolus dan area interstitium paru-paru terisi cairan, sehingga lansia sulit bernapas. Gejalanya meliputi demam, menggigil, sesak napas, batuk kronis, dan nyeri. 

Terutama bagi  lansia perokok atau memiliki penyakit kronis lainnya, sangat rentan terhadap pneumonia. Bagi lansia dengan penyakit kronis, sangat dianjurkan untuk mendapatkan vaksin pneumonia, vaksin flu, mencuci tangan, dan perawatan ekstra selama musim dingin. 

Itulah beberapa penyakit paru yang paling sering mengintai lansia. Jika kamu memiliki keluarga lansia yang memiliki gejala penyakit paru, jangan tunda untuk segera menghubungi dokter di aplikasi Halodoc. Dengan begitu kamu bisa tahu bagaimana perawatan yang tepat. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg

Referensi:

Intermountain Healthcare. Diakses pada 2021. The 16 Most Common Respiratory Diseases for Seniors
Ats Journal. Diakses pada 2021. The Aging Lung and Chronic Obstructive Pulmonary Disease Similarity and Difference