10 September 2018

Si Kecil Penakut? Ini Kiat Mengatasinya

Cara mengatasi anak penakut, anak takut, si kecil penakut

Halodoc, Jakarta - Anak takut adalah hal yang wajar. Namun, jangan biarkan anak terus dihantui oleh rasa takutnya. Oleh karena itu, setiap orangtua sebaiknya mengenali gejala serta cara mengatasi anak yang penakut. Namun untuk menanganinya, harus tetap dengan cara yang lembut.

Cara Menangani Si Kecil yang Penakut

1. Tidak Menganggap Remeh Rasa Takut Anak

Seringkali banyak orangtua yang menganggap bahwa ketakutan yang dialami anak sepele. Nah, sebaiknya orangtua tidak menganggap sepele ketakutan yang dialami oleh anak. Ibu dan ayah justru dianjurkan untuk mencari tahu penyebab anak mengalami hal tersebut.

2. Dekati Anak dan Bicarakan

Ajak anak untuk memahami diri dan situasi yang dianggap menakutkan. “Oh kamu takut ke dokter? Ada apa?”, “Jadi sebenarnya kamu takut disuntik? Disuntik sakit, ya?” “Iya, ibu mengerti kalau disuntik itu sakit seperti tergores. Kalau tergores, sakit sedikit atau banyak? Sakitnya cepat hilang atau lama hilangnya?”.

3. Beri Semangat

Kalimat-kalimat positif selalu memberikan penguatan dan menumbuhkan rasa percaya diri. “Ayo, Nak! Kamu bisa! Kamu kan pemberani!” Selain itu, ibu dan ayah sebaiknya memberi contoh cara mengatasi rasa takut.

4. Jangan Membesar-besarkan

Ini akan makin meyakinkan anak bahwa objek rasa takutnya memang sungguh menakutkan. Misalnya anak takut anjing, maka anak menghindari jalanan yang ada anjingnya. Namun, juga bukan berarti menyodor-nyodorkannya ke objek rasa takutnya.

5. Hadiah dan Pujian

Anak kecil, remaja bahkan orang dewasa suka mendapatkan hadiah. Mengapa tidak menjanjikan memberi hadiah dan benda-benda yang diinginkan atau diperlukan oleh anak (sesuai dengan kemampuan finansial orangtua, nilai yang dianut keluarga, dan ketersediaan benda). Jika ia mau dan sungguh-sungguh berusaha mengatasi rasa takutnya, berikan dia pujian.

6. Bermain Pura-pura

Banyak motivator terkenal pun masih melakukan bermain pura-pura sebelum berbicara di depan umum. Ayo lakukan dengan anak. Si Kecil bersuara emas bisa diminta bernyanyi di panggung pura-pura, dengan ibu dan ayah sebagai penontonnya. Pastikan Si Kecil melakukan kontak mata dengan setiap penonton ketika sedang bernyanyi.

7. Permainan Menyenangkan

Lakukan hal-hal yang menggembirakan dengan menyertakan elemen yang menjadi objek ketakutan. Misalnya, membuat tenda-tendaan dari selimut di dalam kamar, mematikan lampu, membaca cerita, atau bermain bayang-bayang dengan senter dalam tenda yang membuat kegelapan terasa menyenangkan.

8. Berolahraga

Olahraga bisa menenangkan tubuh yang tegang karena takut. Adakan acara bermain di luar rumah atau olahraga dalam agenda rutinitas harian. Arahkan mereka untuk lebih aktif secara fisik. Bermain bola di lapangan, ayunan, panjat-panjat di area bermain, dan berlari-lari bisa menjadi pelepas ketegangan.

9. Beri Anak Cara Pengalih Rasa Takut

Bisa dengan bernyanyi pelan, teknis relaksasi, membaca buku, tidur, berbicara pada diri sendiri, main yoyo, dan sejenisnya. Energi dan pikiran takut dapat dialihkan ke hal yang lain, hingga objek rasa takut pun berlalu.

10. Berdoa

Ajak anak berdoa bersama setiap hari. Dalam doa keluarga, selain mengucap syukur atas segala nikmat-Nya, kamu juga bisa mengungkapkan hal-hal yang mengkhawatirkan dan memohon kekuatan dari-Nya. Saat anak mengalami ketakutan dan kesulitan, ia akan ingat untuk membawanya ke hadapan Tuhan. Iman dan kepercayaan ini akan membantu anak untuk lebih siap mengatasi rasa takut.

Banyak sekali kiat-kiat untuk mengatasi anak yang penakut. Jika kamu tertarik untuk membaca tips-tips yang berkaitan dengan Si Kecil, kamu bisa mendapatkannya di Halodoc. Dengan aplikasi ini, kamu juga bisa berdiskusi dengan dokter tepercaya. Kamu tidak hanya bisa mengobrol langsung dengan dokter ahli, tapi kamu juga bisa membeli obatnya langsung melalui apotik antar di aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasinya di smartphone kamu!

Baca juga: