• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pria Alami Disfungsi Seksual, Perlukah Lakukan Cek Sperma?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pria Alami Disfungsi Seksual, Perlukah Lakukan Cek Sperma?

Pria Alami Disfungsi Seksual, Perlukah Lakukan Cek Sperma?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani : 27 Agustus 2020
Pria Alami Disfungsi Seksual, Perlukah Lakukan Cek Sperma?

Halodoc, Jakarta – Disfungsi seksual atau masalah seksual bisa dialami pria maupun wanita. Ketika kondisi ini dialami oleh pria, mereka mungkin sulit mendapat kepuasan dari aktivitas seksual. Sayangnya, karena seks masih sering dianggap tabu, tak sedikit pria yang malu untuk membicarakan masalah seksual ini. 

Padahal, disfungsi seksual bukan masalah yang ringan karena jika tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin masalah ini mengganggu hubungan kamu dengan pasangan. Nah, berikut seputar disfungsi seksual yang perlu kamu ketahui. 

Baca juga: Hati-Hati, Ini 5 Tanda Disfungsi Seksual pada Wanita

Jenis Disfungsi Seksual dan Penyebabnya

Disfungsi seksual ada banyak jenisnya dan setiap tipe masalah seksual ini punya penyebab yang berbeda-beda pula. Berikut berbagai jenis disfungsi seksual beserta penyebabnya:

1. Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi terjadi ketika pria tidak bisa mendapatkan atau mempertahankan ereksi saat melakukan hubungan seksual atau jenis aktivitas seksual lainnya. Penyebabnya bisa karena masalah fisik atau psikologis. Penyebab fisik termasuk penyakit jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi. 

Kebiasaan minum alkohol, merokok, dan obat-obatan terlarang serta penggunaan obat resep juga dapat menyebabkan masalah ereksi. Sedangkan penyebab psikologis bisa karena mencemaskan pekerjaan, uang, hubungan, dan masalah keluarga. 

2. Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini terjadi ketika pria mengalami ejakulasi lebih cepat dari yang diinginkannya saat berhubungan intim. Nah, jenis disfungsi seksual inilah yang bisa mengganggu hubungan kamu dengan pasangan. Ejakulasi dini bisa disebabkan oleh masalah psikologis seperti mencemaskan kemampuan seksual, stres, masalah yang belum terselesaikan dalam suatu hubungan atau depresi.

Baca juga: Tes Medis untuk Diagnosis Disfungsi Seksual

3. Kehilangan Gairah Seks

Kehilangan dorongan seks atau sering disebut dengan penurunan libido terjadi ketika menurunnya minat untuk melakukan hubungan seksual. Masalah dapat dikaitkan dengan sejumlah faktor, termasuk masalah hubungan, stres, kecemasan, beberapa kondisi medis, dan efek samping pengobatan.

Perlukah Melakukan Cek Sperma?

Cek sperma sering kali dilakukan oleh pasangan yang ingin punya momongan. Namun, tes ini juga sering direkomendasikan pada pria yang mengalami disfungsi seksual untuk memeriksa kualitas sperma. Melalui tes sperma, dokter dan pengidap disfungsi seksual dapat mengetahui jumlah sperma dalam cairan yang diejakulasi selama orgasme. 

Tidak perlu waktu lama, hasil tes sperma umumnya bisa diketahui dalam beberapa menit. Tes tersebut bekerja dengan mendeteksi protein yang hanya ditemukan dalam sperma. Jika tes sperma menunjukkan bahwa konsentrasi sperma rendah (negatif), dokter mungkin akan merekomendasikan kamu untuk menjalani evaluasi kesuburan lengkap. Sedangkan, hasil tes yang positif menunjukkan bahwa konsentrasi sperma dianggap normal.

Baca juga: 4 Kondisi yang Bisa Dideteksi dengan Cek Sperma

Bukan cuma bisa mengetahui konsentrasi sperma saja, melalui tes sperma dokter juga akan menguji seberapa banyak volume sperma yang kamu keluarkan, jumlah sperma total, vitalitas, gerakan, dan bentuk sperma. Kalau kamu mengalami disfungsi seksual, jangan ragu untuk bicara dengan dokter di aplikasi Halodoc. Tidak perlu khawatir, kerahasiaan pasien tetap terjamin selama sesi diskusi. Kamu bisa menghubungi dokter kapan dan di mana saja via Chat atau Voice/Video Call.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2020. Sexual Problems in Men.
NHS. Diakses pada 2020. Male sexual problems.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Is a home sperm test useful?