• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pola Makan Sehat untuk Pengidap Sirosis
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pola Makan Sehat untuk Pengidap Sirosis

Pola Makan Sehat untuk Pengidap Sirosis

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 03 September 2021
Pola Makan Sehat untuk Pengidap Sirosis

Pola makan sehat penting bagi pengidap sirosis. Selain bisa membantu memberikan nutrisi yang cukup, pola makan sehat juga membantu meringankan kerja hati, sehingga kondisi organ tersebut tidak semakin buruk. Pengidap sirosis dianjurkan untuk membatasi asupan garam, lemak, menghindari alkohol, menjauhi daging dan seafood yang tidak matang, serta memenuhi asupan kalori dan protein.

Halodoc, Jakarta - Sirosis adalah tahap akhir jaringan parut (fibrosis) hati yang disebabkan oleh berbagai bentuk penyakit dan kondisi hati, seperti hepatitis dan alkoholisme kronis. Sirosis bisa mengakibatkan terbentuknya jaringan parut. Bila jaringan parut semakin banyak seiring perkembangan penyakit, hal itu bisa menyebabkan hati menjadi rusak dan kehilangan fungsinya. 

Organ hati yang rusak berpotensi menghambat penyerapan nutrisi di dalam tubuh. Itulah mengapa tidak sedikit pengidap sirosis mengalami kekurangan gizi.  Jadi, bila kamu mengidap sirosis, penting bagi kamu untuk memerhatikan makanan dan minuman yang kamu konsumsi sehari-hari. Terutama yang mengandung protein, garam, dan gula, karena bisa membuat hati yang sudah lemah bekerja lebih keras. Dengan menerapkan pola makan sehat, kamu bisa menjaga kondisi hati agar tidak semakin buruk. Simak ulasan selengkapnya di sini.

Baca Juga: Benarkah Sirosis Tidak Dapat Disembuhkan?

Pentingnya Pola Makan Sehat untuk Pengidap Sirosis

Hati memiliki banyak fungsi bagi kesehatan tubuh yang menjadikannya salah satu organ paling vital. Bila organ tersebut rusak akibat sirosis, ia tidak bisa menjalankan salah satu fungsi pentingnya secara efisien, yaitu membantu tubuh mendapatkan nutrisi dari yang kamu konsumsi.

Nah, pola makan sehat bisa membantu pengidap sirosis untuk mendapatkan nutrisi yang cukup, mengurangi beban pekerjaan hati, mencegah komplikasi, dan kerusakan hati lebih lanjut. Penelitian sudah menunjukkan bahwa pengidap penyakit hati yang tidak mendapatkan cukup gizi lebih berisiko mengalami komplikasi dari sirosis, termasuk kematian.

Sayangnya, jaringan parut yang terbentuk akibat sirosis tidak bisa membaik. Namun, pola makan sehat bisa membantu memperbaiki kondisi pengidap untuk menjalani hidup berkualitas.

Pola Makan yang Tepat untuk Pengidap Sirosis

Berikut ini pola makan sehat untuk pengidap sirosis:

1. Batasi Asupan Garam

Makanan yang terlalu asin dapat memperburuk sirosis karena natrium mendorong tubuh untuk menahan air. Sebaiknya batasi konsumsi makanan asin, penggunaan garam saat memasak, dan penggunaan bumbu atau makanan kalengan yang tinggi natrium. Sebagai pengganti garam, pengidap bisa menggunakan jus lemon atau bumbu rempah lainnya. Selain itu, perhatikan label makanan untuk memeriksa jumlah natrium saat berbelanja.

Hindari juga makanan cepat saji karena cenderung tinggi garam. Semakin banyak cairan yang menumpuk, semakin besar kebutuhan pengidap untuk menghindari garam. Dokter mungkin akan meresepkan diuretik untuk membantu buang air kecil lebih banyak. Perlu diketahui bahwa batas asupan garam adalah sekitar lima gram atau setara satu sendok teh per hari.

2. Penuhi Asupan Kalori dan Protein

Pengidap sirosis membutuhkan lebih banyak kalori dan protein tambahan. Pasalnya, pengidap sirosis biasanya akan mengalami penurunan berat badan akibat kehilangan nafsu makan, serta mengalami mual dan muntah. Kondisi ini menyebabkan pengidap sirosis kekurangan mineral, kalsium, dan magnesium.

Pengidap disarankan untuk sering makan dalam porsi kecil, yaitu 4–7 kali sehari. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengidap sirosis lebih baik mendapatkan protein dari sayuran, seperti kacang-kacangan, lentil, dan tahu. Telur dan produk susu juga lebih baik dibandingkan konsumsi daging yang cenderung tinggi natrium.

Agar makanan bisa dicerna oleh usus dengan cepat, biasanya dokter akan meresepkan sirup lactulose. Melalui cara ini, makanan akan mudah dicerna dan air akan lebih sedikit diserap sehingga hati tidak perlu bekerja dengan keras.

3. Hindari Alkohol

Pengidap sirosis perlu menghindari alkohol dalam jumlah berapa pun, karena minuman tersebut berpotensi menyebabkan lebih banyak kerusakan hati, bahkan gagal hati. Alkohol juga bisa menyebabkan kekurangan gizi dan masalah kesehatan lainnya.

Baca juga: Inilah Cara Alkohol Pengaruhi Kesehatan Liver

4. Batasi Asupan Lemak

Tubuh mencerna lemak dengan menggunakan empedu, cairan berwarna kuning-hijau yang dibuat di hati. Ketika organ tersebut rusak, produksi dan suplai empedu akan terpengaruh, yang akhirnya menyebabkan gejala pencernaan. Pengidap sirosis disarankan untuk membatasi makanan berlemak, karena hati yang sudah tidak berfungsi dengan baik akan kesulitan memprosesnya. Namun, lemak sehat bisa dikonsumsi dalam jumlah sedang.

5. Hindari Daging atau Makanan Laut Mentah atau Setengah Matang

Orang dengan kerusakan hati akibat sirosis memiliki fungsi kekebalan yang terganggu, yang berarti bakteri dan virus yang bisa dibawa oleh makanan mentah atau setengah matang bisa menyebabkan infeksi yang berpotensi serius.

Baca Juga: 3 Makanan Sehat untuk Mencegah Sirosis

Bila kamu ingin bertanya lebih lanjut mengenai sirosis dan pola hidup sehat yang perlu dijalani, jangan ragu untuk menanyakannya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter untuk bertanya apa saja seputar kesehatan melalui Video/Voice Call dan Chat. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!


This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg

Referensi:
Verywell. Diakses pada 2021. What to Eat When You Have Cirrhosis.