• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Seberapa Besar Kemungkinan Salah Menebak Jenis Kelamin Bayi saat di USG?

Seberapa Besar Kemungkinan Salah Menebak Jenis Kelamin Bayi saat di USG?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Setelah mendapatkan hasil positif pada tes kehamilan, tentu banyak pertanyaan yang muncul di benak semua wanita. Mulai dari usia kehamilan, kondisi janin dalam rahim dan jenis kelamin bayi yang akan dilahirkan.

Dilansir dari Very Well Family, ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk memastikan jenis kelamin bayi yang akan dilahirkan, di antaranya Amniocentesis, Chorionic Villus Sampling, Non-Invasive Prenatal Testing, dan USG.

Baca juga: Ini yang Dimaksud dengan Abruptio Plasenta dan Cara Mengatasinya

Apakah bisa USG memberikan informasi keliru mengenai jenis kelamin bayi? Tentu saja kekeliruan bisa terjadi. Sebenarnya, USG dilakukan untuk memeriksa struktur internal pada janin melalui gelombang suara frekuensi tinggi.

Gelombang suara yang dipantulkan ini yang kemudian diterjemahkan ke dalam gambar dua atau bahkan tiga dimensi yang bisa dilihat secara kasar pada gambar di monitor.

Ibu, Ketahui Faktor yang Sebabkan USG Salah Prediksi

Pemeriksaan USG ini bisa dibilang tidak 100 persen akurat, terutama saat pemeriksaan jenis kelamin bayi. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya seperti beberapa hal ini:

1. Pemeriksaan Terlalu Dini

Waktu terbaik untuk menentukan jenis kelamin bayi adalah 18-20 minggu. Jika USG dilakukan sebelumnya, bisa jadi yang terlihat adalah tuberkulum genital bukan bagian luarnya. Akhirnya, sulit untuk menentukan jenis kelamin bayi. Soalnya, tuberkulum genital adalah bagian internal dan belum ada perbedaan yang jelas antara bayi perempuan atau laki-laki karena kelamin belum terbentuk dengan baik.

2. Kondisi Peralatan

Tidak semua mesin USG memiliki kualitas baik. Bisa saja beberapa mesin USG sudah tua dan tidak mumpuni lagi. Sehingga, pemeriksaan tidak bisa memberikan pandangan yang terbaik mengenai pemeriksaan jenis kelamin bayi.

Nah, apabila ingin melakukan USG di rumah sakit pilihan yang sudah dipastikan memiliki peralatan yang mumpuni, kamu bisa membuat janji dengan dokter dulu melalui aplikasi Halodoc. Mudah, kan?

Baca juga: Makanan Terbaik untuk Kehamilan Trimester Pertama

3. Posisi Bayi

Posisi bayi yang sedemikian rupa membuat bayi menyembunyikan area kelaminnya tanpa sengaja. Bisa saja posisi bayi terlalu telungkup, kedua kaki bersilang, posisi sungsang, tangan berada di dekat area kelamin, dan posisi-posisi lainnya yang akhirnya menyulitkan untuk memeriksa jenis kelamin bayi.

4. Berat Badan Ibu

Berat badan menjadi faktor penentu lainnya untuk mengetahui secara pasti jenis kelamin bayi. Kalau ibu mengalami lonjakan berat badan sampai merujuk pada obesitas, bisa jadi ini memberikan kesulitan untuk memeriksa jenis kelamin bayi. Ketika posisi bayi yang menutupi area kelaminnya tanpa sengaja, maka tingkat kesulitannya akan semakin tinggi.

  1. Jenis Kelamin Bayi

Jenis kelamin bayi yang berada dalam kandungan dapat memicu kesalahan dalam memprediksi jenis kelamin bayi yang akan dilahirkan. Jika pemeriksaan terlalu awal dilakukan, bisa saja, bayi berjenis kelamin laki-laki terlihat seperti wanita karena penis bayi yang tidak terlihat akibat posisi bayi atau posisi rahim ibu.

Makanya ketika setelah persalinan dan ternyata jenis kelamin bayi berbeda dari hasil pemeriksaan USG sebelumnya, tidak perlu kaget kalau jenis kelamin anak mengalami perubahan. Bisa jadi telah terjadi kesalahan pemeriksaan.

Baca juga: Gerakan Renang yang Aman untuk Ibu Hamil

Untuk mengetahui jenis kelamin anak, biasanya ditandai dengan identifikasi pada penis atau skrotum. Sedangkan pada bayi perempuan ditandai dengan tiga garis pada area genital yang merupakan penanda labia.

Kalau ingin tahu lebih banyak mengenai seberapa besar kemungkinan salah menebak jenis kelamin bayi saat USG, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu.

Referensi:
Very Well Family. Diakses pada 2019. Facts and Myths About Predicting The Sex of Your Baby
Baby Center. Diakses pada 2019. Gender Prediction