26 March 2019

Pola Makan Sehat untuk Pengidap Sirosis

Pola Makan Sehat untuk Pengidap Sirosis

Halodoc, Jakarta - Sirosis adalah tahap lanjutan dari berbagai penyakit hati yang mengakibatkan sel hati berganti menjadi jaringan parut. Jaringan parut yang terlalu banyak mencegah jalannya aliran darah ke hati. Kondisi ini menyebabkan hati rusak dan kehilangan fungsinya. Sirosis berpotensi menghambat penyerapan nutrisi untuk tubuh sehingga pengidapnya bisa kekurangan gizi.

Baca Juga: Kenalan dengan Sirosis dan Gejalanya

Pengidap sirosis umumnya mengalami asites, kondisi di mana rongga antara dinding perut dan organ perut dipenuhi oleh cairan berwarna bening kekuningan (serosa). Cairan serosa berfungsi memberikan ruang pada organ perut, melindungi organ perut dari gesekan, dan membantu proses pencernaan makanan mengandung karbohidrat.

Pada pengidap sirosis, kelenjar serosa bisa memproduksi lebih banyak cairan hingga memenuhi rongga perut dan membuat perut buncit. Agar kondisi sirosis tidak memburuk, pengidapnya perlu melakukan pola makan sehat berikut ini.

1. Batasi Asupan Garam

Makanan yang terlalu asin dapat memperburuk sirosis karena natrium mendorong tubuh untuk menahan air. Sebaiknya batasi konsumsi makanan asin, penggunaan garam saat memasak, dan penggunaan bumbu atau makanan kalengan yang tinggi natrium. Sebagai pengganti garam, pengidap bisa menggunakan jus lemon atau bumbu rempah lainnya. Selain itu, perhatikan label makanan untuk memeriksa jumlah natrium saat berbelanja.

Hindari juga makanan cepat saji karena cenderung tinggi garam. Semakin banyak cairan yang menumpuk, semakin besar kebutuhan pengidap untuk menghindari garam. Dokter mungkin akan meresepkan diuretik untuk membantu buang air kecil lebih banyak. Perlu diketahui bahwa batas asupan garam adalah sekitar lima gram atau setara satu sendok teh per hari.

Baca Juga: Perbedaan Penyakit Sirosis dan Hepatitis yang Perlu Diketahui

2. Penuhi Asupan Kalori dan Protein

Pengidap sirosis membutuhkan lebih banyak kalori dan protein tambahan. Pasalnya  pengidap sirosis akan mengalami penurunan berat badan akibat kehilangan nafsu makan, serta mengalami mual dan muntah. Kondisi ini menyebabkan pengidap sirosis kekurangan mineral, kalsium, dan magnesium.

Pengidap disarankan untuk sering makan dalam porsi kecil, yaitu 4-7 kali sehari. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengidap sirosis lebih baik mendapatkan protein dari sayuran seperti kacang-kacangan, lentil, dan tahu. Telur dan produk susu juga lebih baik dibandingkan konsumsi daging yang cenderung tinggi natrium.

Untuk mendorong makanan lebih cepat dicerna oleh usus, biasanya dokter akan meresepkan sirup lactulose. Melalui cara ini, makanan akan mudah dicerna dan air akan lebih sedikit diserap sehingga hati tidak perlu bekerja dengan keras.

Pencegahan Penyakit Sirosis

Risiko penyakit sirosis dapat dicegah dengan menghindari faktor penyebabnya. Hal yang dapat dilakukan adalah:

  • Kurangi konsumsi alkohol berlebih.
  • Terapkan pola makan yang dengan mengkonsumsi sayur dan buah-buahan.
  • Kurangi makanan yang digoreng dan berlemak tinggi.
  • Menjaga berat badan agar tetap ideal.
  • Hindari gaya hidup yang meningkatkan risiko infeksi hati seperti seks bebas atau penggunaan obat-obatan terlarang.

Baca Juga : Cara Penanganan Terbaik untuk Mengatasi Sirosis

Selain menghindari risiko di atas, kamu juga perlu konsumsi vitamin dan suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sekarang, nggak perlu repot pergi ke apotek untuk beli vitamin. Kamu bisa langsung membelinya lewat aplikasi Halodoc. Gunakan fitur Buy Medicine yang ada di aplikasi Halodoc, lalu pesanan akan diantar ke tempat tujuan. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!