• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Rajin Tensi Bisa Pantau Kondisi Ginjal

Rajin Tensi Bisa Pantau Kondisi Ginjal

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Rajin Tensi Bisa Pantau Kondisi Ginjal

Penyakit ginjal berhubungan erat dengan tekanan darah tinggi. Maka dari itu, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memantau kondisi ginjal dengan melakukan pengukuran tekanan darah secara rutin. Jika kamu merasa tekanan darah terus tinggi, ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan ginjal.”

Halodoc, Jakarta – Apakah kamu ingin kesehatan ginjal tetap terjaga dengan baik? Ada banyak cara kok yang bisa dilakukan. Selain menjaga pola hidup sehat, penting juga untuk rutin memantau tekanan darah secara rutin atau yang sering disebut dengan tensi. 

Lho, kok bisa rajin mengukur tekanan darah dapat memantau kesehatan ginjal? Nah, ternyata memang ginjal memiliki hubungan erat hubungannya dengan tekanan darah. Untuk tahu lebih jelasnya, kamu bisa membaca ulasan berikut ini!

Baca juga: Hipertensi Bisa Sebabkan Gagal Ginjal Kronis

Hubungan Kondisi Ginjal dengan Tekanan Darah

Faktanya, saat seseorang mengidap tekanan darah tinggi, fungsi ginjal memiliki kemungkinan jika terganggu. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan penyakit pada organ tersebut. Maka dari itu, penting untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin.

Banyak ahli mengatakan, hipertensi menjadi salah satu penyebab penyakit ginjal kronik (PGK). Berdasarkan data Indonesian Renal Registry, hipertensi menyumbang 35 persen penyebab PGK paling tinggi dibandingkan dengan faktor lain.

Nah, kamu harus waspada dengan penyakit ini karena penyakit pada ginjal ini tidak bisa disembuhkan, tetapi hanya bisa diperlambat perkembangannya. Seseorang dengan gangguan ini tidak bisa kembali normal dan harus melakukan pengobatan seumur hidup.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya mulai sekarang rajin memeriksakan kondisi ginjal, termasuk juga dengan tensi. Jika kamu ingin merencanakan pemeriksaan tekanan darah, download aplikasi Halodoc untuk mengetahui langkah-langkahnya.

Baca juga: Hipertensi Dapat Sebabkan Gagal Ginjal Akut?

Kenapa Hipertensi Memengaruhi Ginjal?

Banyak orang yang menganggap jika tekanan darah tinggi hanya berhubungan dengan penyakit jantung saja. Faktanya, hipertensi juga dapat merusak pembuluh darah, termasuk yang berada di ginjal. Saat pembuluh darah di ginjal terganggu, fungsinya untuk menyaring produk sisa-sisa pada darah menjadi semakin sulit.

Saat pembuluh darah di ginjal ini rusak, bukan hanya pembuangan limbah dalam darah saja yang semakin sulit, tetapi juga cairan berlebih di dalam tubuh. Saat kelebihan cairan di dalam darah terus terjadi, hal ini dapat meningkatkan tekanan darah. Jika terus dibiarkan, tentu siklus ini dapat menimbulkan bahaya yang mengancam.

Saat gejala dari penyakit ginjal ini dirasakan, biasanya fungsi ginjal memang sudah menurun. Beberapa gejala yang dapat timbul, antara lain mual dan muntah, sulit berkonsentrasi, kehilangan nafsu makan, dan masih banyak lagi. 

Saat gangguan pada ginjal sudah parah, beberapa gejala yang muncul, seperti penurunan berat badan, kulit menjadi gelap, kerap mengalami sakit dada, dan frekuensi buang air kecil yang lebih sering atau lebih jarang.

Hal yang paling membahayakan adalah orang-orang yang mengidap penyakit ginjal disebabkan oleh hipertensi seringkali tidak sadar karena tidak menimbulkan gejala apa pun. Namun, saat dilakukan pemeriksaan darah dan urine, dirinya baru menyadari jika kerusakan yang terjadi pada ginjalnya sudah parah dan bahkan sudah alami gagal ginjal.

Baca juga: Hati-Hati, Gagal Ginjal Bisa Sebabkan Hipertensi

Nah, sudah tahu kan cara mudah untuk memeriksa kondisi ginjal. Yuk, rutin mengukur tensi agar kesehatan ginjal kamu tetap terjaga. Kamu juga bisa lho menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc untuk berdiskusi mengenai masalah ini.


Referensi:
American Heart Association. Diakses pada 2021. How High Blood Pressure Can Lead to Kidney Damage or Failure.
National Kidney Foundation. Diakses pada 2021. High Blood Pressure and Chronic Kidney Disease.