• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sering Migrain dan Vertigo, Bahaya Kanker Otak?

Sering Migrain dan Vertigo, Bahaya Kanker Otak?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Sakit kepala dan pusing yang muncul terlalu sering bisa membuat siapa saja merasa khawatir. Hal ini juga sering dikaitkan dengan gangguan kesehatan yang bersifat serius, misalnya kanker otak. Apalagi, kalau sakit kepala yang muncul sangat mengganggu, seperti migrain dan vertigo. Lantas, benarkah sering migrain dan vertigo merupakan tanda kanker otak? 

Migrain dan vertigo merupakan gejala yang sering muncul sebagai tanda penyakit tertentu. Kedua kondisi ini menyebabkan pengidapnya merasa terganggu. Namun, tidak selalu sakit kepala yang muncul merupakan tanda kanker otak. Selain itu, umumnya kanker otak terjadi karena pertumbuhan sel kanker pada bagian tubuh lain yang kemudian menyerang hingga ke otak. 

Baca juga: 5 Kebiasaan yang Memicu Kanker Otak

Mengenal Kanker Otak dan Gejalanya 

Kanker otak merupakan penyakit yang terjadi karena pertumbuhan sel tidak normal, yaitu tumor yang bersifat ganas. Perkembangan kanker otak tergolong cepat dan bisa berkembang ke bagian tubuh lain. Kanker otak juga bisa muncul kembali walaupun sudah diangkat. Sakit kepala yang terasa tidak biasa sering menjadi tanda penyakit ini. 

Namun, tidak semua sakit kepala, seperti migrain dan vertigo pasti menjadi tanda kanker otak. Jika hanya sakit kepala biasa, gejala tersebut bukan tanda penyakit kanker. Sebaliknya, disarankan untuk melakukan pemeriksaan segera jika gejala sakit kepala yang muncul sangat berat, belum pernah dialami, dan bisa membuat terbangun dari tidur. 

Pada dasarnya, sakit kepala tanda kanker otak berbeda dengan migrain biasa. Sakit kepala yang muncul di pagi hari juga tidak selalu menjadi tanda kanker, hal ini bisa juga merupakan gejala penyakit obstructive sleep apnea atau gangguan kesehatan lain. Waspadai sakit kepala yang semakin sering muncul, serangan yang berbeda, hingga sakit kepala yang terasa semakin berat, sebab bisa jadi itu tanda kanker otak. 

Baca juga: Hal yang Terjadi Jika Seorang Terkena Kanker Otak

Selain itu, ada beberapa tanda sakit kepala yang bisa menjadi tanda penyakit kanker otak, seperti sakit kepala yang terasa semakin parah saat mengubah posisi tubuh, sakit kepala yang berlangsung dalam waktu lama, mengalami gangguan penglihatan, serta tidak mengalami perubahan setelah diberi obat atau tindakan medis. 

Kabar buruknya, penyakit ini seringnya tidak menimbulkan gejala pada awal kemunculannya. Kanker otak baru terasa setelah semakin parah dan sel kanker mulai menekan bagian otak. Pada umumnya, gejala kanker otak yang muncul bisa berbeda-beda pada setiap orang. Selain sakit kepala, ada beberapa tanda yang juga bisa dikenali. 

Gejala kanker otak biasanya tergantung pada ukuran kanker, letak, serta tingkat perkembangan tumor. Gejala penyakit ini muncul karena tumor menekan bagian lain dari otak, sehingga mengganggu fungsinya. Semakin lama, tumor akan bertambah besar, sehingga memenuhi ruang dalam rongga kepala. Pada kebanyakan kasus, gejala penyakit kanker otak biasanya akan muncul secara perlahan. 

Selain sakit kepala, ada beberapa gejala lain yang bisa menjadi tanda penyakit kanker otak. Kondisi ini bisa memicu rasa tidak enak pada badan, mudah merasa lemas, sering mengantuk, kejang, gangguan penglihatan yang menyebabkan pandangan kabur, serta mual dan muntah.

Baca juga: Lemak Menjadi Sumber Energi Sel Kanker Otak, Benarkah?

Cari tahu lebih lanjut seputar penyakit kanker otak dan apa saja gejalanya dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan dan di mana saja. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Is a Certain Type of Headache a Sign of a Brain Tumor?
Moffit. Diakses pada 2019. Vertigo – Should You Be Concerned?
Cancer Research. Diakses pada 2019. Brain Tumors.