• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Seberapa Sering Harus Mengganti Dot Bayi?

Seberapa Sering Harus Mengganti Dot Bayi?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Seberapa Sering Harus Mengganti Dot Bayi?

“Selalu perhatikan kondisi dot bayi sebelum ibu memberikannya pada bayi. Mengganti dot bayi perlu dilakukan setiap 23 bulan sekali atau kurang dari waktu tersebut apabila memiliki beberapa tanda, seperti sobek, perubahan warna, menipis, dan lengket.”

Halodoc, Jakarta – Dot bayi adalah salah satu peralatan makan yang cukup penting bagi bayi apabila masih menyusu. Untuk itu, kebersihannya perlu dijaga dengan baik. Jika terlewatkan, bisa saja bayi mengalami gangguan kesehatan pencernaan.

Selain kebersihannya, sebaiknya ibu ketahui seberapa sering sebaiknya mengganti dot bayi agar proses menyusui bayi dapat dilakukan dengan baik. Yuk, simak ulasannya, di sini!

Baca juga: Ketahui Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Wajib Dimiliki

Waktu yang Tepat untuk Mengganti Dot Bayi

Bukan hanya memberikan asupan makanan yang bergizi seimbang untuk menjaga kesehatan bayi. Ibu juga perlu merawat peralatan makan anak agar tetap terjaga kebersihannya dan terhindar dari berbagai paparan bakteri maupun jamur. Salah satu peralatan makan bayi yang perlu ibu perhatikan adalah dot bayi.

Perlu diketahui, bahwa dot bayi pun memiliki batas waktu pemakaian. Ibu perlu memeriksa kondisi dot bayi dan menggantinya setiap 2–3 bulan sekali. Hal ini untuk menghindari paparan bakteri maupun jamur yang bisa saja menempel pada dot bayi.

Selain itu, dot bayi yang digunakan terlalu lama bisa saja robek sehingga menyebabkan aliran susu tidak sesuai dengan kemampuan menghisap bayi. Kondisi ini bisa menyebabkan bayi tersedak atau menjadi rewel.

Baca juga: Tips Memilih Botol Susu yang Baik untuk Bayi

Ibu juga perlu memperhatikan beberapa tanda yang menunjukkan bahwa dot sudah perlu diganti, seperti:

  • Sobek pada bagian saluran susu sehingga membentuk lubang besar.
  • Mengalami perubahan warna menjadi kekuningan.
  • Dot bayi menipis. Ibu bisa menarik ujung dot bayi untuk memastikan ketebalan dot. Jika setelah ditarik dot bayi kembali pada bentuk semula, artinya dot bayi masih dalam ketebalan yang baik.
  • Menjadi lengket atau menempel pada bagian yang lain.

Pastikan ibu selalu memerhatikan kondisi dot bayi sebelum digunakan agar kebutuhan bayi dapat terpenuhi dengan baik. Jika sebelum 2–3 bulan dot bayi sudah menunjukkan salah satu tanda tersebut, sebaiknya segera ganti dot bayi dengan yang baru.

Ibu, Ketahui Cara Tepat Membersihkan Dot Bayi

Selain mengetahui tanda-tanda dan waktu yang tepat untuk mengganti dot bayi, sebaiknya ibu melakukan perawatan yang tepat pada dot bayi dengan mencuci dot bayi dengan baik. Berikut ini langkah-langkah yang bisa dilakukan saat membersihkan dot dan botol bayi:

  • Sebelum mencuci botol dan dot bayi, sebaiknya cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun hingga bersih.
  • Pisahkan semua bagian-bagian botol dan dot bayi. Mulai dari botol, ring botol, tutup botol, hingga dot.
  • Bersihkan keseluruhan bagian dengan air mengalir.
  • Setelah dibersihkan, letakkan dot dan botol bayi yang sudah dibersihkan pada wadah bersih dan cucilah menggunakan spon lembut atau sakit khusus botol satu-persatu menggunakan sabun.
  • Bersihkan lagi bagian botol dan dot menggunakan air mengalir.
  • Letakkan bagian yang sudah dicuci di wadah baru yang bersih dan kering. Keringkan dot dan botol menggunakan tisu secara perlahan sambil memastikan semua bagian kering.
  • Simpan dot dan botol di tempat khusus agar tidak tercampur dengan peralatan makan anggota keluarga yang lainnya.

Baca juga: 5 Dampak Negatif Memberikan Empeng pada Bayi

Itulah langkah yang bisa ibu lakukan saat membersihkan dot dan botol bayi. Jika bayi mengalami keluhan kesehatan, ibu bisa gunakan aplikasi Halodoc dan bertanya langsung pada dokter mengenai penanganan pertama untuk mengatasi gangguan kesehatan yang dialami bayi. Yuk, download Halodoc sekarang juga melalui App Store dan Google Play!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
CDC. Diakses pada 2021. How to Clean, Sanitize, and Store Infant Feeding Items
Baby Center. Diakses pada 2021. Bottle-Feeding: When to Replace Nipples and Bottles.
Cherub Baby. Diakses pada 2021. Bottle-Feeding: How Often Should I Replace Baby Feeding Bottles and Teats?