04 September 2018

Puting "Tenggelam"? Ini yang Harus Dilakukan Ibu Menyusui

puting susu, ibu menyusui

Halodoc, Jakarta – Bentuk dan ukuran puting dapat bervariasi dari satu wanita ke wanita lain. Puting susu kebanyakan wanita akan menonjol dan menjadi lebih tegak ketika dirangsang oleh sentuhan ataupun sensasi.

Namun, beberapa wanita memiliki puting yang datar atau terbalik. Bahkan, ada wanita yang memiliki satu atau kedua puting yang tenggelam. Bentuk puting yang terakhir ini seringkali menyulitkan ibu yang menyusui untuk menyusui anaknya. Kondisi demikian membuat ibu membutuhkan dukungan ekstra untuk membuat anak bisa menyusu.

Sebenarnya tidak ada yang perlu terlalu dikhawatirkan ketika ibu memiliki bentuk puting tenggelam karena saat menyusui anak tidak hanya menempelkan mulut ke puting, tetapi juga ke payudara. Berikut ini adalah tips yang perlu dilakukan ibu yang menyusui untuk memiliki bentuk puting tenggelam.

  1. Pijatan Lembut di Area Areola

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, untuk bentuk-bentuk puting susu tertentu membutuhkan rangsangan agar keluar sehingga anak bisa menyusu dengan nyaman. Caranya adalah ibu jari dan telunjuk memijat area areola dengan lembut supaya merangsang syaraf-syaraf di sekitar puting sehingga bisa menonjol sebagaimana mestinya.

  1. Menggunakan Bra untuk Menyusui

Pembentukan puting sejatinya dimulai sejak minggu ke-32 kehamilan. Bila ibu merasa kalau puting belum menunjukkan perkembangan yang signifikan, ibu bisa membantu merangsang perkembangan bentuk puting dengan cara mengenakan bra khusus untuk menyusui. Bentuk bra yang memang menguncup bisa dibilang cukup efektif untuk merangsang pembentukan puting.

  1. Menjepit Puting Telunjuk dan Ibu Jari

Salah satu cara lain supaya anak bisa mudah menyusu adalah dengan cara menjepit puting dengan telunjuk dan ibu jari, lalu dekatkan ke mulut anak. Biasanya lewat teknik ini dapat membantu anak untuk menyusu karena ibu sudah memposisikan puting yang siap untuk diisap oleh anak.

  1. Pompa ASI

Aktivitas menyusui secara langsung dapat membangun kedekatan antara ibu dan anak. Namun, kalau dengan tindakan normal masih sulit bagi anak untuk menyusu maka ibu bisa melakukan tindakan pompa ASI. Tujuannya agar anak bisa menyusu lewat dot dengan aman dan nyaman.

Terkadang kalau anak kesal karena tidak kunjung bisa mengisap puting ibu, maka anak akan menolak untuk mengisap puting ibu. Ibu tetap bisa membangun momen kedekatan dengan anak walaupun tanpa menyusu secara langsung dengan cara memeluk, mengusap, dan menenangkan anak sambil menyusu dari dotnya.

  1. Aktivitas Pompa Susu dapat Membantu Membentuk Puting

Tidak perlu khawatir dengan kebiasaan pompa ASI sebagai pengganti menyusui langsung, sebab aktivitas pompa ASI ini lambat-laun bisa ibu tinggalkan kok. Kebiasaan ini secara tidak langsung dapat merangsang pembentukan puting dan membuatnya bisa muncul ke permukaan payudara sehingga ibu bisa kembali menyusui secara normal. Cara lain supaya puting susu ibu bisa muncul sehingga bisa menyusui dengan nyaman adalah melakukannya dengan rileks dan tidak terbebani.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai apa yang harus dilakukan ibu yang menyusui bila mengalami puting tenggelam, ibu bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor ibu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Baca juga: