• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Rajin Konsumsi Alpukat, Ini 7 Manfaatnya untuk Tubuh

Rajin Konsumsi Alpukat, Ini 7 Manfaatnya untuk Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Rajin Konsumsi Alpukat, Ini 7 Manfaatnya untuk Tubuh

Halodoc, Jakarta - Alpukat merupakan buah hijau dengan tekstur lembut yang tumbuh di iklim hangat. Manfaat kesehatan dari alpukat sangat banyak, termasuk meningkatkan pencernaan, mengurangi risiko depresi, dan perlindungan terhadap kanker. 

Alpukat juga dikenal sebagai buah mentega, yang serbaguna dan satu-satunya buah yang menyediakan sejumlah besar asam lemak tak jenuh tunggal yang sehat. Alpukat diakui sebagai makanan padat nutrisi alami dan mengandung hampir 20 vitamin dan mineral.

1. Alpukat Kaya Akan Nutrisi

Meskipun sebagian besar kalori dalam alpukat berasal dari lemak, lemak yang terkandung adalah lemak sehat dan bisa membuatmu kenyang lebih lama. Saat mengonsumsi lemak dari alpukat, otak akan menerimanya sebagai sinyal untuk menahan nafsu makan. 

Baca juga: Cara Makan Alpukat yang Unik dan Sehat

Makan lemak dapat memperlambat pemecahan karbohidrat yang membantu menjaga kadar gula dalam darah agar stabil. Lemak sangat penting untuk setiap sel tunggal dalam tubuh. Makan lemak sehat mendukung kesehatan kulit, meningkatkan penyerapan vitamin, mineral, dan nutrisi lain yang larut. dalam lemak, dan bahkan dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. 

2. Sehat untuk Jantung

Alpukat mengandung 25 miligram per ons sterol tumbuhan alami yang disebut beta-sitosterol. Konsumsi teratur beta-sitosterol dan sterol tanaman lainnya telah terbukti membantu menjaga kadar kolesterol sehat. 

3. Bagus untuk Mata

Alpukat mengandung lutein dan zeaxanthin, dua phytochemical yang terkonsentrasi di jaringan mata. Zat-zat tersebut memberikan perlindungan antioksidan untuk membantu meminimalisir kerusakan, termasuk dari sinar ultraviolet. 

Asam lemak tak jenuh tunggal dalam alpukat juga mendukung penyerapan antioksidan bermanfaat yang larut dalam lemak lainnya, seperti beta-karoten. Menambahkan alpukat ke dalam makanan dapat membantu mengurangi risiko pengembangan degenerasi makula terkait usia. 

Baca juga: 7 Manfaat dan Khasiat Alpukat Pada Tubuh

4. Mencegah Osteoporosis

Setengah dari alpukat menyediakan sekitar 25 persen dari asupan vitamin K harian yang direkomendasikan. Nutrisi ini sering diabaikan, tapi sangat penting untuk kesehatan tulang. Vitamin K sering dibayangi oleh kalsium dan vitamin D saat memikirkan nutrisi yang penting untuk menjaga kesehatan tulang. Namun, makan makanan dengan vitamin K yang cukup dapat mendukung kesehatan tulang dengan meningkatkan penyerapan kalsium dan mengurangi ekskresi kalsium melalui urine. 

5. Mencegah Kanker

Asupan folat yang cukup dari makanan telah menunjukkan harapan dalam melindungi tubuh dari kanker usus besar, lambung, pankreas, dan serviks. Meskipun mekanisme di balik pengurangan risiko yang jelas saat ini tidak diketahui, dipercaya bahwa folat melindungi tubuh terhadap mutasi yang tidak diinginkan dalam DNA dan RNA selama pembelahan sel. 

Alpukat bahkan berperan dalam pengobatan kanker. Melalui beberapa penelitian ditemukan bahwa fitokimia yang diekstrak dari alpukat dapat secara selektif menghambat pertumbuhan sel prakanker dan kanker dan menyebabkan kematian sel kanker, sambil mendorong proliferasi sel sistem kekebalan yang disebut limfosit. 

6. Baik untuk Ibu Hamil

Folat sangat penting untuk kehamilan yang sehat. Asupan yang memadai dari alpukat dapat mengurangi risiko keguguran dan cacat tabung saraf. 

Baca juga: 7 Nutrisi Hebat Alpukat untuk Kesehatan

7. Menurunkan Risiko Depresi

Makanan yang mengandung folat dalam kadar tinggi dapat membantu mengurangi risiko depresi karena folat membantu mencegah penumpukan homocysteine. Yaitu suatu zat yang dapat mengganggu sirkulasi dan pengiriman nutrisi ke otak. Kelebihan homocysteine juga dapat mengganggu produksi serotonin, dopamin, dan norepinefrin, yang mengatur suasana hati, tidur, dan nafsu makan.

Kamu dapat mengetahui seberapa matang alpukat dengan menekan lembut kulitnya. Jika alpukat terasa keras dan tidak mengental, kamu harus membiarkannya matang selama beberapa hari sebelum dikonsumsi. Tanyakan pula pada dokter melalui aplikasi Halodoc mengenai manfaat dan nutrisi buah lainnya sebagai pilihan.

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2020. Why is avocado good for you?
Healthline. Diakses pada 2020. 
Healthline. Diakses pada 2020. 12 Proven Health Benefits of Avocado