• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Selain Cegah Sembelit, Ini 4 Manfaat Kismis bagi Tubuh
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Selain Cegah Sembelit, Ini 4 Manfaat Kismis bagi Tubuh

Selain Cegah Sembelit, Ini 4 Manfaat Kismis bagi Tubuh

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 04 Agustus 2022

“Kismis adalah buah kering yang punya segudang manfaat kesehatan tubuh. Jenis makanan ini diklaim ampuh mengatasi sembelit.”

Selain Cegah Sembelit, Ini 4 Manfaat Kismis bagi TubuhSelain Cegah Sembelit, Ini 4 Manfaat Kismis bagi Tubuh

Halodoc, Jakarta – Kismis adalah anggur yang telah melalui proses pengeringan. Walaupun sudah dikeringkan, kismis tetap bernutrisi dan padat kalori. Makanan ini sering dijadikan isian atau taburan kue.  Meski begitu, kismis juga tidak kalah lezat jika kamu ingin mengonsumsinya langsung. 

Katanya, makanan kering ini ampuh untuk mengatasi sembelit. Khasiat tersebut berasal dari seratnya yang cukup tinggi. Bukan hanya masalah sembelit, nutrisi di dalamnya menyimpan segudang manfaat kesehatan lainnya. 

Beragam Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Kismis

Sebagai buah kering, kismis tidak mengandung air seperti anggur biasa. Karenanya, makanan ini tidak se-mengenyangkan buah utuh sehingga seseorang cenderung ingin memakannya berlebihan. Yang perlu diwaspadai, kandungan gula dalam kismis cukup tinggi sehingga konsumsinya perlu dibatasi. Jika dikonsumsi sewajarnya, makanan sehat ini mampu memberikan manfaat kesehatan berikut ini:

1. Menjaga kesehatan jantung

Kismis diklaim dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan mengurangi tekanan darah dan gula darah. Serat di dalamnya bekerja menurunkan kolesterol jahat pemicu masalah jantung. Kandungan potasiumnya juga berkontribusi mencegah tekanan darah tinggi, dan stroke.

2. Menurunkan risiko penyakit kronis

Tingkat antioksidan dalam kismis ternyata lebih tinggi dibandingkan dengan buah kering lainnya. Proses pengeringan yang telah dilalui ternyata bisa mempertahankan antioksidan ini.

Antioksidan fitonutrien mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh faktor alami seperti penuaan dan perilaku gaya hidup. Senyawa nabati ini telah terbukti mengurangi risiko kondisi kronis seperti diabetes, osteoporosis, dan kanker. Penelitian menunjukkan bahwa fitonutrien juga bersifat anti peradangan, pereda nyeri alami dan pelindung otak.

3. Menyehatkan pencernaan

Kismis adalah sumber serat larut yang baik, yang membantu proses pencernaan. Serat larut juga terbukti mengurangi masalah perut seperti diare dan sembelit. Asam tartarat di dalamnya punya sifat anti peradangan, meningkatkan fungsi usus, dan membantu mengatur keseimbangan bakteri di usus. Satu studi mengungkap jika asam tersebut mampu  mengurangi risiko kanker kolorektal alias kanker usus.

4. Menjaga kesehatan mulut

Jenis fitonutrien dalam kismis, seperti asam oleanolic dan linoleic punya sifat anti bakteri. Studi telah menemukan bahwa efek ini dapat membatasi bakteri pembentuk plak di mulut.

Zat tersebut juga membantu menjaga tingkat pH mulut yang sehat dan mencegah air liur menjadi terlalu asam.

Menyehatkan, Tapi Perlu Dibatasi

Bagi sebagian orang, kismis sangat aman dikonsumsi. Pasalnya, buah kering tersebut punya indeks glikemik yang cukup rendah. Artinya, makanan ini tidak menyebabkan lonjakan tajam gula darah. Indeks glikemik adalah angka yang menunjukkan peningkatan gula darah dari sebuah makanan. Kendati aman, potensi efek sampingnya tetap ada ketika dikonsumsi berlebihan. Beberapa diantaranya yaitu:

1. Kenaikan berat badan

Beberapa penelitian menunjukkan kismis dapat membantu seseorang menurunkan atau mengatur berat badan. Namun, jumlah kalori tiap porsinya cenderung tinggi sehingga sebaiknya dikonsumsi jumlah sedang saja. 

2. Ketidaknyamanan perut

Serat dalam kismis memang memberi manfaat kesehatan. Tetapi, kebanyakan serat juga bisa memicu masalah pencernaan seperti perut bergas, kembung, dan kram.

3. Bahaya pestisida

Anggur yang disemprot dengan pestisida berpotensi mengandung residu. Setelah proses penjemuran kismis, produsen terkadang juga mengasapi tempat penyimpanan untuk mengusir hama. Tingkat konsumsi pestisida yang tinggi berisiko mengembanglam kanker. Bila memungkinkan, pilih kismis yang diproduksi secara organik saja. 

Jika kamu mengalami gejala penyakit, jangan tunda memeriksakan diri ke dokter. Kalau kamu berencana mengunjungi rumah sakit, buat janji rumah sakit melalui aplikasi Halodoc supaya lebih mudah dan praktis,. Jangan tunda sebelum kondisinya semakin memburuk. Download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2022. Raisins: Are They Good for You?
Well and Good. Diakses pada 2022. 5 Benefits of Raisins That Make Them a Surprisingly Good Pre-Workout Snack.