08 May 2018

Sering Begadang? Waspada Risiko Alzheimer

Sering Begadang? Waspada Risiko Alzheimer

Halodoc, Jakarta – Waktu tidur terkadang suka disepelekan oleh beberapa orang, tetapi kenyataannya, memiliki waktu tidur yang cukup sangat membantu untuk menjaga kesehatan, tertutama pada kesehatan otak. Ya, dengan tidur yang cukup ternyata mampu mengurangi beberapa penyakit serius yang terkait dengan otak atau daya ingat, misalnya penyakit alzheimer, demensia, bahkan penurunan fungsi otak.

Alzheimer sendiri adalah sebuah penyakit yang ditandai dengan adanya penurunan daya ingat dan juga kemampuan berpikir dan berbicara. Tidur biasanya menjadi hal yang sangat penting bagi kesehatan. Pada saat tidur, biasanya otak memperbaiki sel-selnya yang sudah bekerja selama satu hari penuh. Saat seseorang kekurangan waktu tidur, perbaikan pada otak tidak terbentuk dengan sempurna, sehingga memungkinkan muncul plak-plak yang menyebabkan penyakit alzheimer ini.

Biasanya, pada fase awal, gejala penyakit Alzheimer ini akan mudah terlihat lupa, baik itu lupa akan nama tempat maupun lupa mengenai hal yang sepele. Jika penyakit semakin parah, gejala penyakit alzheimer ini akan semakin meningkat, bahkan yang paling parah penderita alzheimer bisa mengalami delusi dan halusinasi.

Biasanya, banyak hal yang membuat seseorang akhirnya menderita penyakit alzheimer. Selain karena kurang tidur, faktor keturunan, jenis kelamin, dan usia juga bisa menjadi salah satu alasan munculnya penyakit alzheimer.

(Baca juga: Sering Lupa Ternyata Bukan Tanda Alzheimer)

Kurang Tidur Meningkatkan Penyakit Alzheimer

Plak yang muncul pada otak penderita alzheimer, biasanya terjadi akibat peningkatan zat beta-amyloid atau dikenal juga sebagai zat protein racun. Peneliti di John Hoopkins Bloomberg School of Public Health di Baltimore, Amerika Serikat, melakukan penelitian bahwa mereka yang mempunyai kebiasaan tidur di bawah 5 jam dalam sehari memiliki penumpukan protein beta-amyloid lebih banyak dibandingkan orang-orang yang memiliki jam tidur di atas 7 jam.

Ya, mengatur waktu tidur sepertinya sangat penting untuk menjaga kualitas tidur yang sehat. Sebaiknya, seseorang memiliki waktu tidur 6-8 jam per harinya, karena ini akan memberikan waktu istirahat untuk otak dan melakukan perbaikan pada sel-sel otak.

Meningkatkan Kualitas Tidur Menjauhkan Penyakit Alzheimer

Meningkatkan kualitas tidur merupakan salah satu cara yang cukup baik untuk menghindarkan kamu dari penyakit Alzheimer. Selain itu, rajin melakukan olahraga ringan setiap harinya juga bisa membuat kamu terhindar dari penyakit alzheimer, salah satunya olahraga aerobik. Olahraga ini nyatanya bisa meningkatkan kualitas tidur kamu, sehingga kamu akan memiliki waktu tidur yang cukup untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kamu. Kamu bisa melakukan aerobik pada malam hari. Selain aerobik, kamu juga bisa melakukan olahraga ringan pada malam hari yang membuat tidur kamu semakin berkualitas.

Mengonsumsi makanan yang sehat juga bisa membantu kamu menjaga kesehatan tubuh dan juga otak kamu. Selain itu, jika kamu susah tidur karena memiliki berat badan yang berlebihan, mulai menurunkan berat badan sepertinya menjadi pilihan yang terbaik agar kamu bisa terhindar dari penyakit ini.

(Baca juga: Terapkan Pola Makan Ini agar Tidur Lebih Nyenyak)

Jika kamu memiliki masalah sulit tidur atau merasakan gejala alzheimer, sebaiknya kamu bertanya pada dokter. Salah satunya, kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc. Dengan fitur Contact Doctor, kamu bisa melakukan Voice Call, Video Call atau Chat dengan dokter kapan saja dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga, melalui App Store atau Google Play.