23 October 2017

Sebelum Pakai Softlens, Kenali Dulu Bahaya Softlens Bagi Mata

Sebelum Pakai Softlens, Kenali Dulu Bahaya Softlens Bagi Mata

Halodoc, Jakarta – Mata merupakan indera yang sering dianggap sebagai jendela jiwa yang memancarkan pesona tersendiri. Untuk menunjukkan keindahannya sebagian orang enggan menyembunyikannya di balik kacamata. Oleh karena itu pemakaian lensa kontak menjadi alternatif.

Lensa kontak atau softlens merupakan sebuah alat berbentuk bulat mangkuk yang berfungsi untuk membantu penglihatan sebagai pengganti kacamata. Softlens sendiri terbuat dari plastik yang mengandung air. Pemasangan softlens biasanya dipasang pada kornea mata. Bila dilihat perkembangannya, saat ini tren penggunaan softlens sangat banyak digandrungi. Kini pemakaian softlens bukan hanya diperuntukkan bagi orang yang mengalami permasalahan penglihatan saja. Namun kini banyak orang yang tidak memiliki gangguan penglihatan ikut menggunakannya. Hal ini tidak terlepas dari inovasi dan warna serta motif dari softlens itu sendiri yang semakin beragam. Sehingga membuat peran softlens bergeser menjadi aksesoris kecantikan wanita.

Dalam pemakaian softlens perlu diperhatikan keamanan, keefektifan, dan kenyamanannya. Karena hal ini sangat bergantung pada desain dan letak yang pas di bola mata. Itulah kenapa jika tidak hati-hati dalam menggunakannya, softlens bisa membahayakan mata.

Tidak bisa dipungkiri jika pemakaian softlens bisa memberikan tampilan mata yang menarik dengan instan, namun banyak orang yang mengalami kesulitan dalam penggunaannya seperti sulit memperoleh softlens yang cocok dan tidak bisa menggunakannya dengan baik sehingga menimbulkan ragam bahaya softlens dalam penggunaannya. Memang dalam pemakaiannya pengguna lensa kontak berpotensi terinfeksi bakteri, jamur, atau mikroba lainnya. Jika tidak merawat kebersihan lensa kontak dengan baik, pemakainya akan memiliki risiko mengalami infeksi dan gangguan pada mata lainnya. Berikut ini ada beberapa bahaya softlens bagi mata yang perlu kamu ketahui:

1. Mata kering.
2. Reaksi alergi terhadap softlens.
3. Bahaya softlens juga menimbulkan ragam masalah dengan kornea, seperti kornea membengkak, penglihatan menjadi rabun karena kornea kekurangan oksigen, infeksi pada kornea, goresan pada kornea, atau perubahan bentuk kornea.
4. Munculnya penimbunan pada lensa yang membuat lensa terasa tidak nyaman dan risiko infeksi menjadi meningkat.
5. Inflamasi pada mata, seperti kelopak mata mengalami inflamasi yang menimbulkan benjolan yang terjadi di lapisan dalam kelopak mata.


Beberapa gejala  yang mengindikasikan jika mata kamu mengalami masalah akibat softlens adalah  munculnya air mata berlebih, mata terasa tidak nyaman, mata terasa gatal, sensitif terhadap cahaya, terasa perih pada mata, atau timbulnya kotoran mata, serta mata menjadi kemerahan, dan sakit. Jika kamu merasakan hal-hal di atas maka disarankan untuk berhenti memakai softlens dan segeralah tanyakan kondisi matamu kepada dokter spesialis mata. Kamu bisa mengandalkan aplikasi kesehatan Halodoc, untuk berdiskusi dengan dokter spesialis mata dan menanyakan soal masalah kesehatan mata yang diidap oleh kamu.

Di aplikasi Halodoc banyak dokter pilihan yang bisa dihubungi sebelum kamu melakukan pemeriksaan menyeluruh di rumah sakit. Tak usah ragu untuk menghubungi dokter spesialis mata melalui chat,  voice/video call untuk menggunakan aplikasi Halodoc melalui menu Contact Doctor dan kamu juga bisa membeli kebutuhan medis di Pharmacy Delivery. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play sekarang juga!

BACA JUGA: 4 Penyebab Iritasi Mata Berbahaya