• Home
  • /
  • Sebaiknya Bayi Tidur Menggunakan Bantal atau Tidak?

Sebaiknya Bayi Tidur Menggunakan Bantal atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Sebaiknya Bayi Tidur Menggunakan Bantal atau Tidak?

Halodoc, Jakarta - Bagi orang dewasa dan anak-anak, tidur menggunakan bantal merupakan hal yang biasa dilakukan. Namun, apakah penggunaan bantal untuk bayi boleh dilakukan? Faktanya, penggunaan bantal untuk bayi tidak selalu dibutuhkan, terutama bagi bayi yang baru lahir. Biasanya, bantal untuk bayi digunakan untuk menyempurnakan bentuk kepala mereka. Hal tersebut salah kaprah, karena justru berisiko membahayakan nyawanya? Kok bisa?

Baca juga: 4 Cara Menidurkan Bayi yang Perlu Diketahui Ibu

  • Bantal untuk Bayi Menyebabkan Lemas

Merupakan hal yang salah jika ibu memberi bayi bantal untuk membantu tidurnya menjadi lebih nyenyak. Ketika ibu mengganjal kepala bayi dengan bantal berbahan lembut dan empuk, kepala mereka bisa saja tenggelam ke dalam bantal dan menyebabkan mereka lemas. Selain itu, lubang hidung juga dapat tertekan oleh bantal ketika bayi menggerakkan kepalanya ke sisi lain.

  • Bantal untuk Bayi Dapat Meningkatkan Risiko SIDS

SIDS, atau yang dikenal dengan sindrom kematian bayi mendadak dapat terjadi ketika bahan-bahan empuk dari dalam bantal lepas tanpa sengaja dan menyebabkan Si Kecil tersedak.

  • Bantal untuk Bayi Menyebabkan Kepanasan

Kebanyakan ibu tertarik membelikan mereka bantal karena motif sarung bantal yang unik. Sarung bantal ini biasanya berbahan poliester atau kain. Tahukan ibu jika bahan tersebut dapat meningkatkan suhu panas di bawah kepala dan menyebabkan fluktuasi suhu tubuh? Jika Si Kecil keluar keringat berlebihan, mereka biasa saja mengalami hipertermia yang berisiko mengancam nyawa.

Ibu perlu mengetahui bahwa penggunaan bantal untuk bayi terlalu lama dapat menimbulkan sindrom kepala datar pada bayi karena tekanan yang konstan. Bahayanya, hal tersebut dapat menyebabkan cacat struktural di kepala bayi saat mereka menggunakan bantal untuk tidur. Untuk lebih jelasnya seputar hal-hal tersebut, silahkan diskusikan langsung dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc!

Baca juga: Bisakah Anak-Anak Alami Gangguan Tidur?

Hal-Hal Seputar Masalah Tidur pada Bayi

Bayi yang baru lahir memerlukan waktu tidur selama 16-20 jam per hari. Mereka juga belum bisa membedakan antara siang dan malam. Berbeda dengan bayi yang lahir normal, bayi dengan kelahiran prematur dapat tidur selama 20-22 jam per hari. Meskipun terlihat sangat lama, bayi juga memiliki siklus tidur selama 40 menit, dan menghabiskan sebagian besar tidurnya dalam REM atau Rapid Eye Movement

Baca juga: Adakah Bahaya Membangunkan Paksa Anak? 

Saat siklus REM terjadi, bayi biasanya akan mengisap, tersenyum, atau terkadang menggerakkan jari-jari tangan dan kaki mereka. Mereka juga tidak akan langsung tidur selama belasan jam lamanya, karena mereka akan terbangun setiap 3-5 jam sekali untuk menyusu. Siklus ini kemudian akan berlanjut saat malam hari. Berikut hal-hal yang perlu ibu perhatikan saat menidurkan bayi:

  • Ibu harus menidurkannya dalam posisi telentang.

  • Ibu harus meletakkan bayi di kasur dengan permukaan rata.

  • Jangan memakaikan bayi dengan pakaian dan selimut yang terlalu tebal.

  • Tidurkan bayi di tempat tidur khususnya, untuk menghindari risiko tertindih.

  • Jangan menaruh berbagai benda di dalam tempat tidur bayi.

  • Jangan menaruh atau menidurkan bayi di kasur air, kasur udara, ataupun sofa, untuk menghindari risiko jatuh ke lantai.

  • Jangan membedong terlalu kencang. Sebaiknya beri sedikit ruang agar bayi masih dapat leluasa bernafas dan bergerak.

  • Hindari bayi dari paparan asap rokok.

Menjadi ibu baru memang tantangan yang menarik bagi setiap wanita. Untuk menunjang peran yang satu ini, ibu memang perlu banyak belajar dan latihan untuk menjadi lebih baik dalam setiap menjalankan perannya.

Referensi:

NHS. Diakses pada 2020. Baby and Toddler Safety.
On Safety. Diakses pada 2020. Safe Sleep: Bedding, Pillows, Safety and More.
Baby Centre. Diakses pada 2020. When Can My Child Sleep with a Pillow?