28 June 2018

Sering Kentut Saat Haid, Normalkah?

sering kentut saat haid, kentut saat haid

Halodoc, Jakarta – Apakah kamu lebih sering buang angin alias kentut saat sedang menstruasi? Jika iya, normalkah kondisi tersebut? Memang, kondisi ini tidak terjadi pada setiap wanita. Meski begitu, ternyata sering kentut saat haid merupakan kondisi yang normal terjadi. Mengapa demikian?

Dr. Jennifer Ashton, seorang ahli kandungan di California mengungkapkan bahwa sering kentut saat haid bisa jadi disebabkan karena dua hal, yaitu struktur anatomi tubuh seseorang dan kondisi hormonal yang cenderung fluktuatif atau berubah-ubah. Berikut penjelasan singkat dari dua penyebab seorang wanita menjadi sangat sering buang angin ketika sedang menstruasi:

Struktur Anatomi Tubuh

Meningkatnya frekuensi keluarnya gas atau kentut saat haid bisa disebabkan karena struktur anatomi tubuh. Beberapa pakar kesehatan berpendapat bahwa kontraksi uterus bisa membuat usus terus bergerak, yang pada akhirnya menyebabkan perut menjadi kembung. Kondisi ini disebabkan karena posisi rahim yang berada di depan usus dan usus besar.

Akibatnya, perut akan menyimpan lebih banyak gas, sehingga bukan hal yang wajar jika kamu akan lebih sering kentut. Namun, perlu kamu perhatikan bahwa ketut tidak sebaiknya ditahan, karena gas juga termasuk zat sisa yang tidak diperlukan tubuh. Menahan kentut hanya akan membuat perut menjadi begah, sehingga kamu rentan mengalami masuk angin.

Baca juga: Inilah Siklus Menstruasi Wanita yang Normal Sesuai Usia

Perubahan Hormon

Penyebab kamu jadi sering kentut saat haid berikutnya adalah kondisi hormonal yang cenderung tidak stabil atau fluktuatif. Seorang ahli kesehatan wanita yang juga termasuk dalam anggota American Sexual Health Association, Susan Wysocki mengatakan ada dua hormon yang berperan penting pada masa menstruasi, baik saat awal siklus hingga terjadinya ovulasi, yaitu hormon estrogen dan progesteron.

Hormon estrogen berperan penting pada masa awal siklus menstruasi hingga ovulasi. Sementara hormon progesteron akan menjalankan perannya setelah masa ovulasi selesai. Selama menstruasi, perubahan kedua hormon inilah yang menyebabkan emosi kamu menjadi tidak stabil. Tidak hanya itu, kedua hormon ini juga turut memengaruhi saluran gastrointestinal pada sistem pencernaan.

Saluran gastrointestinal juga terhubung langsung dengan hormon progesteron yang membuat usus mudah mengalami kejang. Inilah mengapa ada beberapa wanita yang mengalami diare pada saat haid karena berubahnya kadar progesteron dalam tubuhnya. Namun, ketika hormon ini melemaskan otot polos pada usus, kamu bisa mengalami sembelit. Hal ini menyebabkan gas mudah menumpuk, sehingga perut menjadi mudah kembung. Inilah yang membuat kamu sering kentut.

Mencegah Kentut Berlebihan Saat Haid

Meski terbilang normal, sering kentut saat haid bagi sebagian wanita cenderung mengganggu. Namun, kamu tidak perlu khawatir, berikut beberapa cara yang bisa kamu coba untuk menguranginya:

  • Hindari konsumsi minuman bersoda terlalu banyak.
  • Makan perlahan-lahan.
  • Lakukan olahraga ringan untuk mengurangi penumpukan gas di perut.
  • Hindari konsumsi makanan mengandung gas, seperti roti atau bawang.
  • Perbanyak konsumsi makanan yang kaya akan probiotik, seperti misalnya yoghurt.

Baca juga: 7 Tanda Haid Tidak Normal yang Harus Kamu Waspadai

Sering kentut saat haid memang tidak membahayakan. Namun, jika kamu merasa terganggu, coba beberapa cara di atas untuk menguranginya. Nah, kalau kamu mengalami gejala lain ketika menstruasi, tanyakan langsung pada dokter ahlinya melalui aplikasi Halodoc.

Caranya mudah, kamu hanya perlu memilih layanan Tanya Dokter, pilih dokter yang kamu inginkan, dan langsung tanyakan apa masalah kesehatan yang sedang kamu alami. Para dokter akan membantu kamu mendapatkan solusi kesehatan terbaik. Kamu juga bisa melakukan cek lab tanpa harus keluar rumah melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasinya sekarang juga!