• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perlu Tahu, Ini Penyebab Kanker Darah yang Perlu Diwaspadai
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perlu Tahu, Ini Penyebab Kanker Darah yang Perlu Diwaspadai

Perlu Tahu, Ini Penyebab Kanker Darah yang Perlu Diwaspadai

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 14 Januari 2022

“Sebaiknya jangan abaikan kesehatan darah. Selain anggota tubuh lain, darah juga bisa mengalami penyakit kanker. Ada beberapa pemicu yang dapat menjadi penyebab kanker darah, seperti merokok, paparan radiasi berlebihan, hingga paparan bahan kimia.”

Perlu Tahu, Ini Penyebab Kanker Darah yang Perlu Diwaspadai

Halodoc, Jakarta – Darah merupakan cairan dalam tubuh yang memiliki peranan penting dalam mengirimkan oksigen dan zat-zat lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh. Bukan itu saja, darah juga memiliki peranan penting dalam melawan infeksi virus atau bakteri dalam tubuh. Hampir sama dengan bagian tubuh lainnya, darah juga bisa mengalami gangguan kesehatan, salah satunya adalah penyakit kanker.

Kanker darah terjadi ketika sel darah sehat mengalami perubahan sehingga menyebabkan munculnya sel darah abnormal. Sel darah abnormal bisa muncul secara tidak terkendali, sehingga mengganggu fungsi sel darah sehat. Ada beberapa faktor risiko yang dapat menjadi penyebab kanker darah. Yuk, simak lebih banyak mengenai penyebab kanker darah yang perlu diwaspadai.

Penyebab Kanker Darah yang Perlu Diwaspadai

Kanker darah menyebabkan produksi sel darah sehat terganggu. Hal ini disebabkan sel kanker dapat memengaruhi fungsi dari sumsum tulang yang bertugas memproduksi sel darah sehat. Saat sel darah yang abnormal semakin menumpuk, kondisi ini dapat menyebar menuju kelenjar getah bening, limpa, hati, paru-paru, hingga ginjal.

Tentunya kondisi ini akan menyebabkan sejumlah gejala pada pengidap kanker darah. Ada beberapa gejala yang kerap dialami pengidap kanker darah, seperti muncul memar, lebih mudah mengalami perdarahan, penurunan berat badan, pembengkakan kelenjar getah bening, lebih sering mengalami infeksi, hingga demam yang tidak kunjung membaik.

Penyebab kanker darah berbeda-beda disesuaikan dengan jenis kanker darah. Leukemia terjadi akibat sel pada sumsum tulang tidak berkembang secara normal. Hal ini membuat sel darah putih dalam tubuh berkembang secara tidak terkendali dan hidup lebih lama dari waktu normal.

Kanker darah limfoma terjadi ketika sel kanker menyerang limfosit. Hal ini membuat sistem imun tubuh akan semakin menurun dan membuat tubuh rentan mengalami infeksi. 

Jenis kanker darah yang terakhir adalah multiple myeloma. Penyakit ini terjadi ketika sel plasma yang abnormal muncul pada sumsum tulang. Sel abnormal dapat berkembang dengan cepat dan menyebabkan kerusakan pada bagian tubuh lainnya, seperti tulang atau ginjal.

Tentunya penyebab kanker darah bisa dipicu oleh beberapa pemicu. Berikut ini faktor pemicu yang dapat menjadi penyebab kanker darah, yaitu:

  1. Kebiasaan Merokok

Merokok menjadi kebiasaan buruk yang sebaiknya dihentikan. Bukan hanya menyebabkan gangguan kesehatan pada paru-paru dan jantung, kebiasan ini juga dapat meningkatkan risiko kanker darah semakin memburuk.

Hal ini terjadi karena berbagai kandungan kimia dalam rokok menekan fungsi kerja imun tubuh dalam tubuh. Dengan begitu, imun tubuh tidak dapat melawan sel kanker di awal perkembangannya. Kondisi ini membuat sel kanker lebih mudah untuk berkembang. 

Selain itu, kimia dalam rokok juga bisa menyebabkan kerusakan sel DNA dalam darah yang memicu perkembangan sel kanker. Bukan hanya perokok aktif, perokok pasif pun memiliki risiko yang sama.

  1. Paparan Radiasi

Paparan radiasi yang terlalu tinggi juga berisiko menyebabkan kanker darah. Jika kamu menjalani terapi radiasi untuk pengobatan jenis kanker lainnya sebaiknya tanyakan langsung pada dokter mengenai efek samping yang bisa dialami dan cara untuk mencegahnya.

  1. Paparan Bahan Kimia

Bekerja di lingkungan yang membuat kamu mengalami paparan bahan kimia, seperti benzena dan formaldehida menyebabkan risiko kanker darah meningkat. Pastikan kamu menggunakan alat kerja yang optimal untuk menurunkan risiko paparan bahan kimia.

Itulah beberapa faktor pemicu yang perlu kamu hindari untuk menurunkan risiko kanker darah. Selain itu, usia lanjut dan jenis kelamin pria pun lebih tinggi berisiko mengalami penyakit ini. Untuk itu tetap jaga kesehatan dengan menjalani gaya hidup sehat dan mengonsumsi makanan sehat agar kesehatan tetap optimal.

Jangan ragu untuk segera tanyakan keluhan kesehatan yang kamu alami pada dokter spesialis di Halodoc. Segera periksakan kondisi kesehatan di rumah sakit agar gangguan kesehatan yang kamu alami dapat segera diatasi dengan baik.

Tidak perlu khawatir, kamu bisa melakukan pemeriksaan dengan beberapa dokter rekomendasi Halodoc di beberapa rumah sakit terdekat. Berikut rekomendasinya:

Dokter Spesialis Bedah Onkologi yang aktif melayani pasien di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. DR. Samuel Johny Haryono mendapatkan gelar spesialisnya setelah menamatkan pendidikan di Universitas Indonesia, Depok pada tahun 2006.

Beliau yang tergabung dalam Ikatan Ahli Bedah Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia dapat memberikan layanan konsultasi seputar bedah onkologi.

Dokter Spesialis Bedah Onkologi yang aktif melayani pasien di RS Hermina Banyumanik, RSI Sultan Agung, RS dr. Soedjono Magelang. dr. Saptadi Setya Basuki mendapatkan gelar spesialisnya setelah menamatkan pendidikan di Universitas Diponegoro.

Beliau yang tergabung dalam Ikatan Ahli Bedah Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia sebagai anggota ini dapat memberikan layanan konsultasi seputar bedah onkologi.

Dokter Spesialis Bedah Onkologi yang aktif melayani pasien di RS Telogorejo Semarang, Columbia Asia Hospital Semarang. dr. Selamat Budijitno mendapatkan gelar spesialisnya setelah menamatkan pendidikan di Universitas Diponegoro.

Beliau yang tergabung dalam Ikatan Ahli Bedah Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia sebagai anggota ini dapat memberikan layanan konsultasi seputar bedah onkologi.

Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Referensi:

Yale Medicine. Diakses pada 2022. Blood Cancers.
Web MD. Diakses pada 2022. Signs of Blood Cancer and How It’s Diagnosed.
CDC. Diakses pada 2022. Smoking and Cancer.
American Cancer Society. Diakses pada 2022. Risk Factors for Acute Myeloid Leukemia (AML).
American Society of Hematology. Diakses pada 2022. Blood Cancers.