Kenali Jenis-Jenis Pengobatan Clubfoot pada Bayi

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Kenali Jenis-Jenis Pengobatan Clubfoot pada Bayi

Halodoc, Jakarta – Pada bayi baru lahir, salah satu kelainan yang mungkin terjadi adalah clubfoot. Kelainan ini menyebabkan bentuk kaki tidak terlalu sempurna atau terlihat bengkok, seperti terkilir. Clubfoot adalah jenis cacat lahir yang cukup umum dan bisa terjadi pada salah satu atau kedua sisi kaki. Lantas, apa saja jenis pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi ini?

Secara umum, clubfoot disebut terjadi karena urat penyambung otot dan tulang lebih pendek dari ukuran seharusnya. Kondisi ini menyebabkan anak kesulitan berjalan dan disarankan untuk segera ditangani agar bentuk kaki bisa pulih sepenuhnya. Semakin cepat ditangani, kemungkinan bentuk kaki akan membaik pun semakin tinggi. Bayi yang mengalami kelainan ini akan disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut, sebab pada beberapa kasus clubfoot bisa saja terkait dengan penyakit tertentu. 

Baca juga: Inilah 4 Cacat Lahir yang Bisa Terjadi pada Si Kecil

Mengenal Penyebab dan Cara Pengobatan Clubfoot 

Gejala umum yang sering muncul sebagai tanda penyakit ini adalah punggung kaki bengkok ke bawah, kaki terlihat seperti terbalik, otot betis lemah, serta ukuran kaki yang mengalami clubfoot akan lebih pendek dibanding kaki lainnya. Meski begitu, gangguan ini umumnya tidak akan menyebabkan rasa sakit pada kaki yang terserang. Dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendiagnosis kondisi ini, sebab ada kemungkinan clubfoot muncul dengan gejala lain. 

Kelainan ini umumnya berkembang saat janin masih berada di dalam kandungan akibat posisi kaki yang salah. Meski begitu, kondisi ini paling sering dikaitkan dengan kelainan genetik dan faktor lingkungan yang bisa meningkatkan risiko cacat lahir pada bayi. Pemeriksaan kesehatan perlu segera dilakukan sebab kondisi ini bisa saja berkaitan dengan cedera saraf, otot, serta sistem tulang. 

Baca juga: Bayi Lahir Prematur Berisiko Alami Gangguan Kesehatan Ini

Ada beberapa faktor yang disebut bisa meningkatkan risiko bayi lahir dengan kondisi ini, mulai dari riwayat keluarga hingga terkena infeksi. Ibu yang sebelumnya pernah melahirkan anak dengan clubfoot disebut memiliki risiko lebih tinggi melahirkan anak dengan kondisi yang sama selanjutnya. Selain itu, cairan ketuban yang kurang juga disebut bisa menjadi penyebabnya karena kondisi ini bisa merusak jaringan janin yang sedang berkembang. 

Pengobatan yang dilakukan segera, yaitu pada minggu pertama kelahiran bisa meningkatkan peluang kaki pulih karena sendi dan otot-otot kaki yang masih sangat fleksibel. Terapi disarankan untuk memperbaiki bentuk dan fungsi kaki agar Si Kecil bisa berjalan dengan lancar nantinya. Selain itu, kondisi ini juga bisa ditangani dengan peregangan dan pembebatan gips, hingga pembedahan.

Clubfoot yang tidak disertai dengan kelainan struktural berpeluang lebih besar untuk pulih. Jika tidak ada kelainan struktural, clubfoot bisa membaik dalam waktu 2 sampai 3 minggu. Pengobatan dilakukan dengan menggunakan gips pada kaki depan dan tengah. Jika dibutuhkan, akan dilakukan operasi dengan sayatan 1 sentimeter untuk koreksi kaki belakang. 

Selain itu, bayi dengan kondisi ini juga akan disarankan menggunakan sepatu khusus, yaitu sepatu Dennis Browne selama 23 jam pada 3 bulan pertama dan pemakaian sepatu Dennis Browne selama 12 jam sejak usia 4 bulan sampai 4 tahun. Pemakaian sepatu 12 jam artinya sepatu hanya dipakai malam hari si anak tidur, sedangkan siang hari si anak bebas beraktivitas tanpa sepatu khusus. 

Baca juga: Pahami 5 Etika Menjenguk Bayi yang Baru Lahir

Cari tahu lebih lanjut seputar penyakit ini dengan bertanya kepada dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Mayo Clinic (Diakses pada 2019). Clubfoot 
IDAI (Diakses pada 2019). Mengenal Lutut dan kaki Bengkok pada Bayi