• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sering Migrain dan Vertigo, Bahaya Kanker Otak?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sering Migrain dan Vertigo, Bahaya Kanker Otak?

Sering Migrain dan Vertigo, Bahaya Kanker Otak?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 19 Januari 2023
Sering Migrain dan Vertigo, Bahaya Kanker Otak?Sering Migrain dan Vertigo, Bahaya Kanker Otak?

“Migrain dan vertigo yang sering terjadi bisa menjadi pertanda kondisi tertentu yang serius seperti kanker otak. Namun, kanker otak menimbulkan sakit kepala yang berbeda dari migrain dan vertigo.”

Halodoc, Jakarta – Sakit kepala adalah masalah kesehatan umum yang pernah dialami hampir semua orang. Namun, jika masalah ini terjadi terlalu sering, kamu harus berhati-hati. Pasalnya, hal itu bisa menjadi pertanda adanya masalah serius. Apalagi bila sakit kepala yang dirasakan sudah masuk kategori migrain atau vertigo. 

Migrain atau vertigo yang sering terjadi dikhawatirkan disebabkan oleh kanker otak. Namun, benarkah demikian? Cari tahu jawabannya di sini!

Mengenal Sakit Kepala yang Menjadi Pertanda Kanker Otak 

Kanker otak merupakan penyakit yang terjadi karena pertumbuhan sel tidak normal, yaitu tumor yang bersifat ganas. Perkembangan kanker otak tergolong cepat dan bisa menyebar ke bagian tubuh lain. Kanker otak juga bisa muncul kembali walaupun sudah diangkat. Sakit kepala yang terasa tidak biasa sering menjadi tanda penyakit ini, terutama migrain dan vertigo.

Migrain dan vertigo memang muncul sebagai tanda dari penyakit tertentu. Kedua kondisi ini bisa menyebabkan pengidapnya merasa tidak nyaman, bahkan sampai mengganggu aktivitas. Namun, migrain dan vertigo tidak selalu merupakan pertanda kanker otak. 

Nyatanya, kanker otak menimbulkan jenis sakit kepala yang berbeda daripada migraine dan vertigo. Sering sakit kepala juga tidak selalu menjadi pertanda kanker otak. Misalnya, sering terbangun dengan sakit kepala bisa menjadi pertanda kanker otak. Namun, hal itu juga bisa disebabkan oleh kondisi lain, seperti obstructive sleep apnea atau pengar, dan lain-lain. 

Meski begitu, menurut American Brain Tumor Association, sekitar 50 persen pengidap kanker otak memang mengalami gejala berupa sakit kepala. Kamu dianjurkan untuk waspada bila kamu tiba-tiba mulai sering mengalami sakit kepala, berbagai jenis sakit kepala, atau bila sakit kepala semakin parah. Hal itu merupakan gejala kanker otak. Begitu juga bila kamu biasanya jarang mengalami sakit kepala, tetapi tiba-tiba mulai sering mengalami sakit kepala yang menyakitkan. Ada baiknya kamu segera memeriksakan diri ke dokter.

Selain itu, beberapa tanda sakit kepala lainnya yang juga perlu diwaspadai karena berhubungan dengan penyakit kanker otak, antara lain:

  • Sakit kepala yang terasa semakin parah saat mengubah posisi tubuh. 
  • Sakit kepala yang berlangsung dalam waktu lama. 
  • Mengalami gangguan penglihatan
  • Sakit kepala yang tidak membaik setelah diberi obat atau tindakan medis.

Perhatikan Gejala Lain yang Menyertainya

Nah, karena rasa sakitnya bisa sangat intens, sakit kepala tumor otak terkadang disamakan dengan migrain. Untuk membedakannya, kamu perlu mengamati gejala lain yang menyertai sakit kepala. Serangan migrain biasanya juga memicu mual dan kepekaan ekstrim terhadap cahaya. Sementara itu, sakit kepala tumor otak biasanya disertai dengan tanda-tanda berikut:

  • Penurunan berat badan yang tidak disengaja.
  • Masalah penglihatan, seperti penglihatan ganda, penglihatan kabur, atau kehilangan penglihatan.
  • Peningkatan tekanan yang terasa di bagian belakang kepala.
  • Pusing dan kehilangan keseimbangan.
  • Kejang. 
  • Tiba-tiba tidak bisa berbicara.
  • Gangguan pendengaran.
  • Kelemahan atau mati rasa yang terjadi secara bertahap di satu sisi tubuh.
  • Perubahan suasana hati yang tidak biasa.

Gejala di atas juga bisa mengindikasikan stroke, yang tidak berkaitan sama sekali dengan kanker otak. Jadi, untuk memastikan penyebab dari gejala yang kamu alami, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Apalagi bila sakit kepala memburuk.

Kamu juga bisa membicarakan sakit kepala tidak biasa yang kamu alami dengan tanya dokter spesialis di Halodoc. Nah, berikut adalah rekomendasinya: 

1.Dr. dr. Samuel Johny Haryono, Sp.B (K)Onk

Seorang Dokter Spesialis Bedah Onkologi yang aktif melayani pasien di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. Dokter mendapatkan gelar spesialisnya setelah menamatkan pendidikan di Universitas Indonesia, Depok pada tahun 2006.

Beliau yang tergabung dalam Ikatan Ahli Bedah Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia ini bisa memberikan layanan konsultasi seputar bedah onkologi.

2.dr. Saptadi Setya Basuki, Sp.B (K) Onk

Seorang Dokter Spesialis Bedah Onkologi yang aktif melayani pasien di RS Hermina Banyumanik, RSI Sultan Agung, RS dr. Soedjono Magelang. Dokter Saptadi Setya mendapatkan gelar spesialisnya setelah menamatkan pendidikan di Universitas Diponegoro.

Beliau yang tergabung dalam Ikatan Ahli Bedah Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia sebagai anggota ini bisa memberikan layanan konsultasi seputar bedah onkologi.

3.dr. Selamat Budijitno, M.Si.Med., Sp.B (K) Onk., FICS

Seorang Dokter Spesialis Bedah Onkologi yang aktif melayani pasien di RS Telogorejo Semarang, Columbia Asia Hospital Semarang. Dokter Selamat Budijitno mendapatkan gelar spesialisnya setelah menamatkan pendidikan di Universitas Diponegoro.

Beliau yang tergabung dalam Ikatan Ahli Bedah Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia sebagai anggota ini dapat memberikan layanan konsultasi seputar bedah onkologi.

Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga untuk memudahkan kamu mendapatkan solusi kesehatan terlengkap.


Referensi:
Healthline. Diakses pada 2023. Is a Certain Type of Headache a Sign of a Brain Tumor?
Moffit. Diakses pada 2023. Vertigo – Should You Be Concerned?
Cancer Research. Diakses pada 2023. Brain Tumors.
NY Neurologist Associate. Diakses pada 2023. Are Constant Headaches a Sign of a Brain Tumor?
Medical News Today. Diakses pada 2023. Brain tumor headaches: Signs, symptoms, and more.

Diperbarui pada 19 Januari 2023.