18 April 2019

Puasa Bermanfaat Bagi Kesehatan, Ini Buktinya

Puasa Bermanfaat Bagi Kesehatan, Ini Buktinya

Halodoc, Jakarta – Tinggal menghitung hari, umat Islam di Indonesia akan menjalankan puasa. Saat berpuasa, seseorang diwajibkan untuk menahan lapar dan haus selama waktu yang ditentukan, yaitu lebih dari 12 jam sehari. Selain sebagai bentuk ibadah, puasa ternyata bisa memberi manfaat sehat bagi tubuh.

Nyatanya, menahan lapar dan haus selama berjam-jam saat puasa bisa bermanfaat bagi kondisi kesehatan tubuh. Namun tentu saja, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mendapat manfaat tersebut. Pasalnya, puasa yang tidak dilakukan dengan benar malah bisa membawa dampak buruk.

Saat berpuasa, tubuh akan mengalami perubahan dan proses adaptasi. ini berkaitan dengan pentingnya makan sahur sebelum puasa. Sebab, tubuh membutuhkan waktu sedikitnya delapan jam untuk menyerap nutrisi dari makanan terakhir. Artinya, tubuh mampu berpuasa bila diberi asupan terlebih dahulu, yaitu melalui makan sahur.

Baca juga: Ini 4 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Maka dari itu, sangat penting untuk selalu mengonsumsi makanan sehat dan kaya nutrisi saat makan sahur. Tubuh manusia membutuhkan asupan berupa karbohidrat, protein, serat, lemak, vitamin dan mineral, serta gula sebagai sumber energi utama. Jangan lupa, penuhi juga asupan cairan tubuh dengan mengonsumsi cukup air putih saat sahur.

Manfaat Puasa untuk Kesehatan Tubuh

Puasa sudah lama terbukti bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat. Bahkan, puasa disebut bisa memberi dampak baik secara psikis. Orang yang menjalankan puasa disebut lebih mampu dalam mengatasi stres dan depresi. itu merupakan dampak dari “belajar mengendalikan diri” selama berpuasa.

Selain itu, berpuasa juga bisa memberi manfaat sehat untuk tubuh. Ada berbagai keajaiban yang bisa terjadi saat seseorang berpuasa. Antara lain:

  • Jantung yang Sehat

Puasa ternyata sudah dikaitkan dengan kondisi kesehatan organ jantung. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang berpuasa sebulan sekali memiliki risiko 58 persen lebih rendah terkena penyakit jantung. Orang yang berpuasa disebut memiliki jantung yang lebih sehat dibanding yang tidak berpuasa.

Selain itu, puasa juga disebut mampu mengurangi resistensi insulin. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes menyerang. Namun demikian, masih perlu dilakukan penelitian lebih menyeluruh terkait hal ini.

Baca juga: Puasa Mematikan Sel Kanker, Benarkah?

  • Menurunkan Risiko Kanker

Puasa juga disebut bisa membantu menurunkan risiko penyakit kanker. Itu terjadi karena selama puasa, laju pembelahan sel dalam tubuh akan berkurang. Kondisi tersebut dibarengi dengan menurunnya pertumbuhan sel akibat terbatasnya asupan. Namun, ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

  • Menjauhkan Penyakit

Jika diiringi dengan pola makan sehat, puasa bisa membantu menjauhkan berbagai penyakit. Rutin berpuasa dengan benar dapat membantu memperbaiki kondisi radang sendi, radang usus besar, dan penyakit kulit, seperti eksim dan psoriasis.

  • Berat Badan Ideal

Pembakaran lemak menjadi energi membantu mengurangi berat badan. Itu yang kemudian membuat puasa bisa memberi dampak berupa penurunan berat badan. Selain membantu mewujudkan berat badan ideal, penurunan berat badan juga baik untuk mengendalikan diabetes dan tekanan darah.

Namun hati-hati, berat badan bisa kembali naik, bahkan lebih dari sebelumnya jika pola makan tidak dikontrol. Ini bisa terjadi jika kamu terbiasa mengonsumsi makanan sembarangan saat sahur dan berbuka puasa.

Baca juga: 5 Manfaat Puasa untuk Ibu Hamil

Punya masalah kesehatan selama puasa, dan butuh saran dokter? Pakai aplikasi Halodoc saja! Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips puasa sehat. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!