Begini Prosedur Operasi untuk Mengobati Clubfoot pada Bayi

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Begini Prosedur Operasi untuk Mengobati Clubfoot pada Bayi

Halodoc, Jakarta – Memiliki bayi dengan kondisi sehat dan sempurna saat dilahirkan adalah keinginan semua orangtua. Namun, bagaimana jika ibu mendapati anak mengalami kaki bengkok atau yang dikenal dengan clubfoot ketika ia lahir? Sebaiknya ibu jangan panik, karena ada beberapa pengobatan yang dilakukan untuk mengatasi anak dengan kondisi clubfoot.

Baca juga: Apa yang Menyebabkan Bayi Terkena Clubfoot?

Clubfoot merupakan kondisi kaki bengkok pada bayi yang baru dilahirkan. Clubfoot adalah penyakit bawaan lahir yang umum dialami oleh bayi. Sebaiknya ketahui pencegahan dan pengobatan untuk kondisi clubfoot ini.

Ibu, Jangan Panik Ketika Mendapati Anak Mengalami Clubfoot

Kondisi clubfoot menjadi kondisi yang cukup umum terjadi pada bayi yang baru lahir. Bayi dengan kondisi kaki clubfoot memiliki bentuk kaki menekuk ke dalam bahkan terbalik. Clubfoot dapat dialami pada kedua kaki atau salah satu kaki. Namun, biasanya bayi tidak mengalami rasa sakit pada bagian kaki yang mengalami kondisi clubfoot.

Ada beberapa gejala yang dialami oleh bayi dengan kondisi kaki clubfoot, seperti kaki yang bisa diputar dan menjadi terbalik, otot betis kaki yang kurang berkembang, kaki dan tumit bayi melengkung ke arah dalam. Tidak hanya itu, bayi dengan kondisi clubfoot otot pada bagian kaki tidak akan berkembang. Segera kunjungi rumah sakit terdekat apabila gejala yang dialami bayi semakin mengganggu. 

Biasanya, bayi yang mengalami clubfoot pada satu kaki memiliki kaki dengan panjang yang berbeda. Namun ibu sebaiknya jangan khawatir, meskipun clubfoot adalah penyakit bawaan, nyatanya kondisi ini masih bisa diatas dengan beberapa cara.

Ada dua cara pengobatan untuk bayi dengan kondisi clubfoot. Pertama dengan pembedahan dan non bedah. Perawatan non bedah adalah pengobatan pertama untuk mengatasi bayi dengan kondisi clubfoot.

Perawatan ini dilakukan dengan menggunakan alat khusus yang dapat membantu bayi untuk meregangkan otot serta tulang pada bayi dan dikenal sebagai metode ponseti. Tentu secara bertahap, alat ini membantu mengembalikan bentuk kaki menjadi normal.

Baca juga: Inilah 4 Cacat Lahir yang Bisa Terjadi pada Si Kecil

Ada beberapa tahapan dalam metode ponseti, seperti:

1. Manipulating and Casting

Biasanya, kaki bayi diregangkan dengan lembut dan diposisikan pada posisi yang normal. Proses ini memakan waktu selama 6 hingga 8 minggu.

2. Bracing

Meskipun sudah terlihat normal, kondisi ini dapat kembali dialami oleh bayi. Biasanya, bayi akan dipakaikan brace yaitu sepatu yang dikaitkan satu sama lain untuk memastikan posisi kaki menjadi normal. 

Selain perawatan non bedah, clubfoot dapat diatasi dengan proses bedah. Tindakan operasi atau bedah dilakukan ketika perawatan non bedah tidak berhasil dilakukan. Tindakan operasi nyatanya dilakukan untuk memperbaiki tendon, ligamen, sendi pada kaki dan pergelangan.

Operasi pertama yang dilakukan berfungsi untuk mengangkat tendon achilles dan memperbaiki posisi menjadi normal. Setelah itu operasi besar akan dilakukan untuk menstabilkan kaki dengan penggunaan gips dan pin.

Baca juga: Berapa Berat Badan Ideal Bayi saat Dilahirkan?

Biasanya proses gips dan pin berlangsung selama 4 hingga 6 minggu. Tidak ada salahnya ibu selalu memantau perkembangan anak. Setelah proses operasi biasanya kaki bayi akan kaku, kondisi ini dapat diatasi dengan melakukan terapi fisik sehingga meningkatkan kemampuan kaki bayi.

Sebaiknya saat proses kehamilan, selalu konsumsi makanan sehat agar kebutuhan nutrisi dan gizi janin dalam kandungan terpenuhi. Hindari kebiasaan merokok maupun mengonsumsi alkohol agar kesehatan bayi tetap terjaga.

Referensi:
Kidshealth (diakses pada 2019). Clubfoot
Mayo Clininc (diakses pada 2019). Clubfoot