Sahur Sehat Bikin Badan Fit, Ini Aturannya

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Sahur Sehat Bikin Badan Fit, Ini Aturannya

Halodoc, Jakarta – Saat berpuasa, sahur adalah kegiatan yang penting dilakukan. Pasalnya, sahur menjadi pengganti sarapan untuk mengisi energi sebelum menjalankan puasa. Karena itu, kamu perlu memerhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi saat sahur agar tetap kuat menjalankan puasa.

Sebaiknya pilihlah makanan yang membuat kamu merasa kenyang lebih lama. Namun, jangan pula kamu terlalu banyak makan. Kekenyangan akan membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras, atau bahkan bisa mengganggu jalannya proses pencernaan. Lantas, hal apa saja yang perlu diperhatikan agar badan tetap fit menjalankan puasa? Simak penjelasannya di sini

Baca Juga: Alasan Makan Sahur Tak Boleh Ditinggalkan

Konsumsi Karbohidrat Kompleks

Karbohidrat merupakan sumber gizi utama untuk menyediakan energi tubuh. Nasi mungkin lebih umum dikenal sebagai sumber karbohidrat, tapi mengonsumsinya terlalu berlebihan sebenarnya tidak baik. Pasalnya, terlalu banyak nasi bisa meningkatkan kadar gula darah, sehingga kamu  akan lebih mudah mengantuk saat beraktivitas.

Jadi, lebih baik konsumsi makanan jenis karbohidrat kompleks untuk dimakan saat sahur. Sebab, karbohidrat kompleks lebih lama dicerna oleh tubuh, sehingga memberi rasa kenyang lebih lama dan memberi energi dalam waktu yang lebih lama pula.

Beberapa contoh makanan yang mengandung karbohidrat kompleks adalah oatmeal, roti gandum, nasi merah, sereal, kentang, dan lain-lain. Porsi yang dianjurkan saat sahur adalah tidak lebih dari dua porsi.

Penuhi Sumber Protein

Protein bekerja untuk memperbaiki dan membangun jaringan dalam tubuh, sehingga zat ini penting dikonsumsi saat sahur. Manfaat protein lainnya adalah dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Dengan demikian, kamu tidak mudah sakit meski sedang menjalankan protein.

Sumber protein sangat mudah ditemui di berbagai jenis makanan, seperti daging tanpa lemak, ayam, ikan, telur, susu, yogurt, keju, tahu, tempe, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Sama seperti karbohidrat, sebaiknya konsumsi 1–2 porsi saja.

3. Konsumsi Sayuran dan Buah

Pastikan sayur dan buah selalu ada dalam menu sahurmu. Pasalnya, sayur dan buah adalah sumber utama dari serat, vitamin, kalsium dan mineral yang dibutuhkan tubuh kita. Kamu bisa membuat menu yang bervariasi untuk sahur agar tidak cepat bosan. Namun, perlu diingat untuk mengurangi konsumsi buah yang terlalu asam untuk menghindari penyakit maag

4. Banyak Minum Air Putih

Air memiliki segudang manfaat untuk tubuh kita. Sebab, 60–70 persen tubuh manusia mengandung air. Air diperlukan untuk memperlancar pencernaan, metabolisme tubuh, dan menjaga hidrasi tubuh. Maka dari itu, kekurangan cairan tubuh bisa berakibat fatal untuk tubuh kita.

Jadi, jangan lupa untuk penuhi asupan cairan saat sahur. Sebaiknya, konsumsi air putih yang akan jauh lebih sehat untuk tubuhmu. Minumlah setidaknya 2 gelas atau lebih saat sahur.

Baca Juga: 5 Tips Memanaskan Makanan untuk Sahur

Makanan yang Harus Dihindari ketika Sahur

Saat sahur, sebaiknya hindari beberapa jenis makanan yang dapat membuat kamu lebih cepat lapar dan haus, seperti:

Makanan yang Terlalu Manis

Konsumsi makanan yang terlalu manis akan membuat kamu lebih cepat haus dan membuat perut kembung.

Kafein

Kurangi kebiasaan mengonsumsi kopi atau teh ketika sahur. Kandungan kafein pada kopi dan teh dapat membuat dehidrasi dan tubuh menjadi lesu.

Makanan yang Terlalu Asin dan Pedas

Konsumsi makanan terlalu asin atau pedas membuat ketidakseimbangan pada kadar sodium tubuh, sehingga membuat kamu cepat haus.

Makanan Berlemak Tinggi

Makanan yang mengandung lemak tinggi dapat menghambat proses pengosongan perut yang bisa memicu sembelit maupun diare.

Baca Juga: Sedang Diet, Coba 3 Menu Sahur Ini

Jadi, itulah beberapa aturan sahur yang bisa kamu terapkan agar tetap fit menjalankan puasa. Apabila kamu punya keluhan kesehatan, bicarakan saja dengan dokter Halodoc. Gunakan fitur  Talk to A Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!