Puasa Sebentar Lagi, Persiapkan Diri dengan 6 Nutrisi Ini

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
nutrisi saat puasa

Halodoc, Jakarta - Supaya puasa kamu di bulan Ramadan lebih maksimal, kamu perlu mempersiapkan diri dari segi nutrisi. Selama puasa memang akan ada sedikit perubahan dalam pola makan yang mungkin diperlukan supaya selalu sehat. Inilah saatnya kamu meningkatkan kesehatan dengan meningkatkan kesehatan selama puasa.

Mungkin kamu belum menyadari atau tidak memperhatikan asupan untuk tubuh saat puasa Ramadan. Padahal, kamu perlu mencukupi nutrisi serat atau karbohidrat kompleks yang lebih selama puasa. Sebab nutrisi yang seimbang sangat diperlukan, baik ketika berbuka maupun sahur.

Hal yang perlu kamu perhatikan pula adalah jumlah porsi makanan, yaitu secukupnya saja dan tidak berlebihan. Meski sebagai persiapan energi untuk berpuasa, menu sahur tidak dapat diabaikan begitu saja. Perlu ada beberapa nutrisi yang dipenuhi supaya kamu bisa tetap aktif dan tidak lemas selama berpuasa. Berikut nutrisi penting yang perlu kamu catat yang harus ada dalam menu kamu selama bulan puasa.

Baca juga: Hitung dan Penuhi Kebutuhan Kalori Serta Nutrisi Tubuh Saat Berpuasa

  1. Serat

Serat tidak hanya kamu dapatkan dari sayuran dan buah-buahan. Serat juga terkandung dalam makanan berkarbohidrat, seperti oatmeal dan beras merah, hitam, atau coklat. Serat yang larut akan memperlambat pencernaan, sehingga dapat membantu menurunkan kolesterol dan kadar glukosa darah. Menu sahur dengan makanan berserat tinggi akan membuat kamu tetap berenergi setelah sahur hingga berbuka.

  1. Vitamin dan Kalsium

Buah dan yoghurt bisa jadi pilihan kamu sebagai menu pembuka dan penutup untuk saat sahur. Keduanya memiliki kandungan vitamin, serat, dan kalsium. Pilihlah yoghurt untuk menghindari kenaikan berat badan selama berpuasa. Hindari minuman berkafein, sebab dapat meningkatkan istirahat yang cukup. Maka dari itu, kafein sebaiknya dihilangkan dari menu sahur kamu.

  1. Protein

Ikan, telur, dan ayam lebih disarankan daripada daging merah untuk memperoleh nutrisi protein yang lebih maksimal. Kandungan protein memberikan beberapa manfaat, terutama menyiapkan energi yang akan digunakan sepanjang waktu puasa. Di samping itu, makanan dengan protein tinggi mudah dibuat dengan berbagai metode memasak sesuai dengan selera sehingga kamu tidak mudah bosan dengan adanya beragam menu untuk sahur. Hindari memasak makanan dengan tinggi garam, karena dapat menyebabkan kamu lebih haus saat berpuasa.

Baca juga: Puasa Saat Hamil Boleh atau Tidak?

  1. Karbohidrat

Pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks yang dapat melindungi pencernaan kamu dari berbagai penyakit, seperti diabetes, kanker usus, asma, dan penyakit Alzheimer. Gandum utuh atau gandum dalam oatmeal lebih bernutrisi daripada nasi putih yang merupakan karbohidrat sederhana. Karbohidrat sederhana atau olahan biasanya membuat seseorang mudah lapar dan nutrisinya lebih rendah.

  1. Zat Besi

Zat besi harus dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan sehari-hari supaya terhindar dari penyakit anemia. Untuk mendapatkan kandungan zat besi kamu dapat mengonsumsi sayuran seperti bayam atau brokoli untuk memenuhi kebutuhan zat besi saat sedang berpuasa. Di samping itu, kamu juga bisa mengganti nasi dengan quinoa, semacam tanaman biji atau padi yang memiliki kandungan 2,8 miligram zat besi dalam 185 gram quinoa.

Baca juga: 9 Buah-Buahan yang Dapat Mencegah Dehidrasi Saat Berpuasa

 

Apabila kamu rutin memenuhi kecukupan nutrisi di atas selama berpuasa, dijamin puasa kamu tidak akan lemas dan maksimal. Namun, jika terdapat indikasi lain yang menyebabkan puasa kamu lemas dan tidak maksimal, kamu perlu mendapatkan saran dari dokter melalui aplikasi Halodoc. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Saran dokter dapat diterima dengan praktis dengan cara download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga.