Pola Hidup Sehat untuk Pengidap Kanker Otak

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
pola-hidup-sehat-untuk-pengidap-kanker-otak-halodoc

Halodoc, Jakarta – Didiagnosis mengidap kanker otak memang bisa meruntuhkan hidup seseorang. Sedih, khawatir, dan kehilangan semangat hidup adalah perasaan-perasaan yang wajar muncul di dalam diri pengidap. Itulah mengapa peran keluarga dan teman sangat penting untuk membantu pengidap agar tetap memiliki semangat untuk sembuh. Ada beberapa pilihan pengobatan yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan kanker otak. Namun, selain menjalani pengobatan, pengidap juga perlu menjalani pola hidup sehat yang bisa membantu proses penyembuhan. Simak penjelasannya di sini

Baca juga: Agung Hercules Kena Kanker Glioblastoma, Ini Penjelasannya

Bagi pengidap kanker otak, pemilihan makanan sangat penting dan harus diperhatikan. Hal ini karena di dalam tubuh pengidap kanker, terjadi proses metabolisme yang tidak biasa. Kanker menyebabkan proses metabolisme protein berubah, sehingga mengakibatkan kaheksia. Kaheksia adalah sindrom kehilangan berat badan yang terjadi secara progresif dan ditandai dengan kehilangan jaringan lemak dan otot. Itulah mengapa kebanyakan pengidap kanker, tubuhnya semakin kurus dan ototnya juga mengecil. 

Perubahan metabolisme protein yang dialami oleh pengidap kanker disebabkan karena adanya produksi sitokin inflamasi atau zat-zat yang menyebabkan peradangan dan produksi lipid mobilizing factor (LMF), serta proteolysis inducing factor (PIF) yang mengakibatkan jaringan otot pengidap kanker semakin berkurang.

Karena itu, pengaturan makanan yang dikonsumsi serta mengenali makanan pantangan untuk pengidap kanker otak sangat penting. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan pengidap kanker otak:

1. Pemberian Makanan Sebaiknya Disesuaikan dengan Kondisi Pengidap

Pemberian makanan sebaiknya mempertimbangkan kondisi pengidap saat itu. Beberapa pengidap kanker tidak bisa menerima makanan dalam jumlah banyak sekaligus. Pihak keluarga perlu membicarakan hal ini lebih lanjut dengan dokter gizi, agar kebutuhan nutrisi pengidap tetap terpenuhi.

2. Hindari Karbohidrat Simpleks

Contoh sumber makanan berkarbohidrat kompleks yang perlu dihindari pengidap kanker otak, antara lain minuman manis, permen, kue bolu, dan sirup. Hal ini karena gula, khususnya karbohidrat kompleks, apabila jumlahnya berlebih di darah, maka bisa meningkatkan produksi sitokin inflamasi. Kadar zat yang menyebabkan peradangan tersebut sudah cukup banyak di dalam tubuh pengidap kanker. Jadi, jangan sampai makanan berkarbohidrat simpleks semakin memperburuk kondisi pengidap.  

Daripada mengonsumsi karbohidrat simpleks, pengidap kanker otak dianjurkan untuk memperbanyak karbohidrat kompleks, seperti serat pada buah dan sayuran. Karbohidrat kompleks lebih lama dipecah di dalam tubuh, sehingga tidak langsung menaikkan kadar gula darah, jadi lebih aman dibandingkan karbohidrat simpleks.

3. Hindari Makanan Berlemak

Tidak hanya jenis makanan, perhatikan juga bagaimana cara makanan tersebut diolah. Hindari mengonsumsi makanan yang digoreng. Hal ini karena makanan yang digoreng biasanya mengandung banyak lemak jenuh dan trans fat yang juga bisa meningkatkan produksi sitokin inflamasi. Sebaiknya, perbanyak konsumsi lemak tidak jenuh seperti yang terdapat pada alpukat.

4. Batasi Konsumsi Daging

Konsumsi daging bisa meningkatkan risiko kanker. Beberapa sumber juga menyatakan bahwa konsumsi daging juga memicu dihasilkannya sitokin inflamasi.

Baca juga: Awas, 5 Makanan Ini Bisa Picu Kanker Otak

Selain memerhatikan makanan yang dikonsumsi, berikut ini pola hidup sehat lainnya yang dianjurkan bagi pengidap kanker otak:

5. Tetap Aktif Berolahraga

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa berolahraga aman dilakukan bagi pengidap kanker, bahkan aktivitas fisik tersebut dapat meningkatkan kondisi kesehatannya, seperti menjaga berat badan tetap ideal dan menghilangkan depresi.

6. Jaga Kesehatan Mental

Menjaga kesehatan mental juga sangat penting bagi pengidap kanker otak agar terhindar dari kecemasan dan depresi yang berlebihan.

Baca juga: Jangan Takut, Radiasi Smartphone Tidak Sebabkan Kanker Otak

Itulah beberapa pola hidup sehat yang bisa dijalani pengidap kanker otak. Kamu juga bisa melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit terdekat melalui Halodoc, lho. Buat janji dengan dokter pun kini jadi lebih mudah. Tinggal daftar online dari mana saja, pilih dokter dan jadwal pertemuan. Sampai rumah sakit, tinggal ketemu dokter deh. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
American Brain Tumor Association. Diakses pada 2019. Living With a Brain Tumor.
ABC2. Diakses pada 2019. Tips for Staying Healthy When You Have Brain Cancer.